Falsafah PSHT

Manusia dapat dihancurkan, Manusia dapat dimatikan,
tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama manusia itu
masih Setia kepada dirinya sendiri atau ber-SH pada dirinya sendiri

Sabtu, 30 Mei 2020

Dzikir "Hashontukum" (Do'a Perlindungan dari Syarrul 'Ain (Kejahatan Mata)

Dzikir "Hashontukum" dan Penjelasannya

حَصَنْتُكُمْ بِالْحَيِّ الْقَيُّوْمِ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ أَبَدًا وَدَفَعْتُ عَنْكُمُ السُّوْءَ بِأَلْفِ أَلْفِ أَلْفِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعِلِيِّ الْعَظِيْمِ
Artinya:
“Aku menjaga kalian dengan kekuatan Dzat yang maha hidup lagi perkasa yang tidak akan mati selamanya dan aku menolak keburukan (agar menjauh) dari kalian dengan beribu-ribu laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adhiim”

Bagi santri Al Fithrah maupun Jamaah Al Khidmah tentu tidak asing dengan dzikir Hashantukum yang dibaca setelah shalat maghrib, subuh maupun setelah khususi, karena dzikir itu sudah menjadi wadhifah sehari-hari yang dituntunkan oleh Hadhratusy Syaikh Romo KH Ahmad Asrori Al Ishaqi.

Namun mungkin ada atau banyak di antara kita yang belum tahu makna, hakikat maupun tujuan dari dibacanya dzikir itu.

Sejauh penelusuran kami, dzikir Hashantukum ini terdapat dalam kitab al-Adzkar karya Imam An Nawawi (w. 676 H.),  al-Iqna' dan Mughnil Muhtaj karya Ahmad asy-Syirbini al-Khathib (w. 977 H.), Hasyiyah al-Bujayrami karya Sulaiman al-Bujayrami (w. 1221 H.) dan I'anatuth Thalibin karya Sayyid al-Bakri (w. setelah tahun 1302 H.). Semuanya mengutip dari keterangan yang disampaikan oleh al-Qadhi Husain (w. 462 H.) dalam kitabnya at-Ta'liq.

Dalam kitab al-Adzkar, Imam Nawawi mengutip pernyataan al-Qadli Husain, dimana beliau  mengisahkan bahwa pada suatu hari ada seorang Nabi AS yang memandang kaumnya. Kaum Nabi itu bertambah banyak hingga membuatnya takjub. Namun dalam sekejap tujuh puluh ribu dari kaumnya itu meninggal dunia. Lalu Allah SWT memberikan wahyu kepadanya seraya berfirman:

"Sesungguhnya pandanganmu telah menyebabkan mereka meninggal. Seandainya engkau memandang mereka, lalu melindungi mereka tentu mereka tidak akan binasa." Nabi itu berkata: "Dengan apa aku melindungi mereka?" Maka Allah memberikan wahyu kepada Nabi itu seraya berfirman: "Ucapkanlah: Hashantukum bil hayyil qayyuumilladzii laa yamuutu abada wa dafa'tu 'ankumus suu'a bi la haula wa laa quwwata illa billahil 'aliyyil 'adhiim" (aku menjaga kalian dengan kekuatan Dzat yang maha hidup lagi perkasa yang tidak akan mati selamanya dan aku menolak keburukan (agar menjauh) dari kalian dengan laa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adhiim)"

Dalam riwayat yang dikutip oleh Imam Nawawi tidak mencantumkan alfi. Sementara dalam riwayat yang dikutip oleh asy-Syirbini al-Khatib dan Sayyid Bakri mencantumkan alfi, namun hanya sekali. Penyebutan alfi alfi alfi tiga kali dalam dzikir Hashantukum yang dituntunkan Hadhratusy Syaikh menurut kami lebih kepada penekanan agar lebih mantap.

Imam Nawawi sendiri dalam kitabnya al-Adzkar memasukkan wirid ini pada bab "Bab tentang apa yang diucapkan seseorang ketika ia melihat sesuatu pada dirinya atau anaknya atau hartanya atau yang lainnya, lalu ia mengaguminya dan khawatir akan terjadi sesuatu yang dapat membahayakannya karena pandangannya itu". 

Pada bab ini, Imam Nawawi memulainya dengan menampilkan hadis yang menegaskan bahwa al-'Ain (penyakit yang timbul dari pengaruh jahat pandangan mata) adalah nyata. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Nabi SAW bersabda:

"Penyakit 'ain (yang disebabkan oleh sorotan mata yang dengki) adalah haq (benar).” [HR. Bukhari dan Muslim].

Dalam riwayat lain disebutkan:
"Penyakit 'ain (yang disebabkan oleh sorotan mata yang dengki) adalah haq (benar), syaitan dan kedengkian anak Adam hadir (berperan) pada penyakit itu.” [HR. Ath Thabrani dalam Musnad Asy Syamiyyin].

Dalam sebuah hadis riwayat Al Bukhari, dari Ibnu 'Abbas, beliau berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُعَوِّذُ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ وَيَقُولُ إِنَّ أَبَاكُمَا كَانَ يُعَوِّذُ بِهَا إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ.
Artinya:
"Bahwa Nabi SAW biasa memohonkan perlindungan untuk Hasan dan Husein (dua cucu Beliau) dan berkata; "Sesungguhnya nenek moyang kamu pernah memohonkan perlindungan untuk Isma'il dan Ishaq dengan kalimat ini: "A'uudzu bi kalimaatillaahit taammati min kulli syaitaani wa haammatin wa min kuli 'ainin laammah" (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap syaitan dan segala makhluk berbisa dan begitupun dari setiap mata jahat yang mendatangkan petaka).”

Dalam riwayat yang lain Nabi SAW berdoa minta perlindungan untuk Hasan dan Husain, beliau membaca:

"U'iidzukumaa bikalimaatillaahit taammah min kulli syaithaanin wa haammatin wa min kulli 'ainin laamatin (Aku memohon perlindungan kepada Allah untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari setiap kejahatan setan dan binatang bisa yang mematikan, dan dari setiap mata yang hasud). Kemudian beliau bersabda: “Dahulu bapak kalian (Ibrahim) juga pernah minta perlindungan dengan keduanya untuk anaknya; Isma'il dan Ishaq.”

Dari keterangan beberapa hadis di atas dapat disimpulkan bahwa pandangan mata seseorang -atas izin Allah SWT tentunya- dapat membahayakan orang lain. Namun pandangan yang dapat membahayakan ini hanyalah pandangan yang disertai dengan rasa dengki atau rasa takjub terhadap objek yang dipandang. Tentang pandangan yang dapat membahayakan ini juga dikisahkan oleh Allah SWT dalam al-Qur'an, dimana Allah SWT berfirman:

وَإِنْ يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُ لَمَجْنُونٌ.
Artinya:
"Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar al-Quran dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila." [QS. Al Qalam: 51].

Menurut kebiasaan yang terjadi di tanah Arab, seseorang dapat membinasakan binatang atau manusia dengan menujukkan pandangannya yang tajam. Hal ini hendak dilakukan pula kepada Nabi Muhammad SAW, akan tetapi Allah SWT memeliharanya, sehingga terhindar dari bahaya itu, sebagaimana dijanjikan Allah dalam surat Al-Maidah ayat 67. Kekuatan pandangan mata itu pada masa sekarang dikenal dengan hypnotisme.

Dalam sebuah riwayat dari Shuhaib, Rasulullah SAW pada hari Hunain menggerakkan kedua bibirnya setelah menunaikan shalat Fajar, suatu pemandangan yang belum pernah terlihat sebelumnya. Maka para sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, kami melihat Anda melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Apa maksud Anda menggerakkan kedua bibir Anda?" Beliau menjawab: "Sesungguhnya para Nabi sebelum (masa) kalian terkagum-kagum akan banyaknya umatnya. Maka Nabi itu pun berkata, "Mereka ini tidaklah diinginkan oleh sesuatu pun." Akhirnya Allah mewahyuhkan padanya, "Hendaknya kamu memilih salah satu dari tiga hal yaitu; mereka dikalahkan oleh musuh dari selain golongan mereka dan membinasakan mereka. Atau (mereka ditimpa) kelaparan, ataukah kematian yang akan menjemput mereka." Maka sang Nabi itu pun bermusyawarah dengan mereka. Mereka berkata, "Adapan musuh, maka tidak ada ketaatan kami terhadap mereka. Sedangkan kelaparan, maka kami tidak akan sabar atasnya. Akan tetapi (biarlah kami dijemput) oleh kematian." Setelah itu, Allah pun mengirimkan kematian atas mereka. Sehingga yang meninggal dari mereka dalam waktu tiga hari mencapai tujuh puluh ribu orang." Rasulullah SAW bersabda: "Maka sekarang aku akan berdoa -saat melihat banyaknya jumlah mereka-, Allahumma bika uhaawil wabika ushaawil wabika uqaatil (Ya Allah, kepada-Mulah kuserahkan segala daya dan upaya, dengan-Mulah kami menyerang, dan dengan (kekuatan-Mulah) kami berperang).'" [HR. Ahmad dll.]

Dari urain di atas kita dapat menangkap bahwa tujuan dzikir Hashantukum adalah untuk melindungi orang-orang yang ada di sekitar kita, baik itu anak, keluarga, murid dan lain sebagainya agar terhindar dari hal-hal yang dapat membahayakan mereka karena disebabkan pandangan orang-orang yang dengki, sihir maupun gangguan jin dengan berkah la haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim. 
Wallahu a'lam.

Senin, 11 Mei 2020

Asy'ariyah dan Maturidiyah

A. Asy'ariyah

I. Sejarah perkembangan Asy'ariyah.

Asy'ariyah adalah sebuah paham akidah yang dinisbatkan kepada Abu Al Hasan Al Asy'ariy. Beliau lahir di Bashrah tahun 260 H. bertepatan dengan tahun 935 M. Beliau wafat di Bashrah pada tahun 324 H di usia lebih dari 40 tahun.

Al Asy'ari menganut paham mu'tazilah hanya sampai usia 40 tahun. Setelah itu tiba-tiba mengumumkan di hadapan jama'ah masjid Bashrah bahwa dirinya telah meninggalkan faham mu'tazilah dan menunjukan keburukan-keburukannya. Menurut Ibnu Asakir yang melatarbelakangi Al Asyari meninggalkan faham mu'tazilah adalah pengakuannya telah bermimpi bertemu dengan Rosulullah sebanyak tiga kali, dimana Rosulullah memperingatkannya agar meninggalkan faham mu'tazilah dan membela faham yang diriwayatkan dari beliau.

II. Nama tokoh-tokoh aliran Asy'ariyah yang terkenal antara lain :
1. Al Baqilani (wafat 403 H)
2. Ibnu Faruak (wafat 406 H)
3. Ibnu Ishak al Isfarani (wafat 418 H)
4. Abdul Kahir al Bagdadi (wafat 429 H)
5. Imam al Haramain al Juwaini (wafat 478 H)
6. Abdul Mudzaffar al Isfaraini (wafat 478 H)
7. Al Ghazali (wafat 505 H)
8. Ibnu Tumart (wafat 524 H)
9. As Syihristani (wafat 548)
10. Ar Razi (1149-1209 M)
11. Al Iji (wafat 756 H)
12. Al Sanusi (wafat 895)

III. Pemikiran
Adapun formulasi pemikiran Al asy'ari, secara esensial, menampilkan sebuah upaya sintesis antara formulasi ortodoks ekstrim di satu sisi dan mu'tazilah di lain sisi. Maksudnya, dari segi etosnya, pergerakan tersebut memiliki semangat ortodoks. Sedangkan aktualitas formulasinya jelas menampakan sifat reaktif terhadap mu'tazilah, suatu reaksi yang tak dapat dihindarinya. Corak pemikiran yang sintesis ini, mungkin dipengaruhi pemikiran Ibnu Kullab (tokoh sunni yang wafat pada 854 M).

a. Tuhan dan sifat-sifat-Nya
Abul Hasan Al Asy'ari dihadapkan pada dua pandangan ekstrim. Di satu sisi ia berhadapan dengan kelompok mujasimah dan musyabihah yang berpendapat bahwa Allah mempunyai semua sifat yang disebutkan daam Al-Qur'an dan Hadits, dan sifat-sifat itu harus dipahami menurut arti harfiahnya. Di lain sisi, beliau berhadapan dengan mu'tazilah yang menolak konsep bahwa Allah mempunyai sifat, dan berpendapat bahwa mendengar, kuasa, mengetahui, dan sebagainya bukanlah sifat , tetapi substansi-Nya, sehingga sifat-sifat yang disebut dalam Al-Qur'an dan Hadits itu harus dijelaskan secara alegoris.
Menghadapi dua kelompok tersebut, Al asy'ari berpendapat bahwa Allah memang memiliki sifat-sifat itu (berbeda dengan mu'tazilah) namun tidak boleh diartikan secara harfiah. Selanjutnya Al asy'ari berpendapat bahwa sifat-sifat Allah itu unik, sehingga tidak dapat dibandingkan dengan sifat-sifat manusia yang tampaknya mirip.

B. MATURIDIYAH
I. Sejarah perkembangan maturidiyah
Golongan Maturidiyah berasal dari Abu Al Mansur Al Maturidi. Latar belakang lahirnya aliran ini hampir sama dengan aliran Asy'ariyah, yaitu sebagai reaksi penolakan terhadap ajaran mu'tazilah, walaupun sebenarnya pandangan keagamaan yang dianutnya hampir sama dengan pandangan mu'tazilah yaitu lebih menonjolkan akal dalam system teologinya.
Abu Mansur Al Maturidi dilahirkan sekitar pertengahan abad ke-3 H di Maturid, sebuah kota kecil di daerah Samarkand Tarsoxiana di Asia Tengah daerah yang sekarang disebut Uzbeistan. Ia wafat tahun 333 H / 944 M.
Karir pendidikan Al Maturidi lebih menekuni bidang teologi daripada fiqih. Ini dilakukan untuk memperkuat pengetahuan dalam meghadapi paham-paham teologi yang banyak berkembang pada masyarakat Islam, yang dipandangnya tidak sesuai dengan kaidah yang benar menurut akal dan syara'.

II. Tokoh-tokoh Maturidiyah.
Tokoh yang sangat penting dari aliran Al-Maturidiyah ini adalah Abu Al Yusr Muhammad al-Badzawi yang lahir pada tahun 421 H dan meninggal pada tahun 493 H. ajaran-ajaran Al maturidi yang dikuasainya adalah karena neneknya adalah murid dari Al Maturidi.
Al-Badzawi sendiri mempunyai beberapa orang murid, yang salah satunya adalah An najm al Din Muhammad al-Nasafi (460-537 H), pengarang buku al aqo'idal Nasafiyah.
Seperti al Baqillani dan Al Juwaini, Al Badzawi tak selamanya sefaham dengan Al Maturidi. Antara kedua pemuka aliran al Maturidiyah ini terdapat perbedaan faham sehingga boleh dikatakan bahwa dalam aliran maturidiyah terdapat dua golongan, yaitu golongan Samarkand yang mengikuti paham-paham Al Maturidi dan golongan Bukhara yang mengikuti faham-faham Al Badzawi.

III. Pemikiran dan doktrin-doktrin Maturidiyah.
a) Akal dan wahyu
Al Maturidi dalam pemikiran teologinya mendasarkan pada Al Qur'an dan akal sebagaimana Asy'ariyah, namun Al Maturidi memberikan porsi lebih besar terhadap akal dari pada porsi yang diberikan oleh Asy'ariyah.
Menurut Al Maturidi mengetahui Tuhan dan kewajiban mengetahui Tuhan dapat diketahui melalui akal. Kemampuan akal dalam mengetahui kedua hal tersebut sesuai dengan ayat-ayat Al Qur'an yang memerintahkan agar manusia menggunakan akal dalam memperoleh pengetahuan dan keimanannya terhadap Allah melalui pengamatan dan pemikiran yang mendalam tentang makhlik ciptaan-Nya. Kalau akal tidak memperoleh kemampuan dalam memperoleh pengetahuan tersebut, tentunya Allah tidak memerintahkan manusia untuk melakukanya. Dan orang yang tidak amu menggunakan akal untuk memperoleh iman dan pengetahuan yang mengenai Allah berarti meninggalkan kewajiban yang diperintahkan ayat-ayat tersebut. Namun akal menurut Al Maturidi tidak mampu mengetahui kewajiban-kewajiban lainya.
Al Maturidi membagi kaitan sesuatu dengan akal pada tiga macam, yaitu :
1. Akal dengan sendirinya hanya mengetahui kebaikan sesuatu itu.
2. Akal dengan sendirinya hanya mengetahui keburukan sesuatu itu
3. Akal tidak mengetahui kebaikan dan keburukan sesuatu, kecuali dengan petunjuk ajaran wahyu.

Wallahu a'lam...

Perbedaan Jabariyah, Qadariyah dan Asy'ariyah

Tiga tarekat di bawah ini salah satu yang paling banyak penganutnya di Indonesia. Tapi, apa yang membedakan ketiganya? Berikut penjelasan singkatanya.

Jabariyah

Secara harafiah Jabariyah berasal dari kata ja-ba-ra, yang memiliki arti keterpaksaan. Sebuah paham teologi dalam Islam yang meyakini bahwa alur hidup manusia merupakan ketentuan Tuhan yang memiliki kekuasaan mutlak dalam menentukan garis hidup manusia. Dalam hal ini, manusia tidak berdaya, segala tindakan manusia merupakan ketentuan Tuhan. Meskipun paham ini mengajarkan kepasrahan tetapi sesungguhnya paham ini banyak dimanfaatkan oleh para penguasa. Pada aliran ini, kekuasaan Muawiyah pertama mencari legitimasi dari kalangan pemberontak, terutama orang-orang Syi'ah. Ucapan Muawiyah yang cukup terkenal, "Apa yang terjadi pada diriku sudah ditentukan oleh Tuhan." Paham demikian merupakan paham yang menyebabkan timbulnya banyak korupsi yang dilakukan oleh banyak para pemegang jabatan.

Qadariyah     

Qadariyah berasal dari kata-kata qa-da-ra, yang memiliki arti kehendak. Sebuah paham teologi yang mengatakan bahwa apa yang terjadi pada diri manusia merupakan kehendak pribadi. Aliran ini dipegang oleh kalangan Mu'tazilah yang menempatkan akal pada posisi tertinggi, lebih tinggi dari wahyu. Menurut paham ini perbuatan manusia sepenuhnya merupakan tanggung jawab. Pada paham ini, dalam politik menganjurkan sebuah kontrol terhadap jalannya sebuah kepemimpinan, melalui kontrak sosial. Bahkan, paham ini meyakini bahwa Tuhan tidak bertanggung jawab sama sekali terhadap perbuatan manusia karena Tuhan sepenuhnya telah memberikan akal kepada manusia. Paham ini dipegang oleh aliran rasional, Mu'tazilah.

Asy'ariyah

Tidak ada istilah khusus bagi aliran ini. Aliran ini berkeyakinan bahwa apa kehendak manusia dan Tuhan terdapat porsinya tersendiri. Aliran yang dicetuskan oleh Abu Hasan al-Asy'ari, seorang murid Wasil bin Atha' seorang ulama dari kalangan Mu'tazilah. Secara sederhana, aliran ini memiliki adagium yang cukup sederhana tetapi cukup mewakili, yakni, "Manusia berencana tetapi Tuhan yang menentukan." Paham ini berusaha menempuh jalan tengah dari dua keyakinan yang berseteru: Qadariyah dan Jabariyah. Penganut paham ini menyebut diri mereka sebagai Asy'ariy, sebuah nama yang dinisbahkan kepada al-Asya'ari. Meski menghargai kehendak bebas manusia, paham ini dinilai oleh banyak pemikir kontemporer sebagai paham yang tidak jauh beda dengan Qadariyah, bahkan disebutkan sebagai pemikiran subvarian Qadariyah. Karena, meskipun manusia berkehendak bebas tetap saja Tuhan yang menentukan.


Kesimpulan secara kelompok:

Qadariyah adalah sebuah ideologi dan sekte bid'ah di dalam akidah Islam yang muncul pada pertengahan abad pertama Hijriah di Basrah, Irak. Kelompok ini memiliki keyakinan mengingkari takdir, yaitu bahwasanya perbuatan makhluk berada di luar kehendak Allah dan juga bukan ciptaan Allah.

Jabariyah adalah sebuah ideologi dan sekte bidah di dalam akidah yang muncul pada abad ke-2 hijriah di Khurasan. Jabariyah memiliki keyakinan bahwa setiap manusia terpaksa oleh takdir tanpa memiliki pilihan dan usaha dalam perbuatannya. Tokoh utamanya adalah Ja'ad bin Dirham dan Jahm bin Shafwan.

Asy'ariyah adalah mazhab teologi yang disandarkan kepada Imam Abul Hasan al-Asy'ari. Asy'ariyah mengambil dasar keyakinannya dari Kullabiyah, yaitu pemikiran dari Abu Muhammad bin Kullab dalam meyakini sifat-sifat Allah. Kemudian mengedepankan akal di atas tekstual ayat dalam memahami Al-Qur'an dan Hadits.

Wallahu A'lam...

Kamis, 26 Maret 2020

Soal Seni Rupa untuk Kelas VII

SOAL SENI RUPA KELAS VIII

1. Warna yang dihasilkan dari penggabungan warna merah dan kuning dengan perbandingan 50:50 adalah warna...
a. Hijau
b. Ungu
c. Oranye
d. Abu-abu
e. Coklat
Jawaban: C

2. Proses gambar yang dibuat dengan pewarnaan manual atau dengan komputer dengan halus sehingga gambar pun terlihat seperti aslinya disebut gambar...
a. Rendering
b. Tembus
c. Potongan
d. Dekorasi
e. Arsitek
Jawaban: A

3. Batik yang motifnya dibuat dengan hanya menggunakan tangan disebut...
a. Batik tulis
b. Batik cap
c. Batik pekalongan
d. Batik ikat
e. Batik Malaysia
Jawaban: A

4. Yang termasuk karya seni rupa murni adalah...
a. Cangkir
b. Rumah
c. Kursi
d. Baju
e. Patung
Jawaban: E

5. Seni rupa yang memiliki panjang dan lebar disebut...
a. Seni rupa 2 dimensi
b. Seni rupa 3 dimensi
c. Seni rupa murni
d. Seni rupa terapan
e. a dan b benar
Jawaban: A

6. Seni rupa yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi disebut...
a. Seni rupa 2 dimensi
b. Seni rupa 3 dimensi
c. Seni rupa murni
d. Seni rupa terapan
e. Semua jawaban salah
Jawaban: B

7. Berikut ini adalah unsur dasar seni rupa kecuali...
a. Titik
b. Lukisan
c. Garis
d. Bidang
e. Ruang
Jawaban: B

8. Contoh karya seni visual dua dimensi yang bergerak, yaitu...
a. Relief
b. Lukisan
c. Film
d. Foto
e. Patung
Jawaban: C

9. Unsur fisik seni rupa yang merupakan gabungan titik-titik yang bersambung, yaitu...
a. Warna
b. Garis
c. Volume
d. Tekstrur
e. Bidang
Jawaban: B

10. Salah satu jenis karya seni rupa terapan adalah seni kriya yang disebut juga...
a. Desain
b. Seni grafis
c. Kerajinan tangan
d. Arsitektur
e. Keterampilan
Jawaban: C

11. Patung "Kuda Berlari" yang terdapat di pintu gerbang kompleks perumahan Citra Garden-Padang Bulan Medan adalah seni rupa...
a. Setengah dimensi
b. Satu dimensi
c. Dua dimensi
d. Tiga dimensi
e. Lima dimensi
Jawaban: D

12. Patung yang dibuat dengan tujuan untuk memperingati jasa seseorang, kelompok, atau peristiwa bersejarah disebut patung...
a. Religi
b. Dekorasi
c. Arsitektur
d. Monumen
e. Patung mainan
Jawaban: D

13. Salah satu contoh karya seni rupa sebagai kebutuhan akan benda pakai adalah...
a. Lukisan
b. Gambar
c. Kaligrafi
d. Kursi
e. Foto
Jawaban: D

14. Corak yang merupakan tiruan dari bentuk alam disebut...
a. Representatif
b. Deformatif
c. Abstrak
d. Geometris
e. Non geometris
Jawaban: A

15. Corak yang merubah bentuk alam,diubah menurut imajinasi,gagasan dan kreativitas senima disebut...
a. Representatif
b. Deformatif
c. Abstrak
d. Motif benda mati
e. Geometris
Jawaban: B

16. Gambar yang artinya melebih-lebihkan atau mengubah bentuk disebut...
a. Karikatur
b. Dekoratif
c. Kartun
d. Komik
e. Lukisan
Jawaban: A

17. Gambar karikatur biasanya mengandung...
a. Sindiran atau kritikan
b. Memuji
c. Mengejek
d. Mencela
e. Saran
Jawaban: A

18. Gambar yang dibuat sesuai keadaan yang sebenarnya baik anatomi maupun proposi adalah...
a. Ekspresi
b. Abstrak
c. Komposisi
d. Realis
e. Representatif
Jawaban: D

19. Kesan gelap terang suatu benda dapat digambar dengan teknik berikut ini, kecuali...
a. Teknik Dussel
b. Teknik Pointilis
c. Teknik Linear
d. Teknik Arsir
e. Teknik Blok
Jawaban : C

20. Proses pengerjaannya menggunakan dua keping cetakan terbuat dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan disebut teknik...
a. Berputar
b. Zig-zag
c. A cire perdue
d. Bivalve
e. Mengulir
Jawaban : D

21. Ukiran yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berkaitan dengan kepercayaan untuk kepentingan spiritual termasuk dalam fungsi...
a. Hias
b. Konstruksi
c. Magis
d. Simbolis
e. Ekonomis
Jawaban : C

22. Patung dari bahan lunak biasanya mempergunakan bahan...
a. Tanah liat dan lilin
b. Kayu dan lilin
c. Plastisin dan batu
d. Kayu dan batu
e. Plastisin dan kayu
Jawaban : A

23. Aliran/gaya seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa perupanya yang spontan pada saat melihat objek disebut...
a. Kubisme
b. Impressionisme
c. Surealisme
d. Relisme
e. Ekspresionisme
Jawaban : E

24. Garis yang bersudut dapat menciptakan kesan...
a. Lamban
b. Tenang
c. Statis
d. Tajam
e. Stabil
Jawaban: D

25. Gagasan yang dituangkan dalam bentuk gambar untuk dikembangkan lebih lanjut disebut...
a. Sketsa
b. Studi
c. Kriya
d. Diari
e. Karya
Jawaban: A

26. Gambar yang berfungsi untuk menghibur karena berisi humor disebut...
a. Karikatur
b. Kartun
c. Animasi
d. Poster
e. Iklan
Jawaban: B

27. Media iklan/informasi yang ditempelkan di dinding atau tempat tertentu untuk menarik perhatian disebut...
a. Kartun
b. Iklan
c. Poster
d. Ilustrasi
e. Animasi
Jawaban: C

28. Setiap hiasan bergaya geometrik atau yang lainnya,yang dibuat pada suatu bentuk dasar dari hasil kerajinan tangan dan arsitektur disebut...
a. Ornamen
b. Sampul buku
c. Ilustrasi
d. Iklan
e. Penggambaran
Jawaban: A

29. Warna yang dihasilkan dari penggabungan warna merah dan biru dengan perbandingan 50:50 adalah warna...
a. Ungu
b. Hijau
c. Cokelat
d. Abu-abu
e. Putih
Jawaban: A

30. Warna yang dihasilkan dari penggabungan warna kuning dan biru dengan perbandingan 50:50 adalah warna...
a. Ungu
b. Cokelat
c. Hijau
d. Putih
e. Perak
Jawaban: C

31. Indra penikmat cabang seni rupa adalah...
a. Pendengaran
b. Penglihatan
c. Perabaan
d. Penglihatan dan pendengaran
e. Penglihatan dan perabaan
Jawaban: E

32. Seni yang pembuatannya dengan cara menggunakan teknik-teknik ukir adalah...
a. Seni Patung
b. Seni Lukis
c. Seni Grafis
d. Seni Relief
e. Seni Fotografi
Jawaban : D

33. Cabang seni rupa yang memanfaatkan teknik cetak dalam proses pembuatnnya adalah seni...
a. Lukis
b. Patung
c. Grafis
d. Instalasi
e. Relief
Jawaban : C

34. Unsur seni rupa yang dimanfaatkan dalam teknik linear adalah...
a. Titik
b. Garis
c. Bentuk
d. Bidang
e. Ruang
Jawaban : B

35. Anyaman datar/tunggal disebut juga sebagai anyaman...
a. Bintang
b. Kepang
c. Sasak
d. Ganda
e. Lilit
Jawaban : C

36. Proses pengerjaannya menggunakan dua keping cetakan terbuat dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan disebut teknik...
a. Berputar
b. Zig-zag
c. A cire perdue
d. Bivalve
e. Mengulir
Jawaban : D

37. Teknik yang digunakan untuk menciptakan batik, kecuali...
a. Cetak
b. Butsir
c. Printing
d. Cap
e. Tulis
Jawaban : B

38. Reklame yang ditayangkan melalui media elektronik disebut...
a. Pesan dagang
b. Pesan ekonomi
c. Pesan niaga
d. Iklan
e. Multimedia
Jawaban: D

39. Berikut ini yang termasuk pasangan benda kubistis-silindris, adalah...
a.Botol - Gelas
b.Kotak sepatu - Peti
c.Bola–Telur
d.Layar TV–Botol
e.Layar TV - Kotak Sepatu
Jawaban: D

40. Gambar yang bersumber pada ungkapan perasaan/batin si penggambar disebut gambar...
a. Imajinasi
b. Ekspresi
c. Estetis
d. Model
e. Semua jawaban salah
Jawaban: B

41. Penampilan karya patung yang hanya menampilkan bagian badan, dada, pinggang dan pinggul disebut...
a. Patung Dekorasi
b. Patung Lengkap
c. Patung Torso
d. Patung Dada
e. patung Wajah
Jawaban: C

42. Yang termasuk peralatan seni lukis di bawah ini adalah...
a. Cat minyak
b. Dinding
c. Kertas
d. Kaca
e. Semua jawaban benar
Jawaban: A

43. Teknik yang menutup obyek gambar dengan satu warna hingga tampak globalnya adalah teknik...
a. Akuarel
b. Dusel
c. Plakat
d. Blok
e. Al-Fresco
Jawaban: D

44.  Teknik seni rupa menggunakan cat air dengan sapuan yang tipis hasilnya transparan dan tembus pandang disebut teknik...
a. Komposisi
b. Akuarel
c. Proporsi
d. Posisi
e. Al-Secco
Jawaban: B

45. Proses menggambar yang paling awal atau rancangan gambar disebut...
a. Gambar
b. Menyulam
c. Batik
d. Sketsa
e. Mewarnai
Jawaban: D

46. Menggunakan pensil gambar dengan memberi titik-titik dalam menentukan gelap terang disebut...
a. Pointilis
b. Dusel
c. Blok
d. Akuarel
e. Arsir
Jawaban: A

47. Cat yang mempunyai kekuatan tembus pandang warna cemerlang adalah...
a. Transparan water colour
b. Water colour
c. Pensil warna
d. Poster colour
e. Cat pastel
Jawaban: A

48. Kedudukan struktur tulang dan otot-otot yang menentukan besar kecil dan cekung tubuh manusia dalam bentuk keseluruhan tubuh disebut...
a. Figuratif
b. Anatomi
c. Proporsi
d. Posisi
e. Semua jawaban benar
Jawaban: B

49. Karya seni rupa murni, yaitu...
a. Karya seni lebih mementingkan keindahan dibandingkan fungsi pakainya.
b. Karya seni yang lebih mementingkan keindahan dibandingkan nilai komersilnya.
c. Karya seni yang lebih mementingkan fungsi pakai dibandingkan keindahan.
d. Karya seni yang keindahah dan fungsi pakainya seimbang.
e. Karya seni yang lebih mementingkan teknik pembuatannya.
Jawaban: A

50. Seni rupa terapan memiliki pengertian...
a. Karya seni yang lebih mementingkan keindahan dibandingkan fungsi pakainya.
b. Karya seni yang lebih mementingkan keindahan dibandingkan nilai komersilnya.
c. Karya seni yang lebih mementingkan fungsi pakai dibandingkan keindahan.
d. Karya seni yang lebih mementingkan fungsi pakai dibandingkan nilai komersilnya.
e. Karya seni yang lebih mementingkan nilai keindahannya.
Jawaban: C

Semoga bermanfaat...
Pandansari, 26 Maret 2020

Selasa, 24 Maret 2020

Mati Suri Dalam Islam

Mati suri menurut Islam, bagaimana penjelasannya?
Ulama Buya Yahya menyatakan bahwa, tidak ada seseorang yang dicabut nyawanya dua kali.

Dalam penjelasannya Buya Yahya menegaskan bahwa mati suri menurut Islam berarti seseorang tersebut memang belum meninggal dunia.
Karenanya, konsep mati suri, besar kemungkinan adalah seseorang yang tampak sudah meninggal dunia tetapi sebenarnya belum. Hanya organ-organnya yang berhenti bekerja. "Rumusnya sederhana, malaikat pencabut nyawa tidak akan salah di saat mencabut nyawa," tandas Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah tersebut.
 
Dijelaskan Buya Yahya, kalau ada orang yang kelihatannya meninggal dunia, tetapi sebenarnya belum. Berarti memang nyawanya belum dicabut. Hanya mungkin organ-organnya yang terhenti. Misalnya, ada orang koma sampai dengan empat tahun. Hal tersebut, bisa saja terjadi dan memang ada kejadian seperti ini. "Bila dikatakan bertemu dengan orang yang sudah meninggal saat mati suri, hal tersebut bisa saja berupa mimpi. Sebab, orang yang sehat pun juga bisa bermimpi," tegasnya.
 
Buya Yahya kembali menegaskan bahwa malaikat maut tidak mungkin salah dalam mencabut nyawa seseorang yang memang sudah ditakdirkan meninggal dunia.
"Malaikat tidak akan salah dalam mencabut nyawa Hamba Allah," tandasnya.
Kemudian, tidak ada orang yang dicabut nyawanya dua kali. Karena hanya satu kali saja terjadi. "Bahwa ada perkara orang yang mati kemudian hidup lagi, hal itu dikarenakan faktor organ yang berhenti. Tetapi sesungguhnya belum mati. Selesai," tandasnya.
 
Dalam kasus demikian, kata Buya Yahya, sebenarnya nyawanya masih ada dan belum dicabut oleh malaikat maut. Lantas pergi ke dimensi di mana seseorang merasakan perasaan hangat, nyaman dan dicintai.
Sementara itu, dalam medis dikenal istilah near death experience (NDE) yang disebut juga dengan mati suri.
 
Banyak masyarakat yang menghubungkan pengalaman mati suri ini sebagai suatu kejadian mistik. Padahal banyak penelitian mutakhir membuktikan bahwa NDE merupakan suatu manifestasi keadaan di otak dan bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan.
Pengalaman mati suri dipengaruhi oleh kultur budaya di masing-masing daerah. Oleh karena itu, terkadang mati suri kerap dikaitkan dengan kejadian mistis dan tidak masuk akal. Padahal mati suri menurut Islam, erat kaitannya dengan kondisi seseorang yang memang belum meninggal dunia, karena belum dicabut nyawanya.

 
Wallahu A'lamu bisshawwab...

Teka-teki dari mana Corona berasal, ini penjelasan terbarunya

Mitos jika virus Corona sengaja diciptakan ilmuwan yang kabur dari laboratium di Wuhan, China salah besar.
Teka-teki dari mana Corona berasal, ini penjelasan terbarunya.

Kasus virus Corona kini semakin melonjak di berbagai negara. Per 20 Maret 2020, angka kasus COVID-19 sudah melampaui 284.000 di seluruh dunia. Berbagai spekulasi tentang asal muasal virus ini pun tersebar luas di berbagai linimasa media sosial dan grup-grup chat.

Salah satu teori yang menyebutkan tentang asal usul virus ini adalah COVID-19 sengaja diciptakan ilmuwan yang melarikan diri dari laboratorium di Wuhan, China, kota yang pertama kali teridentifikasi kasus ini. Teori tersebut pun sudah dikonfirmasi hanya sebatas mitos.

Analisis baru SARS-CoV-2 akhirnya dapat meluruskan disinformasi tersebut. Sekelompok peneliti membandingkan genom virus ini dengan tujuh virus Corona lain yang diketahui menginfeksi manusia: SARS, MERS dan SARS-CoV-2, yang dapat menyebabkan penyakit parah; bersama dengan HKU1, NL63, OC43 dan 229E, yang biasanya menyebabkan gejala ringan, tulis para peneliti di jurnal Nature Medicine pada 17 Maret 2020.

"Analisis kami dengan jelas menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 bukan konstruksi laboratorium atau virus yang dimanipulasi dengan sengaja," tulis mereka dalam artikel jurnal tersebut, seperti diulas Livescience dan dilansir brilio.net dari liputan6.com, Senin (23/3).

Virus Corona menggunakan kait-kait ini untuk mengambil dinding luar sel inangnya dan kemudian memasuki sel-sel itu. Mereka secara khusus melihat sekuens gen yang bertanggung jawab untuk dua fitur utama dari protein lonjakan ini: grabber, yang disebut domain pengikatan reseptor, yang terhubung ke sel inang; dan yang disebut situs pembelahan yang memungkinkan virus untuk membuka dan memasuki sel-sel itu.

Analisis itu menunjukkan bahwa bagian 'kait' telah berevolusi untuk menargetkan reseptor di luar sel manusia yang disebut ACE2, yang terlibat dalam regulasi tekanan darah. Itu sangat efektif menempel pada sel manusia sehingga para peneliti mengatakan protein lonjakan adalah hasil seleksi alam dan bukan rekayasa genetika.

Inilah sebabnya Virus Corona SARS-CoV-2 sangat erat kaitannya dengan virus yang menyebabkan sindrom pernapasan akut yang parah (SARS), yang menyebar di seluruh dunia hampir 20 tahun lalu.
Para ilmuwan juga telah mempelajari bagaimana SARS-CoV berbeda dari SARS-CoV-2 dengan beberapa perubahan huruf utama dalam kode genetik.

Namun dalam simulasi komputer, mutasi pada SARS-CoV-2 tampaknya tidak bekerja dengan baik dalam membantu virus mengikat sel manusia.

Jika para ilmuwan sengaja merekayasa virus ini, mereka tidak akan memilih mutasi yang bahkan model komputer pun mensimulasikannya tidak akan berhasil.

Tetapi ternyata, alam lebih pintar daripada ilmuwan, dan Virus Corona Baru menemukan cara untuk bermutasi yang lebih baik - dan benar-benar berbeda - dari apa pun yang bisa diciptakan oleh para ilmuwan, demikian temuan studi tersebut.

Bantahan lain dari disinformasi bahwa virus itu lepas dari laboratorium di Wuhan, China adalah; struktur molekul keseluruhan virus ini berbeda dari coronavirus yang dikenal dan sebaliknya lebih mirip virus yang ditemukan pada kelelawar dan trenggiling yang baru dipelajari dan tidak pernah diketahui bisa membahayakan manusia.

"Jika seseorang berusaha merekayasa Virus Corona Baru sebagai patogen, mereka akan membuatnya dari 'embrio' virus yang telah diketahui dapat menyebabkan penyakit (pada manusia)," menurut pernyataan dari Scripps.

Kelompok penelitian datang dengan dua skenario yang mungkin untuk asal usul SARS-CoV-2 pada manusia. Satu skenario mengikuti kisah asal untuk beberapa coronavirus terbaru lainnya yang telah mendatangkan malapetaka pada populasi manusia. Dalam skenario itu, manusia tertular virus langsung dari hewan - musang dalam kasus SARS dan unta dalam kasus sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS).

Dalam kasus SARS-CoV-2, para peneliti menyarankan bahwa hewan penularnya adalah kelelawar, yang menularkan virus ke hewan peralihan lainnya (mungkin pangolin, kata beberapa ilmuwan) yang membawa virus ke manusia.

Dalam skenario yang memungkinkan itu, fitur genetik yang membuat Virus Corona Baru begitu efektif dalam menginfeksi sel manusia (kekuatan patogeniknya) sudah ada sebelum melompat ke manusia.

Pada skenario lain, ciri-ciri patogenik itu baru akan berevolusi setelah virus melompat dari inang hewannya ke manusia. Beberapa coronavirus yang berasal dari trenggiling memiliki 'struktur kait' (domain pengikatan reseptor) yang serupa dengan SARS-CoV-2. Dengan cara itu, trenggiling baik secara langsung atau tidak langsung menularkan virusnya ke inang manusia.

Kemudian, begitu berada di dalam inang manusia, virus bisa berevolusi untuk memiliki fitur siluman lainnya --situs pembelahan yang memungkinkannya dengan mudah masuk ke dalam sel manusia. Setelah mengembangkan kapasitas itu, kata para peneliti, coronavirus akan lebih mampu menyebar di antara orang-orang.

Semua detail teknis ini dapat membantu para ilmuwan meramalkan masa depan pandemi ini. Jika virus itu masuk sel manusia dalam bentuk patogen, itu meningkatkan kemungkinan wabah di masa depan. Virus itu masih bisa beredar di populasi hewan dan mungkin lagi melompat ke manusia, siap untuk menyebabkan wabah.

Tetapi, kemungkinan wabah di masa depan seperti itu lebih rendah jika virus harus terlebih dahulu memasuki populasi manusia dan kemudian mengembangkan sifat patogen, kata para peneliti.


Senin, 23 Maret 2020

Lelahnya menangani korban Corona

SODARA KU BANTU PARA MEDIS, MARI KITA BERSINERGI, JANGAN EGOIS. MENGURUS MAYAT PASIEN COVID-19 TERNYATA CUKUP BERAT

Yang meninggal dunia karena COVID-19 dari mulai isolasi, pengobatan sampai tidak tertolong cukup melelahkan tenaga medis yang bekerja lebih lama dan lebih berat dari biasanya. Mayat pasien COVID 19 perlu penanganan khusus, ketika mengurus jenazah dari mulai memandikan sampai  menguburkan harus memenuhi syarat seperti di bawah ini:
1. Yang memandikan harus tenaga medis dengan hati² sesuai prosedur dan berpakaian APD (Alat Pelindung Diri) lengkap.
2. Ketika dishalatkan di Masjid harus dilakukan sterilisasi setelahnya.
3.  Mayat di kubur dengan kedalaman 1,5 meter.
4. Harus jauh dari sumber air minimal 50 meter.
5. Harus jauh dari pemukiman warga minimal 500 meter.
6. Harus dikuburkan segera, jangan lebih dari 4 jam sejak meninggal.

Masih mau beribadah tanpa ilmu dengan berkata biar saya mati waktu shalat di masjid. Boleh saja tapi pikirkan juga, bagaimana susahnya mengurus anda yang kena COVID-19. Tidak mungkin juga anda dibiarkan mati dan tidak diurus ketika kena Corona sampai dikubur.

Rumah Sakit dan Tim Medis di Garda terdepan dalam kasus corona ini. Mereka juga manusia sama seperti kita. Rumah Sakit akan over capacity kalo semua orang kena Corona, dan bisa mati sia² sebabnya tidak ada yang merawat karena perawat dan obat²an pun tidak akan cukup mengurusi banyak manusia dalam waktu yang bersamaan.

بارك الله فيكم

Sumber: Kemenag dan Tim Medis

Faham Jabariyah

Jabariyah adalah sebuah ideologi dan sekte bidah di dalam akidah yang muncul pada abad ke-2 hijriah di Khurasan. Jabariyah memiliki keyakinan bahwa setiap manusia terpaksa oleh takdir tanpa memiliki pilihan dan usaha dalam perbuatannya.

Jabariyah merupakan suatu aliran atau paham yang ada di Indonesia. Jabariyah berasal dari kata jabara atau ijbar yang memiliki arti memaksa atau mengharuskan melakukan sesuatu. Jabariyah, merupakan kata dengan penambahan kata ya nisbah sehingga artinya menjadi suatu kelompok atau aliran yang bersifat memaksa. Aliran atau paham Jabariyah pertama kali dikemukakan oleh Ja'd bin Dirham yang wafat karena terbunuh pada tahun 124 H yang kemudian penyebarannya dilanjutkan oleh Jahm bin Shafwan (w. 125 H).

Menurut Harun Nasution, Jabariyah adalah paham yang menyebutkan bahwa segala perbuatan manusia telah ditentukan dari semula oleh Qadha dan Qadar Allah. Jabariyah berpaham bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah kehendak Allah dan makhluknya tidak ada kehendak atau kekuasaan untuk memilih atau menghendaki apa yang mereka mau dalam kehidupan ini termasuk manusia yang berakal atau makhluk Allah yang sempurna dibandingkan makhluk Allah lainnya. Lebih detailnya, Asy-Syahratsany menjelaskan bahwa paham al-jabr  yaitu menghilangkan perbuatan manusia yang sesungguhnya dan menyandarkannya kepada Allah SWT. sebagai Tuhan.

Selain itu, dalam bahasa Inggris Jabariyah disebut Fatalism atau predisnation atau predestination yang memiliki arti takdir. Sedangkan menurut Al-Munjid, seseorang yang mengikuti aliran Jabariyah yaitu orang - orang yang mengerjakan sesuatu dalam keadaan terpaksa atau bukan karena kehendaknya sendiri. (Mulyani, Sri. Akidah Akhlak untuk MA dan yang Sederajat Kelas XI. Surakarta : Putra Nugraha)

Jabariyah tidak serta merta ada dengan sendirinya, namun Jabariyah ada dikarenakan sebelum adanya Islam, orang Arab yang hidup di gurun yang suhunya yang begitu panas membuat mereka sangat bergantung pada alam sehingga membuat pola pikir mereka juga ikut berubah dan juga penyerahan diri pada alam. Menurut  pandangan pengikut aliran atau paham Jabariyah, manusia adalah makhluk yang tidak mempunyai kehendak atau kekuasaan apapun dalam kehidupannya sendiri, layaknya seperti daun yang gugur dari pohonnya yang akan terbang karena diterpa angin. Daun gugur itu akan terbang kemanapun sesuai keadaan angina yang meniupnya semakin kencang maka semakin semakin jauh pula daun gugur itu akan terbang. Maksudnya adalah, segala yang ada di dunia ini semua tergantung atau sudah ditentukan oleh Allah SWT., dan manusia atau makhluknya hanya menjalaninya saja dan membawa mereka pada sifat fatalism.

Benih-benih munculnya Aliran Jabariyah, yaitu:

  • Perdebatan antara sahabat Nabi Muahmmad SAW, yang pada saat itu juga dilerai oleh baginda Nabi Muhammad SAW, karena ditakutkan adanya kekeliruan tentang penafisran ayat-ayat Allah mengenai takdir
  • Pencuri yang ditemukan oleh sahabat Nabi, Umar bin Khattab, yang mana ketika ditanya mengenai alasan mencuri, pencuri tersebut menjawab, "bahwa aku sudah ditentukan oleh Tuhan untuk mencuri hari ini."
  • Khalifah Ali bin Abi Thalib setelah usainya Perang Shifffin ditanya oleh seorang laki-laki yang sudah tua mengenai pahala dan siksa. Apabila suatu perbuatan manusia itu sudah diputuskan berdasarkan qada dan qadar seesorang yang telah di tetapkan oleh Allah atau yang berarti paksaan, maka batallah pahala yang merupakan balasan atas segala perbuatan baik dan gugur pulalah siksa yang merupakan balasan atas segala perbuatan buruk yang dilakukan manusia
  • Masa daulah Bani Umayyah, pandangan mengenai Jabariyah sudah mulai menguat ke permukaan, yang kemudian oleh Abdullah bin Abbas yang mengecam keras orang Syiria yang dikhawatirkan berpaham Jabariyyah dengan cara menyuratinya (Mulyani, Sri. Akidah Akhlak untuk MA dan yang Sederajat Kelas XI. Surakarta : Putra Nugraha)

Selain itu, di dalam Al-Qur'an terdapat beberapa ayat yang menjelaskan atau menimbulkan sebab-sebab  tentang adanya aliran Jabariyah seperti :

  • Q.S Al An'am ayat 111 yang memiliki potongan arti dari ayat tersebut, yaitu "... mereka tidak juga akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki..."
  • Q.S Ash Shaffat ayat 96 yang memiliki arti, yaitu "Padahal Allah-lah yang meciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu."

Yang kemudian ayat-ayat inilah yang dijadikan pedoman bagi orang-orang pengikut aliran Jabariyah.

Jabariyah juga dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu Jabariyah Ekstrem dan Jabariyah Moderat:

  • Jabariyah ekstrem, Memiliki pengertian yaitu, segala perilaku yang dilakukan oleh manusia atau sesorang itu atas kehendak sang Kuasa bukan karena kemauan atau keinginan dari dalam dirinya, contohnya seperti seorang anak kecil yang mengambil uang ibunya tanpa izin, itu bukan keinginan dari dalam diri melainkan sudah atas ketentuan Allah SWT. Tokoh Jabariyah Ekstrem ini adalah Jahm bin Shafwan, dan Ja'd bin Dirham (seorang Maulana bani Hakim yang bertempat tinggal di Damaskus). (Latifah, Nok Aenul dan Abdul Mutholib. 2014. Paham Ilmu Kalam. Solo : PT. Tiga Serangkai Mandiri)
  • Jabariyah Moderat, Memiliki pengertian yang sangat jauh berbeda dengan Jabariyah Ekstrem yaitu, sesungguhnya Allah SWT. atau Tuhan menciptakan segala bentuk perilaku manusia perilaku yang baik maupun yang buruk, namun Tuhan tidak memaksakan hamba-Nya. Manusia memiliki tenaga yang juga diciptakan oleh Allah SWT., tenaga itulah yang menjadi penggerak atau penghantar dalam melakukan suatu perbuatan manusia yang telah ditetapkan. Sedangkan  menurut pandangan orang-orang Kasab, manusia itu tidak majbur atau tidak dipaksa oleh Tuhannya. Tokoh yang termasuk Jabariyah Moderat adalah Husain bin Muhammad An-Najjar (An-Najjar, wafat pada tahun 230 H, pengikutnya disebut An-Najjariyah atau Al-Husainiyyah) dan Dhirar bin Amr (Adh-Dhirar). (Rozak, H. Abdul. 2014. Ilmu Kalam. Bandung : CV. Pustaka Setia)

Selain itu, Aliran Jabariyyah juga memiliki ajaran-ajaran yang mereka terapkan bagi para pengikutnya.

Ajaran-ajaran itu memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 

  • Bahwa manusia tidak mengetahui sesuatu apapun sebelum sesuatu itu terjadi lebih dahulu
  • Bahwa manusia tidak mempunyai kebebasan atau kekuasaan dan ikhtiar atau usaha apapun, karen asetiap perbuatan yang dilakukan olehnya baik ataupun buruk, Allah semata yang dapat menentukannya
  • Menyatakan bahwa Al-Qur'an adalah makhluk dan bukan kalamullah atau kalimat Allah
  • Surga dan Neraka tidak kekal dan akan ikut hancur juga bersamaan dengan para penghuninya karena sesungguhnya yang kekal dan abadi hanyalah Allah SWT saja
  • Bahwa Allah SWT, tidak memiliki satupun sifat yang sama dengan hamba-Nya atau makhluk citaan-Nya
  • Allah tidak dapat dilihat di Surga oleh para penghuni Surga
  • Iman seseorang cukup ditanmkan dalam hati saja tanpa perlu diucapkan ataupun dilafadzkan
  • Segala ilmu Allah itu bersifat Hudus atau Baru.

Lirik Shollu Ala Khoiril Anam dan Artinya



صلوا على خير الأنام
Shollu 'ala Khairil anam
المصطفى بدر التمام
Al Musthofa Badri Tamam

صلّوا عليه وسلّموا
Shollu 'alaihi Wa Sallimu
اشفع لنا يوم الزحام
Isyfa'lana Yauma Ziham

يا نفس طيبي باللقاء
Ya Nafsu Thibi Biliqo
يا عين قري أعينا
Ya 'ainu Qori A'ayuna

هذا جمال المصطفى
Haza Aljamalul Musthofa
أنواره لاحت لنا
Anwaruhu La Hat Lana

بشرى لنا نلنـــــا المنى
Busyro Lana Nilnal Muna 
زال العنى وافى الهنا
Zalal 'ana Wa Falhana

والدهر أنجز وعده
Waddahru Anjaza Wa'dahu
والبشر أضحى معلنا
Wal Bisyru Adlha Mu'lana

صلِّ عليه دائما
Sholli 'alaihi Da iman
في كل حينٍ ربنا
Fi Kulli Hinin Robbana

وآله وصحبه
Wa Alihi Wa Shohbihi
أهل المعالي و الوفا
Ahlul Maani Wal Wafa


Arti Shollu 'Ala Khoiril Anam

Bershalawatlah kalian atas sebaik-baik manusia,
Yang terpilih bagai purnama.

Bershalawatlah dan sampaikan salam atasnya,
Syafa'atilah kami dihari kebangkitan.

Bershalawatlah kalian atas sebaik-baik manusia,
Yang terpilih bagai purnama.

Bershalawatlah dan sampaikan salam atasnya,
Syafa'atilah kami dihari kebangkitan.

Wahai jiwa bahagialah, dapat berjumpa dia
Wahai mata, tenanglah dan tenanglah.

Lihatlah ini keindahan Al-musthofa
Pancaran cahayanya menembus jiwa kita

Wahai jiwa bahagialah, dapat berjumpa dia
Wahai mata, tenanglah dan tenanglah
Lihatlah ini keindahan Al-musthofa
Pancaran cahayanya menembus jiwa kita

Bershalawatlah kalian atas sebaik-baik manusia
Yang terpilih bagai purnama
Bershalawatlah dan sampaikan salam atasnya
Syafa'atilah kami dihari kebangkitan

Bershalawatlah kalian atas sebaik-baik manusia
Yang terpilih bagai purnama
Bershalawatlah dan sampaikan salam atasnya
Syafa'atilah kami dihari kebangkitan

Semoga shalawat tetap baginya
Dalam setiap masa, wahai tuhan kami
Dan kepada keluarganya dan para sahabatnya
Keluarga terpuji dan amanah

Semoga shalawat tetap baginya
Dalam setiap masa, wahai tuhan kami
Dan kepada keluarganya dan para sahabatnya
Keluarga terpuji dan amanah

Bershalawatlah kalian atas sebaik-baik manusia
Yang terpilih bagai purnama
Bershalawatlah dan sampaikan salam atasnya
Syafa'atilah kami dihari kebangkitan

Bershalawatlah kalian atas sebaik-baik manusia
Yang terpilih bagai purnama
Bershalawatlah dan sampaikan salam atasnya
Syafa'atilah kami dihari kebangkitan

Bershalawatlah kalian atas sebaik-baik manusia
Yang terpilih bagai purnama
Bershalawatlah dan sampaikan salam atasnya
Syafa'atilah kami dihari kebangkitan

Kamis, 19 Maret 2020

6 Cara membedakan mata Minus dan mata Silinder

Ketika melihat sesuatu dan pandangan Anda kabur, bisa jadi Anda terkena mata minus atau silinder. Namun, walaupun sama-sama membuat pandangan menjadi kabur, mata minus (miopi) dan silinder (astigmatisme) merupakan penyakit mata yang berbeda. Ingin tahu apa saja perbedaan mata minus dan silinder? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Perbedaan antara mata minus dan silinder

1. Penyebab pandangan menjadi kabur

Pada mata minus, penyebab pandangan menjadi kabur adalah kelengkungan kornea yang terlalu besar sehingga cahaya yang masuk tidak bisa fokus. Cahaya yang tidak fokus akhirnya tidak jatuh tepat di retina, melainkan jatuh di depan retina. Akibatnya, pandangan tersebut menjadi tidak jelas atau kabur.

Berbeda dengan mata minus, pada mata silinder pandangan menjadi kabur karena adanya kecacatan bentuk kornea dan kelengkungannya yang tidak beraturan. Kelengkungan tersebut dapat mengubah cahaya yang masuk atau membiaskan kembali cahayanya. Akibatnya, cahaya tidak jatuh tepat di retina, melainkan di depan atau di belakang retina. Dampaknya, mata tidak bisa melihat objek dengan jelas.

2. Gejalanya

Ketika melihat suatu benda, pandangan penderita mata minus akan terlihat kabur dan kepala terasa pusing. Sedangkan orang dengan mata silinder ketika melihat suatu benda, bukan hanya pandangannya yang kabur dan menyebabkan pusing, tetapi juga berbayang dan bentuk objeknya jadi tidak jelas (misalnya garis lurus jadi tampak miring). Hal ini karena ada pembiasan balik terhadap cahaya oleh kornea.

3. Penderitanya

Mata minus dan silinder bisa terjadi akibat faktor keturunan. Namun selain faktor keturunan, mata minus dan silinder juga bisa terjadi oleh beberapa hal lain. Dilansir dari Healthline, National Eye Institute menyimpulkan bahwa mata minus sering terjadi pada anak-anak berusia 8-12 tahun. Hal ini terjadi seiring dengan perkembangan bentuk mata.

Jadi, orang dewasa yang punya mata minus, biasanya sudah mempunyai kerusakan mata ini dari kecil. Selain itu, kondisi kesehatan juga bisa mengakibatkan terjadinya mata minus, misalnya diabetes.

Sedangkan mata silinder biasanya terjadi akibat lanjutan kerusakan mata minus yang parah, operasi pengangkatan katarak, dan juga menderita keratoconus (degenerasi kornea).

4. Lensa yang digunakan

Untuk mengatasi mata minus, kacamata yang digunakan harus memiliki lensa cekung atau lensa negatif. Lensa cekung membantu memperkecil kelengkungan kornea yang terlalu besar sehingga cahaya dapat terfokus dan jatuh tepat di retina. Sedangkan mata silinder dapat diatasi dengan kacamata yang berlensa silinder. Lensa silinder membantu menyatukan beberapa bayangan akibat pembiasan menjadi satu bayangan sehingga pandangan tidak lagi kabur.

5. Kondisi kerusakan mata

Walaupun mata minus dapat diatasi dengan menggunakan kacamata atau kotak lensa. Namun, kondisi minus mata dapat bertambah sampai penderita berusia 18 atau 20 tahun. Hal ini bisa terjadi karena penderitanya tidak menjaga kesehatan mata, misalnya terlalu sering menatap layar komputer atau ponsel.

Sedangkan mata silinder cenderung tidak akan bertambah bila penderitanya menggunakan kacamata atau lensa kontak yang sesuai ukuran. Jadi, jika penderita silinder diberikan kacamata atau lensa kontak yang tepat maka ukuran silindernya tidak akan bertambah.

6. Pengobatannya

Mata minus dan silinder dapat diobati dengan melakukan operasi refraktif atau operasi laser mata. Operasi ini dapat mengobati kedua penyakit mata tersebut secara permanen.

Namun, pada mata silinder dapat dilakukan pengobatan lain, yaitu ortokeratologi (penggunaan lensa kontak kaku) untuk memperbaiki kelengkungan bentuk kornea yang tidak teratur.

Rabu, 18 Maret 2020

Lima Lubang dan Tali Putih di Dada

Oleh: Djoko Hartono (Wakil Ketua Bid. Kerohanian).


Lima lubang dan tali putih di dada yang terdapat pada pakaian warga, sejatinya merupakan simbol yang memiliki arti bahwa, warga SH Terate hendaknya menjalankan rukun Islam yang lima hanya karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala semata (lima lubang putih) dan berpegang teguh pada agama Allah (tali putih).

Temuan penelitian ini sejatinya tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan mengembangkan teori yang dikembangkan para pakar sebagai berikut:

Abdul Qadir Ahmad Atha berdasarkan hadits dari Abdullah bin Umar ra yang diriwayatkan Bukhori dan Muslim menjelaskan bahwa, "unsur-unsur dasar Islam itu ada lima perkara dan ini merupakan tiang-tiang Islam". Islam itu sendiri secara lughawy berarti tunduk dan patuh atau masuk dalam kedamaian.

Hadiyah Salim juga mengatakan bahwa, "setiap umat Islam harus mengerjakan yang lima macam itu (rukun Islam)". Untuk itu sebagai seorang muslim maka warga SH Terate hendaklah tunduk, patuh dan mampu merajut lima unsur dasar rukun Islam untuk dijadikan sebagai tiang, agar keislamannya menjadi tegak kuat berdiri dalam kehidupannya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

Artinya: “Islam dibangun di atas lima perkara: persaksian bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji, dan puasa di bulan Ramadhan"

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman di dalam Al-Qur'an, surat Ali Imran ayat 103 

Artinya: "Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk".

M. Quraish Shihab menjelaskan ayat di atas bahwa, agar umat Islam tetap berpegang teguh dengan tali (agama) Allah. Dengan berpegang teguh pada tali (agama) Allah ini, maka Allah menyatukan hati dan menyelamatkan serta menerangkan berbagai jalan kebaikan untuk ditempuh umat Islam. Selanjutnya umat Islam menjadi tidak bercerai berai, terjadi perpecahan dan saling mencintai. Jika dianalogikan dari penjelasan di atas maka SH Terate itu sejatinya merupakan organisasi pendidikan. Dengan melalui media seni bela diri pencak silatnya, mengajarkan agar warga SH Terate mampu menjalankan ajaran agama dengan baik. Ketika warga SH Terate mampu menjalankan ajaran agama dengan baik, maka Allah menyatukan hati dan menyelamatkan serta menjadikan mereka dapat berbudi luhur, saling mencintai antara satu dan lainnya. Bertitik tolak daripadanya maka warga SH Terate dalam menjalani kehidupan ini dapat hidup guyup rukun penuh kedamaian, tidak bercerai berai dan/atau berpecah belah. (Wallahua'lam bish showab).

Rabu, 11 Maret 2020

Ini 3 Kelas BPJS Kesehatan dan Fasilitasnya

BPJS Kesehatan memang menjadi solusi terbaik bagi Anda yang ingin memiliki asuransi kesehatan. Menawarkan tiga pilihan kelas yang berbeda, tiap kelasnya hadir dengan berbagai fasilitas yang berbeda pula. Berikut ulasan lengkap mengenai tiga kelas BPJS Kesehatan dan fasilitasnya.

Fasilitas yang ditanggung BPJS Kesehatan

Dikutip dari situs resmi BPJS Kesehatan, terdapat tiga pilihan kelas yang bisa Anda pilih berdasarkan kebutuhan. Untuk itulah sebelum melakukan pendaftaran BPJS Kesehatan, ada baiknya bila memahami terlebih dahulu fasilitas pada masing-masing kelasnya.

Secara umum, pembeda fasilitas BPJS Kesehatan dari kelas satu hingga kelas tiga hanya ruang perawatan saat menginap di rumah sakit. Sedangkan untuk obat maupun rawat jalan, semua peserta memperoleh fasilitas yang sama, yakni sama-sama gratis.

1. Fasilitas Kelas I BPJS Kesehatan

Mulanya, biaya yang dibebankan pada kelas 1 hanya sebesar Rp. 59.500. Namun mulai pertengahan tahun 2016, tarif iuran naik menjadi Rp. 80.000 per bulan. Kelas 1 sendiri merupakan pilihan pelayan kesehatan paling tinggi yang bisa diperoleh. Tak hanya besar iurannya yang paling tinggi, namun juga fasilitas yang ditawarkan.

Dengan biaya iuran sebesar Rp. 80.000 per bulan, Anda akan mendapatkan pelayanan paling nyaman. Di mana masing-masing peserta akan memperoleh ruang perawatan dengan kapasitas yang lebih sedikit, yakni 2-4 pasien.

Di samping itu, saat ingin mendapatkan ruang inap yang lebih privasi, Anda dapat upgrade ke pelayanan kelas VIP. Caranya sendiri cukup mudah, hanya perlu membayar kekurangan biaya pada kelas VIP yang ditangguhkan oleh pihak BPJS Kesehatan.

2. Fasilitas Kelas II BPJS Kesehatan

Besar iuran yang dibebankan pada kelas II juga mengalami kenaikan sejak tahun 2016. Dahulu sebelum naik menjadi Rp. 51.000 per bulan, peserta hanya perlu membayar sebesar Rp. 42.500. Secara umum pelayanan kesehatan pada kelas II berada satu tingkat di bawah kelas I. Tak hanya lebih murah Rp. 29.000 dari kelas pertama, fasilitas yang didapat tentu juga berbeda.

Jika pada kelas I peserta bisa mendapatkan kamar dengan 2 hingga 4 pasien, maka pelayanan pada kelas II akan lebih minim privasi. Karena saat harus menjalani rawat inap di rumah sakit, anda akan menempati kamar dengan jumlah pasien tiga hingga lima orang.

Meskipun begitu, para peserta kelas II juga tetap bisa menikmati layanan kelas I atau VIP dengan membayar biaya kekurangan yang sudah ditangguhkan oleh BPJS Kesehatan.

3. Fasilitas Kelas III BPJS Kesehatan

Berbeda dengan kelas I dan II, layanan dan manfaat BPJS Kesehatan pada kelas III tidak mengalami kenaikan iuran yang dibebankan kepada peserta, yakni sebesar Rp25.500. Secara umum, kelas ini berada dua tingkat di bawah kelas I.

Sebagian besar pesertanya adalah masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah. Sedangkan fasilitas yang ditawarkan berupa ruang inap berkapasitas 4-6 orang. Bahkan, di beberapa rumah sakit kapasitas ruang inap bisa jadi lebih banyak.


Perbedaan Fasilitas BPJS Kesehatan Kelas 1, 2 dan 3



Jika kebetulan anda ingin mendaftar BPJS kedua point di atas harus anda pertimbangkan dengan baik-baik terutama ketika memilih kelas BPJS, anda bisa menyesuaikan dengan kemampuan finansial anda, karena setelah anda menjadi peserta BPJS anda akan dibebani iuran bulanan bpjs yang besar kecilnya akan disesuaikan dengan kelas BPJS yang anda pilih, biasanya kelas I biayanya lebih mahal diikuti oleh kelas II dan kelas III.

Perbedaan Fasilitas BPJS Kesehatan Kelas 1, 2 dan 3
Iuran BPJS sifatnya wajib dan harus terus menerus dibayar setiap bulan selama anda menjadi peserta BPJS jika satu kali saja tidak anda bayar maka bisa jadi kepesertaan BPJS anda akan dinonaktifkan dan anda akan terkena denda ketika ingin mengaktifkan kembali kartu bpjs anda.

Memang tidak ada perbedaan anatara kelas I, kelas II, kelas III ketika pasien melakukan rawat jalan, namun perbedaanya adalah ketika pasien di rawat inap, maka pelayanan perawatan akan disesuaikan dengan kelas BPJS yang diambil oleh pasien yang bersangkutan.

Berikut perbedaan kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 pasien BPJS:

1. Iuran bulanan yang harus dibayar

Perbedaan BPJS kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 dilihat dari besar kecilnya iuran bulanan yang harus dibayar

Kelas 1 kelas 2 kelas 3 memiliki perbedaan iuran bulanan yang harus dibayar, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan , iuran BPJS resmi mengalami kenaikan.

Untuk Iuran Pserta BPJS mandiri atau peseta BPJS pekerja bukan penerima upah  (PBPU) adalah sebagai berikut:
  • Kelas 1, iuran bulanan yang harus dibayar awalnya Rp. 59.500 menjadi Rp. 80.000
  • Kelas 2, awalnya Rp. 42.500 menjadi Rp. 51.000
  • Kelas 3, awalnya Rp. 25.500 menjadi Rp. 30.000 (update: khusus kelas 3 kenaikan dibatalkan jadi tetap besarnya Rp. 25.500 sesuai diterbitkannya pp nomor 28 tahun 2016 revisi ketiga atas pp no 12 tahun 2013).
Sedangkan untuk peserta PJS penerima bantuan iuran (PBI) serta penduduk yang didaftarkan pemerintah daerah juga mengalami kenaikan, sebagai berikut:

Iuran bulanan yang harus dibayar awalnya Rp. 19.225 menjadi Rp. 23.000 untuk semua kelas.

2. Fasilitas kamar Rawat Inap

Perbedaan BPJS kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 berikutnya adalah pada fsilitas kamar perawatan ketika pasien harus di rawat inap.

  • Peserta BPJS kelas 1 akan mendapatkan fasilitas kamar rawat inap kelas 1, biasanya ruangan rawat inap dengan 2 sampai 4 kamar tidur.
  • Peserta BPJS kesehatan kelas 2 akan mendapatkan fasilitas kamar rawat inap kelas 2, ruangan rawat inap yang terdiri dari 3 sampai 5 bed di setiap ruangan.
  • Sedangkan untuk Peserta BPJS kesehatan kelas 3, akan mendapatkan faslitas kamar rawat inap kelas 3, pada umumnya akan memiliki bed dari 4 sampai 6 bed tiap kamar.

kelas BPJS kesehatan yang memiliki fasilitas ruangan rawat inap paling baik adalah kelas 1, dengan minimal 2 kamar atau ada juga yang 4 bed di setiap ruangan, seperti di RSCM karena memang kelas 1 umumnya memiliki jumlah bed 2 sampai 4 bed di setiap ruangan tergantung rumah sakit. yang memiliki 1 bed di ruangan hanyalah untuk kelas VIP.

3. Tarif INA-CBGS

Perbedaan BPJS kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 berikutnya adalah pada Tarif INA-CBGS, Berdasarkan informasi yang telah diuraikan di artikel sebelumnya mengenai standar tarif INA-CBGS, INA-CBG merupakan sebuah singkatan dari Indonesia Case Base Groups yaitu sebuah aplikasi yang digunakan rumah sakit untuk mengajukan klaim pada pemerintah. Menurut kepala Dinas kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati, INA-CBG merupakan sistem pembayaran dengan sistem "paket", berdasarkan penyakit yang diderita pasien.

Misalnya, seorang pasien menderita demam berdarah. Dengan demikian, sistem INA-CBG sudah "menghitung" layanan apa saja yang akan diterima pasien tersebut, berikut pengobatannya, sampai dinyatakan sembuh. Claim tarif untuk biaya perawatan atas penyakit tersebut bisa ditanggung oleh BPJS, pada umumnya kelas 1 biaya klaim lebih mahal jika dibandingkan dengan kelas 2 dan kelas 3 adalah yang paling murah.

Berdasarkan permenkes no 59 tahun 2014 tentang standar tarif pelayanan kesehatan dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan, perbedaan tarif terletak pada tarif ruangan rawat inap saja, sedangkan untuk obat tidak ada perbedaan, ini akan berpengaruh pada pasien yang naik kelas perawatan atas permintaan sendiri (APS) maka pasien akan dikenakan selisih biaya tambahan, dengan perhitungan tarif ina-cbgs kelas perawatan yang diambil dikurangi tarif ina-cbgs kelas perawatan haknya.

4. Biaya Tambahan Naik Kelas Perawatan

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, Perbedaan BPJS kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 dari besar kecilnya biaya tambahan naik kelas perawatan adalah sebagai berikut:

  • Peserta BPJS kesehatan kelas 1 bisa naik ke ruang VIP local atas keinginan pribadi, namun harus membayar selisih biaya tambahan (biaya PIV-biaya kelas 1 yang ditanggung BPJS) selisihnya harus ditanggung atau dibayar oleh pribadi, hati-hati, Biaya naik kelas VIP bisa membengkak.
  • Peserta BPJS Kesehatan kelas 2, bisa naik kelas menjadi kelas 1 atau kelas VIP atas keinginan pribadi namun harus membayar selisih biaya oleh pribadi jika naik ke kelas I maka (biaya kelas I- biaya kelas 2 yang ditanggung BPJS) selisihnya harus ditanggung oleh pribadi. begitu juga jika naik kelas VIP.
  • Peserta BPJS kesehatan kelas 3, tidak bisa naik kelas menjadi kelas 2 atau kelas lainnya kecuali ada kondisi-kondisi tertentu misalnya karena ruangan kelas 3 penuh maka bisa dipertimbangkan untuk naik kelas.
Atas keinginan pribadi artinya adakalanya pasien ingin mendapakan situasi ruangan yang lebih tenang maka peserta BPJS kelas I atau kelas II bisa memilih untuk naik ruangan dengan syarat selisih biaya prawatan setelah dikurangi oleh tanggungan BPJS harus ditanggung oleh sendiri, sedangkan untuk peserta BPJS kelas 3 sesuai dengan peraturan pemerintah yang terbit tanggal 3 agustus 2015 tidak diperbolehkan naik kelas atas keingianan sendiri.

Kamis, 05 Maret 2020

11 Cara Menghilangkan Cegukan yang Sulit Berhenti


Cegukan atau disebut dengan hiccup dalam bahasa inggris terjadi karena menutupnya pita suara secara tiba-tiba akibat kontraksi pada diafragma dan menghasilkan bunyi hik. Diafragma sendiri adalah membran otot pemisah rongga dada dan perut yang berperan penting pada sistem pernapasan. Cegukan bisa dialami mulai dari bayi hingga lanjut usia. Durasinya pun bermacam-macam, ada yang sebentar hanya dalam hitungan menit, namun ada pula yang berhari-hari.

Ada banyak hal yang jadi penyebab cegukan.

Berikut adalah penyebab cegukan dan cara menghilangkannya dengan aman serta mudah.

Penyebab cegukan:

  • Makan makanan pedas
  • Makan dengan cepat
  • Makan terlalu banyak
  • Minum minuman bersoda
  • Minum minuman beralkohol
  • Minum minuman panas
  • Masuk angin
  • Perubahan suhu yang ekstrim dan tiba-tiba
  • Perut kembung
  • Merokok atau menghisap asap rokok
  • Cegukan juga dibagi menjadi 2 jenis:
  • Cegukan ringan merupakan cegukan yang kebanyakan terjadi pada orang. Cegukan ringan hanya berlangsung sebentar atau menit.
  • Cegukan berat. Tentu saja perbedaan utamanya adalah cegukan yang dialami hingga berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Nah, bagi Anda yang mengalami hal ini harus waspada, karena bisa saja menjadi pertanda bahwa ada hal tidak beres terjadi dalam tubuh Anda. Hal yang mungkin terjadi ketika cegukan Anda keras dan lama adalah adanya gangguan pada otak, penyakit kronis, infeksi, herpes, gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, atau karena Anda sedang dalam pengaruh obat-obatan. Sebaiknya segera periksakan ke dokter.

  • Cara menghilangkan cegukan

Seringkali saat kita cegukan, banyak orang yang menganjurkan cara menghentikan cegukan yang berbeda-beda. Bahkan Anda sampai kebingungan karena terlalu banyak cara menghentikan cegukan. Nyatanya, cara menghentikan cegukan memang beragam. Hal ini dikarenakan efek dari cara menghentikan cegukan berbeda pada setiap orang. Ada orang yang biasa menghentikan cegukan dengan menahan napas, ada juga yang menghentikan cegukan dengan cara minum air.

Berikut beragam cara menghentikan cegukan

1. Menahan napas

Cara paling umum yang pasti sudah diketahui oleh semua orang adalah dengan menahan napas. Menahan napas dipercaya sebagai cara menghilangkan cegukan karena kadar karbondioksida dalam tubuh akan bertambah. Caranya dengan Anda menahan napas langsung selama yang Anda kuat.

2. Bernapas dengan kantong plastik atau kertas

Bernapas dengan kantong plastik atau kertas tujuannya sama dengan menahan napas. Yaitu agar kadar karbondioksida meningkat. Karena bernapas dengan menggunakan kantong plastik atau kertas, maka sebenarnya Anda sedang menghirup lagi karbondioksida yang dikeluarkan. Bernapas saja seperti biasa namun dengan menggunakan kantong plastik atau kertas

3. Minum air hangat

Air hangat dapat melancarkan peredaran darah dan oksigen sehingga oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh terpenuhi. Caranya adalah dengan meminum air hangat lalu menahan napas dengan posisi tubuh membungkuk selama yang Anda bisa. Kemudian kembalikan posisi tubuh dalam keadaan tegap masih dengan menahan napas. Baru kemudian masukkan dalam tubuh atau diminum dan bernapas seperti biasa.

4. Mengatur pernapasan

Bernapaslah dengan teratur dan benar. Hal ini agar oksigen dan karbondioksida dapat bergantian masuk dalam tubuh dengan kadar yang tepat. Caranya adalah dengan menarik napas dalam tahan sekuat yang Anda bisa lalu hembuskan.

5. Menahan napas dengan melipat kedua lutut

Menahan napas dengan melipat kedua lutut juga bisa Anda praktekkan sebagai cara menghilangkan cegukan.

6. Headstand

Melakukan headstand memang tidak mudah. Namun dengan membalikkan tubuh maka peredaran darah dan oksigen akan terbalik.

7. Menjulurkan lidah

Menjulurkan lidah dilakukan untuk merangsang nasofaring dan saraf vagus. Saraf ini mempengaruhi otot-otot mulut, tenggorokan, dan mengatur kontraksi yang terjadi pada diafragma

8. Gula

Mengulum atau mengemut gula batu atau sesendok gula pasir bisa digunakan sebagai cara menghilangkan cegukan karena gula dapat merangsang otot diafragma. Kulum gula selama 5 menit lalu bisa Anda telan atau dikeluarkan.

9. Es batu

Usapkan es batu pada tenggorokan Anda perlahan-lahan akan membantu saraf menjadi lebih santai sehingga cegukan akan hilang.

10. Minyak kayu putih

Mengoleskan jeruk nipis pada leher dan bagian perut dapat menjadi cara menghilangkan cegukan. Minyak atsiri dan sensasi panasnya dapat menghilangkan cegukan.

11. Jeruk nipis

Jeruk nipis dengan banyaknya kandungan yang bermanfaat bagi tubuh juga dapat menjadi cara menghilangkan cegukan. Caranya adalah dengan meminum langsung air perasan jeruk nipis, jadi diperas langsung di mulut. Kandungan vitamin C-nya yang tinggi akan menghilangkan gangguan pada saraf vagus.

Jadi, Anda seringkali mengalami kesulitan untuk menghentikan cegukan? Cobalah tips di atas.

Semoga bermanfaat

Rabu, 04 Maret 2020

Paradigma Ajaran Setia Hati ANTARA PENGAKUAN DAN KENYATAAN

Paradigma Ajaran Setia Hati
ANTARA PENGAKUAN DAN KENYATAAN.

Melihat dari kejadian kegaduhan di PSHT belakangan ini, ada suatu nilai yang bisa kita dapatkan. Yaitu nilai dari kualitas sejauh mana para warganya menyerap dan mengimplementasikan ilmu yang didapatkan. Terutama keilmuan tentang PERSAUDARAAN dan SETIA HATI.

Mari kita melihat kenyataan yang terjadi sepanjang kegaduhan yang sedang terjadi sampai saat ini. Banyak sekali bukti nyata sejauh mana KUALITAS yang ada. Cukup kita lihat dari sudut pandang secara nyata tanpa perlu banyak membahas teori keilmuan yang selama disampaikan baik itu saat masih menjadi siswa maupun setelah menjadi warga.

1. Mengaku ngugemi "SURODIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI", kenyataannya: banyak sekali menyelesaikan masalah dengan kekerasan, bukan hanya dengan orang lain bahkan dengan saudaranya sendiri.

2. Mengaku ngugemi "NGELURUG TANPO BOLO", kenyataannya: bahkan untuk menyelesaikan masalah internal dengan sedulur harus melibatkan banyak warga. Orang yang mestinya bisa menyelesaikan dengan cara pembicaraan malah menggerakan para warga untuk menghadapi.

3. Ngaku ngugemi "MIKUL DUWUR, MENDHEM JERU", kenyataannya: Ketidaksesuaian paham atau pandangan digunakan untuk menjelek-jelekan di hadapan para warga yang menjadi pengikut, bahkan kepada warga yang baru disahkan. Ironisnya ini dilakukan oleh warga senior bahkan sudah mencapai trap 2.

4. Ngaku ngugemi "OJO GAWE SUSAHE LIYAN, OPO ALANE GAWE BUNGAHE LIYAN", kenyataannya: berbondong membawa pengikutnya untuk ribut dengan saudaranya yang akhirnya membuat masyarakat menjadi takut. Lebih ironis lagi terjadi pemaksaan dan saling intimidasi.

5. Ngaku ngugemi "ORA ONO KAMULYAN TANPO PASEDULURAN", kenyataannya: malah memecah belah persaudaraan dengan bermusuhan bahkan saling mengancam. Ironisnya sampai melakukan pemukulan.

6. Ngaku ngugemi "SANG PENJAGA AJARAN", kenyataannya: Ajaran yang mana yang dijaga? Coba lihat yang tertulis di atas, kira-kira ajaran apa yang dijaga? Ajaran SETIA HATI..??!

7. Ngaku ngugemi "SEDULURAN TANPO WATES", kenyataannya: telah membatasi seduluran dengan membuat kelompok sendiri-sendiri.

8.Ngaku ngugemi "ILMU SETIA HATI", kenyataannya: Ada mukadimah yang menjadi pokok ajaran dan sumpah yang pernah diucap. Namun kenyataannya banyak sekali yang dilanggar. Cukup satu saja contoh: dilarang berkelahi sesama saudara, apakah ini diugemi..?! Silakan dipikir dan dirasakan, itu MELANGGAR SUMPAH. Pasti semua sudah paham apa itu hukum karma, tapi apakah itu ditakuti..? Banyak yang tidak takut. Jika sudah demikian apakah itu yang disebut SETIA HATI..?!

Para kadhang warga semua, jika kita menginginkan kita kembali kepada PSHT yang damai, para warga budi luhur, guyub rukun dan saling menjaga. Mari kita kembali kepada MUKADIMAH. kembali menjalankan ILMU SETIA HATI yang benar. Untuk melakukan itu mari mulai dari diri pribadi. Tidak perlu merasa paling benar, tapi pastikan kita melakukan tindakan yang benar.

Semua permasalahan yang terjadi di PSHT, mari kita percayakan kepada para pengurus yang berkompeten. Karena semua permasalahan itu penyelesaiannya adalah dengan duduk bersama atau lewat jalur hukum. Kita percayakan kepada beliau semua.

Sebagai warga, anggota organisasi PSHT cukup kita kembangkan ILMU SETIA HATI ini dengan ikatan PERSAUDARAAN dan menjalankanya dalam kehidupan di keluarga, masyarakat dan bernegara. Jangan kita rusak PSHT ini dengan perilaku kita yang tidak ber-SH. Ajarkan dengan benar kepada adik-adik kita para siswa untuk menjadi orang yang ber-BUDI LUHUR dengan memberikan contoh yang BENAR.

"ILMU SETIA HATI ADALAH ILMU AGAR ORANG MENJADI BAIK, SAAT ORANG ITU PRIBADINYA BAIK MAKA DI SEKITARNYA JUGA MENJADI BAIK".

🙏💞🤘✌✌🤘💞🙏...
Monggo dipahami...

Selasa, 25 Februari 2020

Isi Permendikbud Tentang Komite Sekolah

Inilah isi Permendikbud 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah, dalam format bukan asli:

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

  1. Sekolah adalah satuan pendidikan formal yang terdiri dari Taman Kanak-kanak (TK)/Taman Kanak-kanak Luar Biasa (TKLB), Sekolah Dasar (SD)/Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), Sekolah Menengah Kejuruan/ Sekolah Menengah Kejuruan Luar Biasa (SMKLB), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).
  2. Komite Sekolah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orangtua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan.
  3. Bantuan Pendidikan, yang selanjutnya disebut dengan Bantuan adalah pemberian berupa uang/barang/jasa oleh pemangku kepentingan satuan pendidikan di luar peserta didik atau orangtua/walinya, dengan syarat yang disepakati para pihak.
  4. Pungutan Pendidikan, yang selanjutnya disebut dengan Pungutan adalah penarikan uang oleh Sekolah kepada peserta didik, orangtua/walinya yang bersifat wajib, mengikat, serta jumlah dan jangka waktu pemungutannya ditentukan.
  5. Sumbangan Pendidikan, yang selanjutnya disebut dengan Sumbangan adalah pemberian berupa uang/barang/jasa oleh peserta didik, orangtua/walinya baik perseorangan maupun bersama-sama, masyarakat atau lembaga secara sukarela, dan tidak mengikat satuan pendidikan.
  6. Kementerian adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  7. Menteri adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Pasal 2

  1. Komite Sekolah berkedudukan di setiap Sekolah.
  2. Komite Sekolah berfungsi dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan.
  3. Komite Sekolah menjalankan fungsinya secara gotong royong, demokratis, mandiri, profesional, dan akuntabel.

Pasal 3

  1. Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Komite Sekolah bertugas untuk:
    1. memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan terkait:
      1. kebijakan dan program Sekolah;
      2. Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah/Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RAPBS/RKAS);
      3. kriteria kinerja Sekolah;
      4. kriteria fasilitas pendidikan di Sekolah; dan
      5. kriteria kerjasama Sekolah dengan pihak lain.
    2. menggalang dana dan sumber daya pendidikan lainnya dari masyarakat baik perorangan/organisasi/dunia usaha/dunia industri maupun pemangku kepentingan lainnya melalui upaya kreatif dan inovatif;
    3. mengawasi pelayanan pendidikan di Sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
    4. menindaklanjuti keluhan, saran, kritik, dan aspirasi dari peserta didik, orangtua/wali, dan masyarakat serta hasil pengamatan Komite Sekolah atas kinerja Sekolah.
  2. Upaya kreatif dan inovatif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b harus memenuhi kelayakan, etika, kesantunan, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 4

  1. Anggota Komite Sekolah terdiri atas unsur:
    1. orang tua/wali dari siswa yang masih aktif pada Sekolah yang bersangkutan paling banyak 50% (lima puluh persen);
    2. tokoh masyarakat paling banyak 30% (tiga puluh persen), antara lain:
      1. memiliki pekerjaan dan perilaku hidup yang dapat menjadi panutan bagi masyarakat setempat; dan/atau
      2. anggota/pengurus organisasi atau kelompok masyarakat peduli pendidikan, tidak termasuk anggota/pengurus organisasi profesi pendidik dan pengurus partai politik.
    3. pakar pendidikan paling banyak 30% (tiga puluh persen), antara lain:
      1. pensiunan tenaga pendidik; dan/atau
      2. orang yang memiliki pengalaman di bidang pendidikan.
    4. Persentase sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c menjadi batas maksimal sampai dengan jumlah anggota memenuhi 100% (seratus persen) yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.
  2. Anggota Komite Sekolah berjumlah paling sedikit 5 (lima) orang dan paling banyak 15 (lima belas) orang.
  3. Anggota Komite Sekolah tidak dapat berasal dari unsur:
    1. pendidik dan tenaga kependidikan dari Sekolah yang bersangkutan;
    2. penyelenggara Sekolah yang bersangkutan;
    3. pemerintah desa;
    4. forum koordinasi pimpinan kecamatan;
    5. forum koordinasi pimpinan daerah;
    6. anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah; dan/atau
    7. pejabat pemerintah/pemerintah daerah yang membidangi pendidikan.

Pasal 5

Bupati/walikota, camat, lurah/kepala desa merupakan pembina seluruh Komite Sekolah sesuai dengan wilayah kerjanya.

Pasal 6

  1. Anggota Komite Sekolah dipilih secara akuntabel dan demokratis melalui rapat orangtua/wali siswa.
  2. Susunan kepengurusan Komite Sekolah terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara yang dipilih dari dan oleh anggota secara musyawarah mufakat dan/atau melalui pemungutan suara.
  3. Pengurus Komite Sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan oleh kepala Sekolah.
  4. Ketua Komite Sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diutamakan berasal dari unsur orangtua/wali siswa aktif.
  5. Sekolah yang memiliki siswa kurang dari 200 (dua ratus) orang dapat membentuk Komite Sekolah gabungan dengan Sekolah lain yang sejenis.
  6. Pembentukan Komite Sekolah gabungan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) difasilitasi oleh dinas pendidikan sesuai kewenangannya.
  7. Pengurus Komite Sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak boleh merangkap menjadi pengurus pada Komite Sekolah lainnya.

Pasal 7

  1. Anggota Komite Sekolah ditetapkan oleh kepala Sekolah yang bersangkutan.
  2. Penetapan Komite Sekolah gabungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (6) ditetapkan oleh kepala Sekolah yang memiliki jumlah peserta didik paling banyak.
  3. Komite Sekolah yang telah ditetapkan oleh kepala Sekolah harus menyusun anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD dan ART).
  4. AD dan ART sebagaimana dimaksud pada ayat (3) paling sedikit memuat hal sebagai berikut:
    1. nama dan tempat kedudukan;
    2. dasar, tujuan dan kegiatan;
    3. keanggotaan dan kepengurusan;
    4. hak dan kewajiban anggota dan pengurus;
    5. keuangan;
    6. mekanisme kerja dan rapat-rapat;
    7. perubahan AD dan ART; dan
    8. pembubaran organisasi.

Pasal 8

  1. Masa jabatan keanggotaan Komite Sekolah paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat dipilih kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan.
  2. Keanggotaan Komite Sekolah berakhir apabila:
    1. mengundurkan diri;
    2. meninggal dunia;
    3. tidak dapat melaksanakan tugas karena berhalangan tetap; atau
    4. dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana kejahatan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Pasal 9

  1. Komite Sekolah melaksanakan fungsi dan tugas melalui koordinasi dan konsultasi dengan dewan pendidikan provinsi/dewan pendidikan kabupaten/kota, dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota, dan pemangku kepentingan lainnya.
  2. Komite Sekolah dalam melaksanakan fungsi dan tugas berkoordinasi dengan Sekolah yang bersangkutan.

Pasal 10

  1. Komite Sekolah melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya untuk melaksanakan fungsinya dalam memberikan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan.
  2. Penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berbentuk bantuan dan/atau sumbangan, bukan pungutan.
  3. Komite Sekolah harus membuat proposal yang diketahui oleh Sekolah sebelum melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya dari masyarakat.
  4. Hasil penggalangan dana dibukukan pada rekening bersama antara Komite Sekolah dan Sekolah.
  5. Hasil penggalangan dana dapat digunakan antara lain:
    1. menutupi kekurangan biaya satuan pendidikan;
    2. pembiayaan program/kegiatan terkait peningkatan mutu Sekolah yang tidak dianggarkan;
    3. pengembangan sarana prasarana; dan
    4. pembiayaan kegiatan operasional Komite Sekolah dilakukan secara wajar dan harus dipertanggungjawabkan secara transparan.
  6. Penggunaan hasil penggalangan dana oleh Sekolah harus:
    1. mendapat persetujuan dari Komite Sekolah;
    2. dipertanggungjawabkan secara transparan; dan
    3. dilaporkan kepada Komite Sekolah.

Pasal 11

  1. Penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya dalam bentuk bantuan dan/atau sumbangan tidak boleh bersumber dari:
    1. perusahaan rokok dan/atau lembaga yang menggunakan merek dagang, logo, semboyan dan/atau warna yang dapat diasosiasikan sebagai ciri khas perusahan rokok;
    2. perusahaan minuman beralkohol dan/atau lembaga yang menggunakan merek dagang, logo, semboyan, dan/atau warna yang dapat diasosiasikan sebagai ciri khas perusahan minuman beralkohol; dan/atau
    3. partai politik.
  2. Pembiayaan operasional Komite Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (5) huruf d, digunakan untuk:
    1. kebutuhan administrasi/alat tulis kantor;
    2. konsumsi rapat pengurus;
    3. transportasi dalam rangka melaksanakan tugas; dan/atau
    4. kegiatan lain yang disepakati oleh Komite Sekolah dan Satuan Pendidikan

Pasal 12

Komite Sekolah, baik perseorangan maupun kolektif dilarang:

  1. menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam, atau bahan pakaian seragam di Sekolah;
  2. melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/walinya;
  3. mencederai integritas evaluasi hasil belajar peserta didik secara langsung atau tidak langsung;
  4. mencederai integritas seleksi penerimaan peserta didik baru secara langsung atau tidak langsung;
  5. melaksanakan kegiatan lain yang mencederai integritas sekolah secara langsung atau tidak langsung;
  6. mengambil atau menyiasati keuntungan ekonomi dari pelaksanaan kedudukan, tugas dan fungsi komite Sekolah;
  7. memanfaatkan aset Sekolah untuk kepentingan pribadi/kelompok;
  8. melakukan kegiatan politik praktis di Sekolah; dan/atau
  9. mengambil keputusan atau tindakan melebihi kedudukan, tugas, dan fungsi Komite Sekolah.

Pasal 13

  1. Komite Sekolah wajib menyampaikan laporan kepada orangtua/wali peserta didik, masyarakat, dan kepala Sekolah melalui pertemuan berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) semester.
  2. Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari:
    1. laporan kegiatan Komite Sekolah; dan
    2. laporan hasil perolehan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya dari masyarakat.

Pasal 14

Komite Sekolah yang telah ada sebelum berlakunya Peraturan Menteri ini, tetap diakui dan dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun harus menyesuaikan dengan Peraturan Menteri ini.

Pasal 15

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 16

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

 

 

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 30 Desember 2016

 

MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA,

ttd

 

MUHADJIR EFFENDY

Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 30 Desember 2016
 

DIREKTUR JENDERAL
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA,

 

ttd

 

WIDODO EKATJAHJANA

 

 

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2016 NOMOR 2117

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah