PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE - RAYON PANDAN SARI - RANTING KINTAP - CABANG TANAH LAUT
Falsafah PSHT
tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama manusia itu
masih Setia kepada dirinya sendiri atau ber-SH pada dirinya sendiri
Selasa, 29 Maret 2022
PUASA RAMADHAN
Rabu, 23 Maret 2022
TUJUH TATA CARA ZIARAH KUBUR
- Berwudhu.
- Mengucapkan salam pada ahli kubur.
- Menghadap kiblat saat dzikir.
- Mengirimkan doa untuk almarhum.
- Membaca ayat pendek.
- Jangan duduk atau menginjak bagian atas kuburan.
- Jangan melakukan hal yang berlebihan.
Jumat, 23 April 2021
Sholat Sunah Qobliyah Shubuh
Sholat sunah fajar memiliki keutamaan yang besar. Dalam hadis diterangkan bahwa pahala sholat ini lebih baik daripada dunia seisinya. Wajar bila seorang muslim merasa rugi bila terluputkan dari dua rakaat ini.
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
“Dua raka'at fajar (sholat qobliyah subuh) itu lebih baik dari dunia dan seisinya.” (HR. Muslim, dari 'Aisyah radhiyallahu’anha).
Namun tidak perlu berkecil hati saat terlewat melakukannya sebelum sholat subuh. Karena masih ada kesempatan untuk melakukan shalat sunah fajar meskipun telah lewat dari waktu asalnya (yakni, sebelum shalat subuh setelah terbit fajar shodiq).
Bagi yang tidak bisa melakukan sholat sunah fajar sebelum subuh, maka bisa menqada'nya pada dua waktu berikut :
[1] Setelah melakukan sholat subuh.
[2] Setelah terbit matahari.
Sebagaimana keterangan dalam hadis berikut :
Dari Muhammad bin Ibrahim, dari kekeknya yang bernama Qois beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar (dari rumah beliau) lalu iqamah dikumandangkan. Akupun melakukan shalat subuh bersama beliau. Setelah itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berlalu dan mendapatiku sedang shalat. Beliau lantas bersabda,
َ مَهْلًا يَا قَيْسُ أَصَلَاتَانِ مَعًا ؟
“Tunggu ya Qois! Apakah kamu mengerjakan dua shalat bersama kami?”
Aku lalu menjawab, "Aku belum mengerjakan dua rakaat sebelum fajar ya Rasulullah."
Lalu beliau bersabda,
فَلَا إِذَنْ
“Kalau begitu silahkan.”
(HR. Tirmidzi ).
Hadis ini menerangkan bolehnya menqada' sholat sunah fajar setelah melakukan sholat subuh. Seperti yang dilakukan oleh sahabat Qois, dan Nabi mempersilakan beliau.
Kemudian hadis lain yang menerangkan boleh menqada'nya setelah terbit fajar adalah berikut.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
نام عن ركعتي الفجر فقضاهما بعد ما طلعت الشمس
“Siapa yg tertidur dari melakukan dua raka'at fajar, maka hendaklah ia menqada' nya setelah terbit matahari.” (HR. Ibnu Majah, dinilai shahih oleh Syaikh Albani).
Namun yang lebih afdol ditunda sampai terbit matahari. Karena menqada’nya setelah terbit matahari berdasarkan pada perintah langsung dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Adapun melakukannya setelah sholat subuh, hanya berdasar pada persetujuan (taqrir) beliau (sebagaimana keterangan dalam dua hadis di atas). Sementara dalil yang bersumber dari perintah langsung dari Nabi, lebih kuat daripada yang hanya berisi persetujuan beliau.
Syaikh Ibnu Baz rahimahullah menfatwakan,
إذا لم يتيسر للمسلم أداء سنة الفجر قبل الصلاة ، فإنه يخير بين أدائها بعد الصلاة أو تأجيلها إلى ما بعد ارتفاع الشمس ، لأن السنة قد ثبتت عن النبي صلى الله عليه وسلم بالأمرين جميعا، لكن تأجيلها أفضل إلى ما بعد ارتفاع الشمس لأمر النبي صلى الله عليه وسلم بذلك ، أما فعلها بعد الصلاة فقد ثبت من تقريره عليه الصلاة والسلام ما يدل على ذلك.
“Bila seorang muslim terluputkan dari melakukan sunah fajar sebelum sholat subuh, maka dia boleh melakukannya setelah setelah sholat atau menundanya sampai terbit matahari. Dua pilihan ini ada dalilnya dari hadis Nabi shallallahu alaihi wa sallam.
Akan tetapi menundanya sampai terbit matahari itu lebih afdhol. Berdasarkan pada perintah Nabi shallallahu alaihi wa sallam untuk melakukannya pada waktu tersebut. Adapun melakukannya setelah sholat subuh, itu berdasarkan persetujuan beliau 'alaisshalatu was salam." (Majmu' Fatawa, Ibnu Baz 11/373).
Wallahu a'lam bis showab.
Rabu, 04 November 2020
Dzikir 'Ataqoh Sughro & Kubro
DZIKIR, 'ATAQOH (SUGHRO & KUBRO ), DOA, TAHLIL, & TAWASUL
Rabu, 30 September 2020
Penempatan ucapan Masya Allah dan Subhanallah
Rabu, 26 Agustus 2020
KETIKA AMBIL WUDHU NIATKANLAH
Dibalik Makna Huruf Hijaiyah
Rabu, 19 Agustus 2020
Menulis 113 Bismillah di Awal Muharram
Selasa, 11 Agustus 2020
Khasiat Sholawat Nuuri Dzaati
Sholawat Nuuri Dzaati
Sholawat Nuridzati dan keutamaannya lengkap dengan teks tulisan Arab, tulisan Latin dan arti terjemahannya dalam bahasa Indonesia.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi mengenai bacaan Sholawat Nuridzati, sholawat yang memiliki banyak manfaat dan faedahnya bagi siapa saja yang mau mengamalkannya, tentu dengan bimbingan guru Musryid yang telah mempuni di bidangnya.
Nah untuk lebih jelasnya mari kita simak bersama penjelasn di bawah ini yang telah kami sediakan.
Bacaan Sholawat Nuridzati
Berikut ini di bawah ini adalah bacaan sholawat Nuridzati lengkap dengan bacaan Arab, Latin dan juga disertai dengan artinya.
Bacaan Arab
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد النور الذات والسر الساري في سائر الاسماء والصفات وعلى آله وصحبه وسلم
Bacaan Latin
ALLAHUMMA SHOLLI WA SALIM WA BARIK ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN NURIDZATI WAS SIRRIS SAARI FI SAIRIL ASMAI WASH SHIFATI WA ALA ALIHI WA SHOBIHI WA SALIM
Artinya
Ya Allah berikanlah rahmat keselamatan serta berkah pada junjungan kami Nabi Muhammad saw yang merupakan cahaya Dzat (Allah) dan merupakan rahasia yang mengalir pada seluruh nama serta sifat, dan berikanlah pula salam sejahtera, barokah atas keluarganya serta para sahabatnya.
Berikut kami berikan Video Sholawatnya agar mudah untuk menghafalnya.
Keutamaan Sholawat Nuridzati
Shalawat ini telah di susun oleh seorang ulama besar dan juga merupakan seorang pendiri thoriqot Syadziliyah yakni Imam Abu al-Hasan Asy-Syadzili.
Dalam dawuhnya Syekh Imam Syadzili telah mengatakan membaca shalawat nuridzati satu kali setara dengan 100.000 dengan membaca sholawat yang lainnya.
Sholawat satu ini terdapat keutamaan dan juga faidah yang sangat luar biasa besarnya diantaranya sebagai berikut :
Diberikan keberkahan Rezeki
Membacanya sholawat ini dengan sebanyak 3 kali setelah sholat fardlu maka insyaAllah akan mendapat keberkahan rezeki.
Pelindung dari Marabahaya
Membaca sholawat ini ketika hendak bepergian, maka insyaAllah akan diberikan perlindungan dari gangguan seperti kerusuhan, perampokan dan lain sebagainya.
Dengan itu sebelum keluar rumah hendaknya, bacalah sholawat ini minimal 1kali, lalu dilanjutkan dengan membaca kalimat “laa haula wa laa quwwata illa billah” 1 kali, insyaAllah akan diberi perlindungan oleh Allah sampai tiba dirumah kembali.
Menjauhkan Dari Bencana
Faedah lain dari sholawat nuridzati yaitu dapat menjauhkan dari bencana, Membaca sholawat ini setelah sholat magrib dan subuh paling sedikit 3 kali, maka insyaAllah akan dapat penjagaan dari Allah dari berbagai macam bencana.
Pelindung Dari Perbuatan orang Jahat
Dengan membaca sholawat ini satu kali dengan penuh rasa keyakinan, lalu tiupkan pada sebuah kerikil, kemudian sentilkan ke arah kepada orang yang hendak berbuat jahat, insyaAllah niat jahat orang tersebut akan hilang.
Dapat Membantu Menyembuhkan Penyakit
Niat yang utama tetap memohon pertolongan kepada Allah agar dengan wasilah sholawat ini Allah berkenan menyembuhkan penyakitnya.
Lalu bacalah shalawat nuridzati ini pada sebuah gelas yang berisi air putih, untuk jumlah sholawat yang dibaca bisa sebanyak tiga kali, tujuh kali, dua puluh satu kali dan boleh samapi 41 kali disesuaikan dengan kemantapan hatinya masing-masing.
Kemudian tiupkan ke air putih yang di dalam gelas tadi, lalu di minumkan, insyaAllah dengan izin Allah akan diberikan kesembuhan.
Nah itulah sedikit dari beberapa khasiat keutamaan shalawat nuridzati, wallahu ‘alam.
Demikianlah yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini, semoga dapat bermanfaat.
Jumat, 17 Juli 2020
Sholawat Asyghil
Ketika sholawat Asyghil ini dikumandangkan, hati para pendengarnya pun akan
menjadi bergetar dan tenang. Sehingga banyak orang yang ingin melantunkannya
agar mendapat ketenangan tersebut.
Berikut bacaan sholawat Asyghil yang dikutip dari buku Kumpulan Doa, Dzikir,
dan Sholawat Al Khoirot karya A. Fatih Syuhud.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَأَشْغِلِ الظَّالِمِينَ بِالظَّالِمِينَ
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَأَشْغِلِ الظَّالِمِينَ بِالظَّالِمِينَ
وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِينَ وَعلَى الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِين
Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad, wa asyghili dzalimin bi
dzalimin. Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad, wa asyghili dzalimin bi
dzalimin. Wa akhrij-na min bainihim saalimin, wa 'ala aalihi wa shahbihi ajma'in
Artinya: "Ya Allah, berikanlah sholawat kepada pemimpin kami Nabi
Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang zalim dengan orang zalim lainnya.
Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan limpahkanlah sholawat kepada
seluruh keluarga dan para sahabat beliau."
Keutamaan Sholawat Asyghil
Dilansir dalam buku Kita Harus Bershalawat karya Dian Erwanto, Imam Al-Ghazali
mengatakan, satu sholawat mengandung banyak kebaikan. Sebab, eksistensi
sholawat adalah pokok dari keimanan yang jika diamalkan maka telah memperbarui
keimanan kepada Allah SWT, kemudian memperbarui keimanan kepada Rasulullah SAW.
Di samping itu, ada sejumlah manfaat bagi yang mengamalkan sholawat Asyghil.
Berikut di antaranya:
1. Dilimpahi Keberkahan
Menurut buku The Story Behind the Power of Sholawat karya Ayu Aprilianti,
sholawat atas Nabi Muhammad SAW dapat membuat kita selalu dilimpahi berkah dan
selamat dari hal-hal negatif.
2. Bernilai Ibadah
Mengamalkan sholawat bernilai ibadah seperti yang difirmankan oleh Allah SWT
dalam surah Al-Ahzab ayat 56 yang berbunyi:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓٮِٕكَتَهٗ يُصَلُّوۡنَ عَلَى
النَّبِىِّ ؕ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا
صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًا
Arab latin: Innallāha wa malā`ikatahụ yuṣallụna 'alan-nabiyy, yā ayyuhallażīna
āmanụ ṣallụ 'alaihi wa sallimụ taslīmā
Artinya: Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai
orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam
dengan penuh penghormatan kepadanya.
3. Dido'akan Malaikat
Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits, "Jika orang bersholawat
kepadaku, maka malaikat juga akan mendoakan keselamatan baginya, untuk itu
bersholawatlah, baik sedikit maupun banyak." (HR Ibnu Majah dan Thabrani)
Melantunkan sholawat Asyghil dapat pula berguna sebagai penggugur dosa dan
mengangkat derajat umat islam. Bahkan disebutkan ketika sholawat Asyghil
dikumandangkan dalam majelis, maka cahaya rahmat Allah SWT akan turun.
Sholawat ini dimunculkan pertama kali oleh cucu kelima Rasulullah SAW,
Ja'far bin Muhammad bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Ali Al-Murtadlo suami
dari Fatimah az-Zahra. Beliau adalah induk dari pendiri Mazhab Hanafi dan
pendiri Mazhab Maliki.
Sholawat Asyghil dimunculkan dalam kitab Al-Kawakibul Mudhiah di Ash - Shalati
Ala Khairil Bariyyah karangan Habib Ahmad bin Umar bin Ahmad bin Aqil bin
Muhammad bin Abdullah bin Umar Al - Hinduan al-Baalawi. Selanjutnya
dipopulerkan di tanah Nusantara oleh para ulama-ulama moderat.
Ketika sholawat Asyghil ini dikumandangkan, hati para pendengarnya pun akan menjadi bergetar dan tenang. Sehingga banyak orang yang ingin melantunkannya agar mendapat ketenangan tersebut.
Berikut bacaan sholawat Asyghil yang dikutip dari buku Kumpulan Doa, Dzikir, dan Sholawat Al Khoirot karya A. Fatih Syuhud.
Baca artikel detikhikmah, "Bacaan Sholawat Asyghil Lengkap, Ini Keutamaan dan Sejarahnya" selengkapnya https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6884897/bacaan-sholawat-asyghil-lengkap-ini-keutamaan-dan-sejarahnya.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Jumat, 10 Juli 2020
falsafah bukaan
Arti Bukaan
- Sikap berdiri tegak dengan jari-jari kedua telapak tangan menyatu/merapat dan dua ibi jari menempel di ulu hati dan jemari mengarah ke atas.
- Penghormatan, berdiri tegak dengan kedua telapak tangan yang saling bersentuhan/bertemu, dengan kedua ibu jari disatukan/merapat dan menempel di depan ulu hati dan jemari yang lain mengarah ke atas, di ikuti dengan gerakan kepala menunduk secukupnya (sikap hormat).
- Kaki kanan di geser ke samping belakang secukupnya sekitar 15 derajat sambil mengacungkan ke depan agak ke atas dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan di satukan.
- Dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan menunjuk menyentuh ke tanah / ibu pertiwi dan posisi kaki jongkok dengan menumpu pada kaki kanan dan melindungi kemaluan dengan pandangan tertuju pada lawan.
- Posisi kaki tetap jongkok, dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan di acungkan ke atas udara / bapak angkasa.
- Dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan ditempelkan di pelipis kanan.
- Jari tangan kanan mengepal kuat-kuat dan di pukulkan ke depan/ke arah lawan dan tangan kiri siap menangkis dengan pandangan mata tertuju pada lawan.
- Tangan kiri melakukan tangkisan/di sikutkan ke depan bersamaan dengan posisi kaki di rubah jongkok memindahkan berat badan dari kaki kanan ke kaki kiri dengan memutar badan setengah lingkaran.
- Dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri menunjuk menyentuh ke tanah/ibu pertiwi dan posisi kaki jongkok dengan menumpu pada kaki kiri dan melindungi kemaluan dengan pandangan tertuju pada lawan.
- Posisi kaki tetap jongkok, dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri di acungkan ke atas udara/bapak angkasa.
- Dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri di tempelkan di pelipis kiri.
- Jari-jari tangan kiri mengepal dan di pukulkan ke depan/ke arah lawan dengan pandangan mata tertuju pada lawan.
- Berdiri tegak kembali ke sikap semula (kedua telapak tangan bertemu dengan ibu jari di depan ulu hati, jari merapat dan mengarah ke atas dan kepala menunduk secukupnya/sikap hormat).
- Sebelum memulai gerakan pembukaan di awali dengan jabat tangan terlebih dahulu, karena kita tetap bersaudara walau pun akan mencoba keahlian masing - masing dalam sambung, ibarat "tega larane nanging ora tega patine".
- Apabila kita tidak sempat melakukan pembukaan, cukup berdiri tegak seperti gerakan 1.
Salam Persaudaraan .....