Falsafah PSHT

Manusia dapat dihancurkan, Manusia dapat dimatikan,
tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama manusia itu
masih Setia kepada dirinya sendiri atau ber-SH pada dirinya sendiri

Jumat, 10 Juli 2020

Arti Bukaan

Pengertian Pembukaan

          Di dalam gerakan pembukaan Persaudaraan Setia Hati Terate merupakan awal persiapan sambung atau menghadapi lawan dimana dalam setiap gerakan mengandung makna yang harus di telaah dan di pahami. Sebelum kita melakukan pembukaan terlebih dahulu kita berjabat tangan/bersalaman, disini mengandung arti kita tetap bersaudara meskipun kita akan di adu yaitu dengan prinsip "tega larane ora tega patine".
          Disini menunjukkan kebebasan pendekar Setia Hati Terate, tidak mengenal dendam dan semata-mata niat kita untuk menjalin persaudaraan yang kekal dan abadi, tidak mudah tersinggung atau menang-menangan sendiri tetapi justru harus saling menjaga/ngayomi.
          Pembukaan adalah rangkaian gerakan yang merupakan "salam pembuka" yang merupakan ciri khas perguruan yang mengandung suatu arti. Demikian juga pembukaan yang ada pada Persaudaraan Setia Hati Terate, gerakan demi gerakan mengandung arti sebagai berikut :
  1. Sikap berdiri tegak dengan jari-jari kedua telapak tangan menyatu/merapat dan dua ibi jari menempel di ulu hati dan jemari mengarah ke atas. 
  2. Penghormatan, berdiri tegak dengan kedua telapak tangan yang saling bersentuhan/bertemu, dengan kedua ibu jari disatukan/merapat dan menempel di depan ulu hati dan jemari yang lain mengarah ke atas, di ikuti dengan gerakan kepala menunduk secukupnya (sikap hormat).
  3. Kaki kanan di geser ke samping belakang secukupnya sekitar 15 derajat sambil mengacungkan ke depan agak ke atas dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan di satukan.
  4. Dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan menunjuk menyentuh ke tanah / ibu pertiwi dan posisi kaki jongkok dengan menumpu pada kaki kanan dan melindungi kemaluan dengan pandangan tertuju pada lawan. 
  5. Posisi kaki tetap jongkok, dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan di acungkan ke atas udara / bapak angkasa.
  6. Dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan ditempelkan di pelipis kanan.
  7. Jari tangan kanan mengepal kuat-kuat dan di pukulkan ke depan/ke arah lawan dan tangan kiri siap menangkis dengan pandangan mata tertuju pada lawan.
  8. Tangan kiri melakukan tangkisan/di sikutkan ke depan bersamaan dengan posisi kaki di rubah jongkok memindahkan berat badan dari kaki kanan ke kaki kiri dengan memutar badan setengah lingkaran.
Pengulangan Gerak :
  1. Dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri menunjuk menyentuh ke tanah/ibu pertiwi dan posisi kaki jongkok dengan menumpu pada kaki kiri dan melindungi kemaluan dengan pandangan tertuju pada lawan.
  2. Posisi kaki tetap jongkok, dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri di acungkan ke atas udara/bapak angkasa.
  3. Dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri di tempelkan di pelipis kiri.
  4. Jari-jari tangan kiri mengepal dan di pukulkan ke depan/ke arah lawan dengan pandangan mata tertuju pada lawan.
  5. Berdiri tegak kembali ke sikap semula (kedua telapak tangan bertemu dengan ibu jari di depan ulu hati, jari merapat dan mengarah ke atas dan kepala menunduk secukupnya/sikap hormat).
Catatan :
  • Sebelum memulai gerakan pembukaan di awali dengan jabat tangan terlebih dahulu, karena kita tetap bersaudara walau pun akan mencoba keahlian masing - masing dalam sambung, ibarat "tega larane nanging ora tega patine"
  • Apabila kita tidak sempat melakukan pembukaan, cukup berdiri tegak seperti gerakan 1.
          Kurang lebihnya itulah "Arti Pembukaan Persaudaraan Setia Hati Terate" yang dapat saya bagikan untuk Saudara dimanapun berada. Silahkan dapat Saudara bagikan kepada yang lainnya sekedar untuk berbagi dan menambah wawasan. Sekian ..... dan terimakasih .....

Salam Persaudaraan .....  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar