Falsafah PSHT

Manusia dapat dihancurkan, Manusia dapat dimatikan,
tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama manusia itu
masih Setia kepada dirinya sendiri atau ber-SH pada dirinya sendiri

Selasa, 28 Januari 2020

Aja Gampang Lelungan

Ngger... 
Aja gampang lelungan yen durung ngerti dalan lan papan dununge...
Aja gampang memangan yen durung ngaweruhi rasa paedahe sing dipangan...
Aja pisan-pisan manganggo yen durung ngaweruhi carane ngrasuk busana...

Tegese ngene ngger... sing jenenge wong lelungan kuwi mesti duwe tujuan, lan syarat saranane tekan marang tujuan sing paling penting kudu ngerti dalan... 
Mula ngger,,, aja grusa-grusu lumaku merga nuruti nafsu... Kudu dipilah lan dipetung, dipilah supaya ora salah anggone milih dalan, dipetung kanti jangkep syarat sarana sangune laku...

Semono uga ing bab panganan, kudu mangerteni apa wae rasa lan faedahe sing dipangan... aja mung anggere mangan, apa maneh mangan sing dudu duweke, iku gedhe siku dendane...

Kang pungkasan ngger... 
Aja pisan-pisan manganggo yen kowe durung mangeruhi carane mgrasuk busana...
Tegese kowe kudu ngerti empan papan, senadjan busana iku amung bungkus, nanging iku uga isa dadi ajining diri... 
Mula ngger, manganggo apa wae kuwi kudu mangeruhi carane ngrasuk busana... Kudu isa angon kahanan... Nyelarasake panggonan lan kebutuhan...


Saudara VS Persaudaraan

Jika ada yang bertanya, adakah  kaitan antara saudara dan kebahagiaan, jawabannya mungkin akan mengagetkan: 
tidak ada kaitannya.

Saudara tidak akan membuat kita bahagia. 

Yang membuat kita bahagia adalah persaudaraan.

Saudara adalah orang-orang yang terhubung dengan kita karena pertalian darah, berdimensi fisik.

Persaudaraan adalah orang-orang yang terhubung dengan kita karena pertalian hati, berdimensi spiritual.

Jika menilik sejarah, banyak kejahatan yang dilakukan oleh saudara kepada saudaranya sendiri. 
Kisah pembunuhan pertama dalam sejarah umat manusia, antara Qabil dan Habil, dilakukan oleh saudara atas saudaranya sendiri. 

Begitu pula dalam kisah konspirasi saudara-saudara Nabi Yusuf untuk melenyapkannya.

Jika dalam kasus Qabil dan Habil berlaku kejahatan oleh saudara one-on-one, dalam kisah Nabi Yusuf yang terjadi adalah persekongkolan jahat oleh sesama saudara. 

Kisah-kisah ini mengajarkan kepada kita bahwa saudara yang bertali secara darah (fisik) bisa menjadi musuh saat tidak ada pertalian hati (spiritual).

Ada 4 tipe manusia dalam konteks saudara dan persaudaraan:

1. Saudara yang menunjukkan persaudaraan. 
Inilah surga.

2. Bukan saudara namun menunjukkan persaudaraan. 
Ini adalah kebahagiaan (happiness).

3. Bukan saudara dan tidak menunjukkan persaudaraan. 
Ini disebut ketidakbahagiaan (unhappiness).

4. Saudara tapi tidak menunjukkan persaudaraan. 
Inilah neraka.

Jika ada orang yang bukan saudara dan dia tidak menunjukkan persaudaraan kepada kita, kita bisa dengan mudah menghindarinya. 
Kita bisa memilih komunitas lain tanpa harus bertemu dengannya.

Namun akan lebih berat bagi kita jika yang tidak menunjukkan persaudaraan itu adalah saudara kita sendiri. 
Di sinilah kita perlu memaknai setiap kondisi yang kita hadapi agar tidak mengalihkan kita dari kebahagiaan.

Kepada mereka yang tidak menunjukkan persaudaraan, kita bisa memaknainya sebagai cara Tuhan untuk menjadikan diri kita agar menjadi manusia yang lebih baik. 
Hilangnya rasa persaudaraan dari saudara kita tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk merayakan setiap momentum dalam hidup kita.

Apa yang dibutuhkan untuk memunculkan rasa persaudaraan khususnya antara sesama saudara? Kata kuncinya adalah: "Saling terhubungkan (connectedness)" 
Rasa terhubung satu sama lain, rasa bahwa kita adalah satu tubuh. 
Di saat ada bagian dari tubuh kita yang sakit, maka seluruh tubuh akan merasakannya. 
Demikian pula sebaliknya, saat bagian tubuh yang sakit itu pulih, seluruh tubuh merasakan kesegaran.

Ada 2 ciri Saling terhubungkan (connectedness):

Kita merasa senang jika saudara kita mendapatkan kebaikan, dan kita merasa sedih saat saudara kita mendapatkan keburukan. Inilah yang dianalogikan sebagai satu tubuh.

Kita selalu berhubungan dengan saudara kita meski kita sedang tidak membutuhkannya.

Semoga bisa menjadi inspirasi agar bisa menjadi saudara yang baik dan selalu menjaga persaudaraan.

Mohon maaf lahir dan batin buat semua saudaraku bilamana pendapat ini keliru...

"Salam Persaudaraan"

Senin, 13 Januari 2020

Alat Musik Tradisional

Alat Musik Daerah

Alat Musik Daerah

Alat Musik Daerah – Alat musik merupakan sebuah media yang umumnya digunakan sebagai pengiring pertunjukan. Tidak hanya itu, nyatanya beberapa peralatan tersebut juga erat kaitannya dengan sejarah atau budaya dari tempat asalnya.

Hal ini pula yang juga berlaku di Indonesia. Seperti kita tahu, di Indonesia terdapat banyak sekali alat musik daerah dengan ciri khasnya masing-masing.

Bukan hanya dari segi bentuk, beberapa diantaranya juga mampu menghasilkan suara yang merdu. Untuk lebih lengkapnya, bisa simak penjelasan di bawah ini.


Fungsi Alat Musik Daerah

Alat Musik Daerah

Seperti kita tahu, Indonesia merupakan negara yang kaya akan segala potensi di seriap daerah. Tidak hanya hasil bumi saja, kesenian dan budaya di setiap daerah pun memiliki keunikan masing masing. Membicarakan soal pertunjukan seni dan budaya, pasti tidak akan jauh dari alat musik yang digunakan.

Umumnya dalam pertunjukan seni dan budaya kita selalu melihat berbagai alat musik yang digunakan untuk pemain. Tidak hanya alat musik modern saja, alat musik tradisional pun masih banyak yang digunakan sampai sekarang. Hal ini tentunya bisa memberikan dampak positif bagi generasi selanjutnya.

Nah, seperti kita tahu di setiap daerah khususnya di Indonesia pasti memiliki alat musik tradisional yang bermacam-macam. Bukan hanya untuk mengiringi pertunjukan, nyatanya beberapa alat musik ini bisa menjadi bukti sejarah maupun sarana edukasi bagi masyarakat. Untuk pembahasan yang lebih lengkap silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Nama Alat Musik dan Daerah Asal

No
Nama Daerah
Alat Musik/gambar
Jenis Bunyi
1ACEHSERUNE KALEEAEROFON
2SUMATERA UTARAARAMBAIDEOFON
3SUMATERA BARATSALUANGAEROFON
4RIAUGAMBUSKORDOFON
5JAMBIGAMBUSKORDOFON
6SUMATERA SELATANACCORDIONAEROFON
7BENGKULUDOLLMEMBRANOFON
8LAMPUNGBENDEIDEOFON
9KEPULAUAN BANGKA BELITUNGGENDANG MELAYUMEMBRANOFON
10KEPULAUAN RIAUGENDANG PANJANGMEMBRANOFON
11DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTATEHYANKORDOFON
12JAWA BARATANGKLUNGIDEOFON
13JAWA TENGAHGAMELANIDEOFON
14DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTAGENDANGIDEOFON
15JAWA TIMURBONANGIDEOFON
16BANTENGENDANGMEMBRANOFON
17BALICENGCENGIDEOFON
18NUSA TENGGARA BARATSERUNAIAEROFON
19NUSA TENGGARA TIMURSASANDOCHORDOFON
20KALIMANTAN BARATTUMAMEMBRANOFON
21KALIMANTAN TIMURSAMPEKORDOFON
22KALIMANTAN TENGAHJAPENKORDOFON
23KALIMANTAN SELATANPANTINGKORDOFON
24SULAWESI UTARAKOLINTANGIDEOFON
25SULAWESI TENGAHGANDAMEMBRANOFON
26SULAWESI SELATANKESOCHORDOFON
27SULAWESI TENGGARALADOLADOIDEOFON
28GORONTALOGANDAMEMBRANOFON
29SULAWESI BARATKECAPIKORDOFON
30MALUKUNAFIRIMEMBRANOFON
31MALUKU UTARAFUAEROFON
32APUA BARATGUOTOKORDOFON
33PAPUATIFAMEMBRANOFON

Macam-Macam Alat Musik Daerah Di Indonesia

Alat Musik Daerah

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, Indonesia memiliki banyak sekali ragam alat musik tradisional maupun modern. Bahkan diantaranya juga sudah ada yang terkenal sampai ke luar negeri. Selain sebagai alat musik, nyatanya beberapa diantaranya juga kental dengan nilai budaya dan kearifan lokal masyarakatnya. Untuk itu, berikut akan dijelaskan macam-macam alat musik daerah di Indonesia. Diantaranya:

Baca juga: Alat Musik Pukul

1. Sasando

Alat musik daerah di Indonesia pertama adalah sasando. Alat musik ini tentunya sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Selain bentuknya yang unik, suara yang dihasilkan pun sangatlah merdu. Hal yang membuat sasando unik adalah penggunaan bahan alami berupa daun lontar sebagai bahan utamanya. Menarik bukan?

Alat musik ini merupakan alat musik khas Tanah Rote yaitu sebuah wilayah di Nusa Tenggara Timur. Cara memainkannya yaitu dengan cara dipetik layaknya gitar. Namun, tidak semua orang bisa memainkannya secara merdu karena harus memiliki teknik tertentu. Nama sasando sendiri mulai terkenal sejak digunakan kontes dalam acara WOW 2013.

2. Angklung

Pernah mendengar alat musik angklung? Ya, alat musik berbahan dasar bambu ini tentunya sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat. Selain bentuknya yang unik, ternyata bunyi yang dihasilkan pun sangatlah merdu. Angklung berasal dari wilayah Jawa Barat dan sudah diakui sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO.

Selain dimainkan sendiri, angklung juga bisa dipadukan dengan alat musik seperti dalam orchestra atau pertunjukan seni. Tidak hanya orang Indonesia saja yang menyukainya, banyak juga orang asing yang tertarik untuk mempelajarinya. Dengan melihat hal tersebut tentunya bangsa Indonesia bangga memiliki alat musik daerah yang bisa dibilang mendunia.

3. Kendang

Selain yang sudah dijelaskan diatas, masih ada lagi alat musik tradisional Indonesia yang perlu diketahui yaitu kendang. Secara umum, alat  musik ini sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Kendang umumnya sering digunakan dalam pertunjukan bertema masyarakat Jawa.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, kendang merupakan alat musik khas dari Jawa khususnya Jawa Timur. Cara memainkannya adalah dengan cara dipukul. Terdapat 2 sisi yang bisa dipukul pada alat musik ini. Dan setiap sisi memiliki nada yang berbeda dan saat dimainkan biasanya akan disesuaikan dengan alat musik lainnya.

4. Gamelan

Alat musik tradisional lainnya yang juga berasal dari Pulau Jawa adalah gamelan. Secara umum alat musik ini terdiri dari beberapa alat musik instrumen dasar maupun pengiring. Meski terbilang kuno, nyatanya gamelan masih banyak digunakan dalam beberapa acara seperti wayang, kuda lumping, atau semacamnya.

Sama seperti angklung, alat musik gamelan juga sudah mendunia. Bahkan tidak sedikit warga asing yang ingin belajar lebih dalam tentang alat musik asli Indonesia ini. Bahkan gamelan sudah menjadi kurikulum wajib di beberapa sekolah di Amerika dan New Zealand.

5. Bonang

Bonang juga termasuk salah satu alat musik daerah yang patut untuk dilestarikan. Alat ini merupakan alat musik dari tanah Jawa khususnya Jawa Timur. Cara memainkannya yaitu dengan cara dipukul pada satu sisi atasnya.

Seperti alat musik di Jawa lainnya, bonang ternyata juga sudah sangat mendunia. Tidak sedikit pula wisatawan yang berkunjung langsung ke Indonesia untuk mempelajarinya. Biasanya bonang digunakan dalam acara perkawinan atau acara adat khususnya di Jawa.

6. Kecapi

Selain alat musik pukul, Indonesia juga memiliki alat musik petik lainnya yaitu kecapi. Asal mula alat musik ini adalah dari Sulawesi barat. Meski memiliki bentuk yang sederhana, nada yang dihasilkan mampu memberikan kepuasan tersendiri bagi pendengarnya.

Dalam pertunjukkannya biasanya kecapi dimainkan seorang diri. Hal ini dikarenakan kecapi memiliki nada yang unik dan berbeda pada setiap senarnya. Suara yang dihasilkan alat musik ini sangat cocok untuk sarana relaksasi diri.

7. Gong

Dari banyak sekali alat musik daerah di Indonesia, gong juga termasuk alat musik yang sampai saat ini masih sering digunakan dalam pertunjukan. Berbahan dasar dari kuningan, alat ini mampu memberikan efek suara yang unik. Biasanya gong digunakan dalam pergelaran wayang atau kesenian masyarakat Jawa.

Seiring dengan perkembangan jaman, gong bukan hanya sebagai alat musik saja. Bahkan saat ini gong juga digunakan sebagai simbol tanda perdamaian antar bangsa. Dan biasanya ukuran yang digunakan untuk simbol perdamaian dibuat cukup besar.

Baca juga: Alat Musik Petik

8. Genggong

Pernah mendengar kata genggong? Untuk masyarakat awam mungkin alat musik ini sangat asing di telinga. Ya, genggong merupakan sebuah alat musik tradisional yang berasal dari Sumatra Selatan. Untuk memainkannya yaitu dengan cara ditiup layaknya harmonica.

Uniknya, alat musik ini dulunya dipakai oleh para petani ketika beristirahat. Meski terbilang sederhana, nyatanya nada yang dihasilkan juga cukup merdu. Selain bentuknya yang simpel nyatanya genggong juga menyimpan sejarah kearifan lokal bagi masyarakat di Sumatra selatan.

9. Saluang

Masih dari wilayah Sumatra tepatnya di Sumatra Barat ada alat musik tradisional lain yang perlu dilestarikan namanya saluang. Secara umum alat ini mirip dengan suling. Tapi ada perbedaan terutama pada lubang udaranya.

Pada saluang hanya terdapat 4 lubang saja dan tentunya nada yang dihasilkan lebih sederhana dibandingkan suling. Selain sebagai alat musik tradisional, ternyata saluang juga memiliki nilai magis. Konon katanya alat ini mampu menghipnotis penontonnya.

10. Tifa

Berpindah ke wilayah timur Indonesia tepatnya di Papua ada alat musik daerah yang bernama tifa. Ya, alat musik ini merupakan alat musik khas terutama untuk masyarakat Maluku dan Papua. Cara memainkan tifa adalah dengan cara dipukul dengan bentuk fisik seperti tube.

Meski memiliki bentuk yang sederhana, ternyata tifa ini cukup diminati oleh turis yang sedang berkunjung. Tidak hanya itu, alat musik ini juga sering dibeli untuk oleh oleh maupun cinderamata. Uniknya lagi, di setiap pembuatan ada diberi ukiran khas Maluku atau Papua yang membuat nilai estetika alat ini semakin tinggi.

Alat Musik Daerah


Sabtu, 11 Januari 2020

Utamakan Adab Sebelum Ilmu


Adab menurut bahasa adalah kesopanan, tingkah laku yang baik, kehalusan budi dan tata susila. Adab juga berarti pengajaran dan pendidikan yang baik sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "(Sesungguhnya Allah telah mendidikku dengan adab yang baik dan jadilah pendidikan adabku istimewa)." Islam tak hanya menekan pentingnya ilmu. Akhlak mulia juga sangat penting, bahkan lebih penting lagi.

Sabda Rasulullah menegaskan hal itu, 'sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia." Imam Malik bin Anas adalah salah satu ulama besar. Beliau adalah guru dari Imam Syafi`i dan sahabat berdiskusi Imam Abu Hanifa. Semua kejeniusan Imam Malik tidak lepas dari peran ibunya. Ibunya ingin agar Imam Malik menjadi seorang ulama, maka ia mengirimnya untuk belajar di rumah seorang ulama besar bernama Rabi`ah biin Abdurrahman.

Sebelum berangkat ibunya berpesan "pelajarilah adab Syaikh Rabi`ah sebelum belajar ilmu darinya." Adab memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam menuntut ilmu , terlihat dari kisah Abdurrahman bin Al-Qasim, salah satu murid Imam Malik. Ia bercerita bahwa "aku mengabdi kepada Imam Malik selama 20 tahun, 2 tahun diantaranya untuk mempelajari ilmu dan 18 tahun untuk mempelajari adab. seandainya saja aku bisa jadikan seluh waktu tersebut untuk mempelajari adab (tentu aku lakukan)."

Begitu pentingnya adab dalam diri seseorang sehingga ulama berkata "belajar satu bab adab lebih baik daripada engkau belajar 70 bab ilmu." Terdapat kisah, suatu hari Ubay bin Ka'ab sedang menggunggu kendaraan, maka Ibnu Abbas (saudara sepupu nabi) segera mengambil hewan kendaraannya agar Ubay bin Ka'ab menaikannya kemudian Ibnu Abbas berjalan bersamanya.

Maka berkatalah Ubay bin Ka'ab kepadanya, "Apa ini, Wahai Ibnu Abbas?", Ibnu Abbas menjawab, "Beginilah kami diperintahkan untuk meghormati ulama kami." Ubay menaiki kendaraan sedangkan Ibnu Abbas berjalan dibelakang hewan kendaraannya. Ketika turun, Ubay bin Ka'ab mencium tangan Ibnu Abbas. Lalu Ibnu Abbas bertanya, "apa ini?"

Ubay bin Ka'ab menjawab, "Begitulah kami diperintahkan untuk menghormati keluarga Nabi kami." Adab merupakan pondasi agama. Orang yang beradab akan dicintai  masyarakat, orang yang tidak beradab hidupnya tidak diberkahi Allah dan ilmunya juga tidak bermanfaat. Sekarang kita berada pada  suatu zaman degradasi moral, mereka hanya mengutamakan memperbanyak ilmu, hafalan dan membaca saja namun meremehkan adab atau sopan santun.

Ibnu Mubarak mengatakan, "Barangsiapa meremehkan adab, niscaya dihukum dengan tidak memiliki hal-hal sunnah. Barang siapa meremehkan sunnah-sunnah, niscaya dihukum dengan tidak memiliki (tidak mengerjakan) hal-hal yang wajib. Dan barang siapa meremehkan hal-hal yang wajib, niscaya dihukum dengan tidak memiliki makrifah." Wallahu a`lam.

Kamis, 09 Januari 2020

Mas Sipit

Tidak banyak yang mengenal sosok beliau, beliau adalah Mas Tri Susilo Haryono perangkai dari materi Jurus Toya yang sampai detik ini masih digunakan sebagai materi baku dan wajib di PSHT dan meskipun Jurus Toya adalah buah dari pemikiran beliau tapi beliau tidak semata mata mengklaim itu adalah sebagai MILIK PRIBADI sejalan dengan sifat dan sikap para sesepuh SH Terate yang sudah lama berpulang.
Dokumentasi Mas Tri Susilo Haryono bersama Ketua Majelis Luhur Mas RB. Wiyono.

Sapta Wasita Tama ke 6 Barang siapa mengaku hasil karyanya menjadi milik sendiri terbelenggulah ia lahir bathin.
(ikrar,rizki)

Paradigma Ajaran Setia Hati

Paradigma Ajaran Setia Hati: Antara Pengakuan dan Kenyataan.

• Mengaku ngugemi "SURODIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI", kenyataanya: banyak sekali menyelesaikan masalah dengan kekerasan, bukan hanya dengan orang lain bahkan dengan saudaranya sendiri.

• Mengaku ngugemi "NGELURUG TANPO BOLO", kenyataanya: bahkan untuk menyelesaikan masalah internal dengan sedulur harus melibatkan banyak warga. Orang yang mestinya bisa menyelesaikan dengan cara pembicaraan malah menggerakan para warga untuk menghadapi.

• Mengaku ngugemi "MIKUL DUWUR, MENDHEM JERU", kenyataan: permasalahan yang terjadi di internal organisasi sampai dibawa-bawa ke media sosial. Ketidaksesuaian paham atau pandangan digunakan untuk menjelek-jelekan di hadapan para warga yang menjadi pengikut, bahkan kepada warga yang baru disahkan. Ironisnya ini dilakukan oleh warga senior bahkan sudah mencapai trap (tingkat) 2.

• Mengaku ngugemi "OJO GAWE SUSAHE LIYAN, OPO ALANE GAWE BUNGAHE LIYAN" kenyataanya: berbondong-bondong membawa pengikutnya untuk ribut dengan saudaranya, yang akhirnya membuat masyarakat menjadi takut. Lebih ironis lagi terjadi pemaksaan dan saling intimidasi.

• Mengaku ngugemi "ORA ONO KAMULYAN TANPO PASEDULURAN", kenyataanya: malah memecahbelah persaudaraan dengan bermusuhan bahkan saling mengancam. Ironisnya sampai melakukan pemukulan.

• Mengaku ngugemi "SANG PENJAGA AJARAN", kenyataanya: Ajaran yang mana yang dijaga? Coba lihat yang tertulis di atas, kira-kira ajaran apa yang dijaga? Ajaran SETIA HATI?!

• Mengaku ngugemi "SEDULURAN TANPO WATES", kenyataanya: telah membatasi seduluran dengan membuat kelompok sendiri-sendiri.

• Mengaku ngugemi "ILMU SETIA HATI", kenyataanya: Ada mukadimah yang menjadi pokok ajaran dan sumpah yang pernah diucap. Namun kenyataanya banyak sekali yang dilanggar. Cukup satu saja contoh: dilarang berkelahi sesama saudara, apakah ini diugemi..?! Silakan dipikir dan dirasakan, itu MELANGGAR SUMPAH. pasti semua sudah paham apa itu hukum karma, tapi apakah itu ditakuti? Banyak yang tidak takut. Jika sudah demikian apakah itu yang disebut SETIA HATI?!

(SHTERATE.COM)

Senin, 23 Desember 2019

BADAN HUKUM PSHT

*BADAN HUKUM ORGANISASI PSHT ADALAH LANGKAH FINAL DAN TIDAK ADA LAGI DUALISME ORGANISASI PSHT*

Poro kadang warga PSHT kang kinasih dimanapun berada, dengan terbitnya Legalitas Badan Hukum oleh Kemenkumham dengan nomer : *AHU-0010185.AH.01.07.TAHUN 2019* serta *Pengumuman Berita Negara No. 078 tentang pendirian Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate*

Dengan ini di sampaikan hal-hal sbb :

1. Kepengurusan Organisasi PSHT yg sah dan legal adalah Kepengurusan hasil Parluh 2016 dengan Ketua Umum *Dr. Ir. Muhammad Taufiq, MSC*.

2. Di instruksikan kepada seluruh pengurus Korwil dan pengurus Cabang PSHT segera menyampaikan surat pemberitahuan dan legalitas organisasi kepada Forkopimda setempat.

3. Melakukan konsolidasi internal di masing2 Korwil dan Cabang dengan mengutamakan langkah2 persuasif dan dialog yg dilandasi cinta kasih dan persaudaraan.

4. Tetap fokus kepada program kerja dan melakukan pembinaan berkesinambungan berpedoman kepada ajaran PSHT.

5. Serahkan sepenuhnya penyelesaian masalah Yayasan kepada Pengurus Yayasan yg telah melakukan langkah2 startegis dalam bidangnya.

6. Serahkan sepenuhnya kepada PP yg terus melakukan langkah2 konstruktif dan terukur utk menyelesaikan masalah di tingkat pusat.

7. Ikhtiar Bathin dengan terus berpikir dan bertindak positif dengan melakukan doa yg baik2 dari hati dan pikiran yg bersih.

Semoga segala upaya yg kita lakukan bersama selalu mendapatkan pertolongan dan berkah Allah SWT.

Aamiin

Disampaikan oleh:
*BIRO HUMAS PSHT PUSAT MADIUN*

Selasa, 17 Desember 2019

SUSUNAN PENGURUS PSHT 2016-2021

Berikut Adalah Susunan Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat 
periode 2016-2021 adalah sebagai berikut :

A. Majelis Luhur:
1. Ketua : Ir. BPR Wiyono
2. Sekretaris : T. Willis Gerilyanto SH, MH. M.Mar
3. Anggota : Ir. Eddy Asmanto
4. Anggota : Ir. Bambang Kartono, MBA, MTh
5. Anggota : KRT Tjiptardjo Mudji Nugroho
6. Anggota : C.Dayad, S.Sos 
7. Anggota : Ir. Suryono
8. Anggota : Drs. Simun Sofyan, S.Sos 
9. Anggota : Temon Suparlan Hadi Prayitno 

B. Dewan Harkat Martabat:
1. Ketua : H. Adi Prayitno Spd
2. Wakil Ketua : Brigjen Pol (Purn) Lanjar Sutarno SE
3. Sekretaris : AKBP Pol (Purn) Suparmin SH
4. Anggota : Kol. AL. (Purn) Bambang Subagijo
5. Anggota : Drs. Muchlas MM
6. Anggota : Drs. Nur Ali, MBA
7. Anggota : Tri joko Santoso SH

C. Pengurus Pusat:
1. Ketua Umum : DR.Ir.H.Muhammad Taufiq, SH.M.Sc.
2. Ketua Bidang Teknik : Ir. Harun Sunarso, M.Sc
3. Ketua Bidang Kerohanian : Drs. Djimun
4. Ketua Bidang Organisasi : Bambang Hernux Sugiharto, SE
5. Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat : drh. Subono Widoyoko
6. Sekretaris Umum : Ir. Purwanto Budi Santoso
7. Sekretaris I : Drs. Sri Harijanto
8. Sekretaris II : Kol. Pur. Susiani, SH.
9. Bendahara Umum :H. Heru Priyatno, SH, M.Si
10. Bendahara I : Untung Tri Wahyudi
11. Bendahara II : Irul Trishima Atias, S.Or
12. Biro Umum :
      Diyono, SPd
      Ali Junaidi, ST, M.Hum
      Yovi Devitra
      Ribut Giyono, Spd, MM
      Johanes Iwan A, S.Kom
13. Biro Hubungan Masyarakat :
      H. Agus Subagyo, SH
      Dra. Ec. Eva K. Sundari, MA, MDE
      Kombes Pol. Puja Laksana
      Syarif Prasetyo, S.Si., M.Si
      Johanes Iwan A, S.Kom
      Lilik Supanto
      Hendra W Saputro
14. Biro Hukum : 
      DR. Maryano, SH, MH, CN
      Suprijadi, SH, MH
      Bambang Suprianta, SH
      Runik Erwanto, SH
      Aribowo, SH
15. Departemen Teknik Pencak Silat Tradisi :
      Mandiono
      Sipit Trisusilo Haryono
      Sugito, RH
      Senan
      M. Hervin
      Martstalinta
      Rebi
      Syaeful Hakim
15. Departemen Teknik Pencak Silat Prestasi:
     Sunarno, SH
     DR. Awan Haryono
     Katmudjiono Sumoprawiro
     Edi Suhartono
     Pandji Santoso
     Endang Sawiri Margono
     Ahmad Naim
     Murod
     Suratno
     Moh. Subchan, SE
17. Departemen Pencak Silat Bela Diri Praktis:
     dr. Kun Sriwibowo, S.Pb.Finac
     Gunawan
     Brigjen TNI Totok Imam Santoso
     Suwardi
     Pramono
     Robi Radiastanto Satya
     Bayu Hadisaputro
18. Departemen Pengajaran Budi Luhur :
      DR.H.Djoko Hartono, S.Ag, M.Ag, MM
      Drs. Andreas Trisanyoto CS. MM
      Ahmad Rohim
      Drs. Arif Hudayanto
19. Departemen Pembinaan Organisasi :
      Brigjen Pol. Drs. Syamsul Sidiq
      Darminto, SE
      M. Agus Susilo, SH, M.Si
      Kolonel Chb, Mardika, SH, MM, MSc
20. Departemen Hubungan Kelembagaan :
      Fahmi Wardi
      Gambiyanto Suryo
      H.Malik
      M. Asrori, SE
      Aji Antoko Margono
      Drs. Puji Santoso
21. Departemen Pemberdayaan Anggota :
      Drs. Maulana Cholid
      Ir.Moch Noor Sudrajat
      Drs. Yugianto
      Ir.Zaki Ibnu Fajrie, MM
      Ir.Hermawan Sutanto
      Diman
22. Departemen Pengabdian Masyarakat :
      Sugiyono
      Anung Soleh
      Dwi Priyono
      Joko Broto, SE, MM
      dr. Sigit Nurfianto, SpOG
23. Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan :
      Sulandjari Rahardjo
      Eni Sri Rahayuningsih
      Sri Handayani
      Nia Arfianty
      Eka Ardiana
24. Departemen Bina Ajaran dan Kajian Setia Hati :
     KH. Hasyim Ashari
     Suryo Ediyono, M.Hum.
     Totok Turisbianto, M.Si
     Catur Hendrarto.

🙏🙏🙏🙏🙏
Creative Media KORLAP_PSHT

Kamis, 05 Desember 2019

Ciri-ciri Anak Stunting dan Cara Mengatasinya


Ilustrasi anak Indonesia.
Ilustrasi anak Indonesia. (Foto: Shutterstock)

Berdasarkan hasil Riset Dasar Kesehatan (Riskesdas) 2018 yang dilakukan Kemenkes, prevalensi anak stunting di Indonesia mencapai 30,8 persen. Anak di bawah lima tahun atau balita menjadi sampel riset tersebut. Artinya, sekitar 1 dari 3 balita di Tanah Air menderita stunting.

Oleh karena itu, setiap orang tua harus mewaspadai ciri-ciri stunting pada anak. Pasalnya, jika masalah gizi kronis itu terlambat ditangani, akan berdampak hingga si kecil dewasa. Tak hanya bertubuh pendek, anak juga rentan terkena penyakit degeneratif seperti obesitas.

Anda mungkin berpikir si kecil lebih pendek daripada anak-anak seusianya karena faktor genetik. Anggapan itu mungkin benar, sebab faktor genetik memegang peran besar pada tinggi badan anak. Namun Anda perlu ingat faktor lingkungan juga mempengaruhi, termasuk asupan gizi.

Ilustrasi anak Indonesia.
Ilustrasi anak Indonesia. (Foto: Shutterstock)

Berikut ciri anak stunting yang perlu Anda waspadai:

- Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), anak dikatakan stunting jika tinggi badan menurut usianya di bawah minus 2 standar deviasi dari median Standar Pertumbuhan Anak WHO.

- Pertumbuhan giginya terlambat

- Proporsi tubuhnya normal namun anak terlihat lebih muda daripada anak seusianya.

- Berat badannya rendah, tapi punya pipi yang chubby karena persebaran lemak yang tidak merata

- Pertumbuhan tulang terlambat

- Menurut Buku Saku Desa Penanganan Stunting yang dikeluarkan Kemenkes, anak stunting juga cenderung punya performa buruk pada tes perhatian dan memori belajar.

Jika Anda mendapati gejala stunting tersebut pada anak usia kurang dari dua tahun, belum terlambat untuk menanganinya. Sebab si kecil masih menjalani 1000 hari pertama kehidupan. Pada periode ini, tumbuh kembang anak masih dapat dikejar lewat nutrisi dan stimulasi, Moms.

Penanganan atau intervensi stunting pada anak di bawah 2 tahun dapat dilakukan dengan memberikan ASI. Berikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan, lalu dilanjutkan dengan tambahan memberikan makanan pendamping ASI hingga usianya 2 tahun atau lebih.

Untuk anak usia 7-23 bulan, Anda juga bisa memberikan obat cacing dan suplemen zat besi atas resep dokter. Asupan zat besi dalam makanan sehari-hari juga perlu ditambah, misalnya dengan rutin memberi daging merah, kacang-kacangan, sayur bayam, dan lain-lain.

Ilustrasi bayi menimbang berat badan.
Ilustrasi bayi menimbang berat badan. (Foto: Shutterstock)

Orang tua juga diharapkan memberikan imunisasi lengkap, rutin mengecek tumbuh kembang balita ke Posyandu, memenuhi kebutuhan air bersih, serta menjaga kebersihan lingkungan rumah.

Lantas, bagaimana jika stunting baru diketahui setelah anak berusia lebih dari 2 tahun?

Mengutip laman Adoption Nutrition, anak stunting lebih dari usia 2 tahun berisiko tidak bisa memenuhi potensi pertumbuhan yang hilang meski nutrisinya dipenuhi setelah itu. Anak-anak dengan riwayat stunting juga berisiko mengalami keterlambatan kognitif dan kemampuan belajar.

Hal itu juga dipaparkan oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dalam acara Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) di Hotel Bidakarya, Jakarta Selatan, pada Juli 2018.

“Kalau sampai 5 tahun (anak stunting) ini baru dicecer makanan, bukannya tinggi malah besar ke samping. Nanti korelasinya ke penyakit tidak menular makin meningkat,” ungkap Nila.

Bukan berarti anak stunting usia 2 tahun ke atas tidak ada harapan, Moms. Ia juga bisa tumbuh meski lebih pendek daripada teman-teman sebayanya. Hanya, pemenuhan nutrisi sehari-hari harus lebih waspada agar tak terkena obesitas.

Syair kekhususan Nabi Muhammad | Lam Yahtalim

Syair ini menceritakan Sebagian kekhususan Nabi Muhammad Shalallohu alaihi Wassalam.


لَمْ يَحْتَلِمْ قَطُّ طَهَ مُطْلَقًا أَبَدَا
Kanjeng Nabi Muhammad ora tahu ingimpi olo
وَمَا تَثَائَـبَ أَصْلاً فِىْ مَدَى الزَّمَنِ
Lan ugo o-ra tahu angob sa’lawase mongso
مِنْهُ الدَّوَابُ فَلَمْ تَهْرَبْ وَمَا وَقَعَتْ
Gegremetan ora podo mlayu maring njeng nabi
ذُبَابَةٌ أَبَدًافِى جِسْمِهِ الْحَسَنِ
Saking baguse badan laler menclok ora wani
بِخَلْفِهِ كَأَمَامٍ رُؤْيَةً ثَبَتَا
Podo wae priksaan mburi karo ngarepan
وَلَايُرَى أَثْرُبَوْلٍ مِنْهُ فِيْ عَلَنِ
Lan ora ono labete uyuh ingda-lem kelahiran
وَقَلْبُهُ لَمْ يَنَمْ وَالْعَيْنُ قَدْ نَعَسَتْ
Lan penggalihe ora sa-re tapi peningale
وَلَايُرَى ظِلُّهُ فِى الشَّمْسِ ذُوْفَطَنِ
Lan lamon pepanasan tanpo o-no layange
كَتْفَاهُ قَدْ عَلَتَا قَوْمًا إِذَاجَلَسُوْا
Lan pundak lorone ngunggu-li wong le-lenggahan
عِنْدَالْوِلاَ دَةِ صِفْ يَا ذَابِمُحْتَتَنِ
Lan naliko den putro-a-ken wus den sunati
هَذِه الَخَصَائِصُ فَاحْفَظْهَا تَكُنْ أَمِنَ
Iki khosi-at rolas ayo podo den apalno
مِنْ شَرِّنَارٍ وَسُرَقٍ وَمِنْ مِحَنِ
Supoyo sla-met soko geni maling lan cubo.

Terjemah bebas syair di atas:
1. Nabi Muhammad SAW selama hidupnya tidak pernah mengalami ihtilam atau mimpi basah.
2. Beliau SAW selama hidupnya juga tidak pernah angop atau menguap karena mengantuk atau capek.
3. Semua jenis hewan yang ada di bumi, apabila didekati oleh Nabi, hewan tersebut tidak akan menjauh / lari dari Nabi. Mereka menjadi jinak seolah bertemu dengan pawangnya.
4. Badan Nabi SAW yang sangat gagah dan rupawan, tidak pernah sekalipun dihinggapi oleh lalat.
5. Tak ada bedanya antara, ketika di belakang Nabi SAW ataupun di depannya: bagi para Sahabat, di belakang ataupun di depan Nabi, aura positif dan feel-nya tetap sama, sehingga takkan mengurangi rasa ta'dhim mereka. Sedangkan bagi Nabi SAW, Nabi akan tetap pirso dengan apapun yang terjadi dari arah belakang Beliau, seperti halnya Beliau pirso dengan kejadian yang ada di hadapan Beliau.
6. Nabi SAW, apabila buang air kecil tidak ada bekasnya: langsung kering dan tak berbekas sedikitpun.
7. Hati Nabi SAW tak pernah tertidur sedetikpun (tentunya untuk beribadah kepada-Nya), meskipun mata Nabi SAW telah mengantuk.
8. Bila berjalan di bawah terik matahari, maka bayangan Nabi SAW tidak pernah terlihat. Sebab, kemanapun Nabi pergi, Beliau selalu dipayungi dan dinaungi oleh awan.
9. Bila duduk bersama orang banyak dalam satu majlis -terutama apabila tilik bayi atau (di sebagian daerah disebut) jagong bayi-, maka pundaknya selalu kelihatan paling tinggi dari pada pundak orang-orang yang ada di majlis itu.
Disebutkan pula dalam bait terakhir dari syair ini bahwa, barangsiapa yang menjaga, menghafal, memelihara, dan memperhatikan 9 keistimewaan Nabi Muhammad SAW ini (dalam bentuk/lirik asli nadzomnya), maka ia akan aman dan terhindar dari keburukan (yang mungkin timbul dari) api, pencuri, dan bencana.

Syair ini dikutip oleh Imam Nawawi (al Banteni) al Jawi RA dalam kitab beliau MARAQIY AL 'UBUDIYAH yang mensyarahi atau mengomentari kitab BIDAYATUL HIDAYAH karya Hujjatul Islam wal Muslimin, Imam Ghazaliy RA. Namun, tidak disebutkan secara jelas siapa pencetus syair ini
Dalam syair lam yahtalim yang di AL FITHRAH biasa diistiqamahkan untuk dibaca tiap usai shalat Hajat sebanyak 7 kali ini, disebutkan 9 keistimewaan Nabi Muhammad SAW.

Semoga bermanfaat...

Minggu, 01 Desember 2019

Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

Contoh kalimat langsung dan tidak langsung itu sangat banyak dan sering kita gunakan didalam kehidupan sehari-hari.

Didalam bahasa Indonesia macam-macam kalimat ada beberapa jenis seperti kalimat tunggal, kalimat majemuk, dan kalimat deskripsi.

Sampai sekarang masih banyak yang belum mengerti tentang kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Oleh karena itu kami akan menjelaskan dan memberikan contoh tentang kalimat langsung dan tidak langsung beserta contohnya.

Pengertian Kalimat Langsung

Pengertian Kalimat Langsung

Kalimat langsung merupakan salah satu jenis kalimat dari sebuah hasil kutipan langsung dari pernyataan seseorang atau pembicaraan seseorang secara langsung.

Kutipannya diambil sama persis dengan yang diucapkan oleh orang lain tanpa penambahan ataupun pengurangan kata.

Kalimat tersebut di kutip atau diambil dari percakapan secara langsung atau percakapan orang lain yang didengar secara langsung. Kemudian disampaikan sama persis tidak ada yang dirubah sedikitpun dari sumber awalnya.

Kalimat langsung bisa digunakan dalam menyampaikan berbagai permasalahan atau kejadian dengan bahasa yang langsung.

Dalam hal tersebut informasi yang diberikan merupakan asli sesuai dengan yang diperoleh dari sumber. Bahkan sampai intonasi atau nada yang digunakan biasanya juga sama dengan yang dilakukan oleh sumber informasi.

Ciri Ciri Kalimat Langsung

Ciri Ciri Kalimat Langsung

  • Pada kalimat langsung harus ditandi dengan tanda petik di awal dan akhir kalimat.
  • Selain itu, huruf pertama dalam kalimat langsung juga harus menggunakan huruf kapital.
  • Didalam kalimat yang menggunakan petikan dengan kalimat pengiringnya dipisahkan menggunakan tanda baca koma (,).
  • Dalam menulis kalimat langsung yang berurutan harus menggunakan tanda baca titik dua (:) pada bagian awal depan kalimat langsung.
  • Pola susunan yang sering digunakan dalam kalimat langsung yaitu:
    1. Pengiring lalu diikuti kalimat kutipan.
    2. Kutipan lalu diikuti kalimat pengiring.
    3. Diawali menggunakan kalimat kutipan lalu kalimat pengiring dan terakhir yaitu kalimat kutipan lagi.
  • Didalam membaca hasil karya atau naskah yang menggunaan kalimat langsung, cara membacanya harus dengan menggunakan nada yang sedikit ditekan.

Cara Menulis Kalimat Langsung

Cara Menulis Kalimat Langsung

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik dalam kalimat langsung apa lagi pada bagian penggunaan tanda bacanya. Penjelasan lengkap cara menulis kalimat langsung yang benar yaitu:

Dalam bagian kalimat petikan harus diapit menggunakan tanda petik dua (“) bukan tanda petik satu (‘)

Didalam penggunaan tanda petik pada bagian penutup digunakan setelah tanda baca yang mengakhiri kalimat langsung tersebut.

Contoh penulisan pada aturan diatas yaitu:

Galan mengatakan, “Aku akan pergi ke Dieng besok”

1. Pada aturan kalimat pengiring harus diakhiri dengan tanda koma. Tetapi kadang juga bisa menggunakan tanda titik dua dan penggunaan spasi jika kalimat dengan bagian kalimat pengiring terletak pada sebelum kalimat petikan.

2. Contohnya yaitu: Galan bertanya, “kalian semua sudah makan apa belum?”. Jika menggunakan dua kalimat petikan, penulisan huruf awal kalimat tersebut harus menggunakan huruf kapital. Kecuali jika awal bagian huruf tersebut menjelaskan tentang suatu tokoh atau nama orang dan sapaan.

Contohnya yaitu : ” Cobalah meminta kepada bapak saja”, kata kakek, “dia pasti akan memberikanya untukmu.”

Contoh yang kedua yaitu : Bambang mengatakan, “Aku akan pergi ke selatan”
Padahal kata Rana, “Budi pergi ke utara.”

Diatas merupakan cara penulisan kalimat langsung yang benar dan baik. Dan yang paling penting dalam kalimat lansgsung yaitu pada penggunaan tanda bacanya. Karena jika salah menggunakan tanda bacanya akan mengubah makna yang terkandung didalam kalimatnya.

Selain hal tersebut tanda baca juga memiliki fungsi sebagai penentu intonasi bagi pembacanya. Sehingga pembacanya bisa menyampaikan informasi dengan baik sesuai dengan yang dilakukan oleh sumber.

Contoh Kalimat Langsung

Contoh Kalimat Langsung

  1. “Bapak menyuruh, “belikan rokok diwarung.”
  2. “kamu memang anak yang penurut.” kata ibu kepada lisa
  3. Kata Tari, “aku nanti sore akan pergi ke pantai.”
  4. “Paman, paman dipanggil ayah!” kata Tika, “Disuruh makan.”
  5. “Siapa yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut?” tanya wartawan kepada hakim.
  6. “Masuk ke mobil jangan dorong-dorongan” Kata pak guru kepada murid-muridnya.
  7. Ibu berkata, “adek harus rajin belajar supaya pintar ya”
  8. “Aku sangat lelah hari ini setelah mencangkul diladang.” Kata bapak kepada ibu setelah pulang dari ladang.
  9. Kata Dika,”Coba kamu tolong aku untuk mengangkat meja ini ke sana”
  10. Kakek berkata,”Mia jangan mainan hp terus ya, kamu juga harus belajar”
  11. Kata ketua rombongan,”Terima kasih atas sambutan kalian semua pada kunjungan yang pertama ini”
  12. Kata nenek, “Cepatlah pulang karena hujan lebat akan segera turun.”
  13. “Kapan buku sejarah ku akan kamu kembalikan?” tanya Galih kepada Ratna.
  14. “Belikan saya handphone baru!.”Pinta Randi kepada ayahnya.
  15. “Ikatan batin pada suatu hubungan ibu dan anak.” Katanya,”MErupakan sebuah rahmat tuhan yang tidak terhingga harganya.”
  16. Pak guru menegaskan ,”yang penting itu bukan kita maju, tetapi bagaimana cara kita untuk mencapai kemajuan tersebut!”
  17. Lida berkata,”Adikku berhasil memenangkan lomba badminton di kampung!.”
  18. “Aku akan kembali nanti malam.” Kata Eko.
  19. “Dewi nanti pulang sekolah bareng ya?.” Kata Dewa
  20. Ibu berkata,”Saya akan pergi ke rumah kakek untuk beberapa saat.”
  21. “Apa kamu paham tentang rumus ini?” tanya Agung
  22. “Dimana kakek tinggal?.” tanya Heri
  23. “Saya belum siap-siap!,” Kata Shinta dari dalam kamarnya “Tunggu lima menit lagi.!”
  24. Bapak berkata,”Kamu tadi dicari Adit sama Erik”
  25. Paman bertanya,”Kapan kamu main ke rumah paman di Malang?”
  26. Nana berkata,”mampir dulu yuk ke cafe sebentar?”
  27. Nenek berkata,”Aku ingin membeli buah mangga itu”
  28. Ibu berkata,”Malam nanti kamu wajib belajar!.”
  29. “Apa badanmu masih sakit?” tanya ibu
  30. Alfi berkata,”Aku akan pergi ke jakarta besok pagi”
  31. Adik berkata,”Maksud kakak bagaimana?”
  32. Ibu berkata,”Dimana adek sekarang?”
  33. Kakek berkata,”Besar sekali ikannya”

Diatas merupakan beberapa contoh kalimat langsung yang bisa menjadi bahan belajar. Kamu juga bisa untuk membuat contoh yang lainya tetapi sesuai dengan aturan penulisan langsung yang benar dan baik.

Pengertian Kalimat Tidak Langsung

Pengertian Kalimat Tidak Langsung

Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang digunakan untuk menyampaikan atau disebut sebagai melaporkan kembali ucapan orang lain. Yaitu dengan cara yang tidak langsung atau tidak menggunakan tanda petik.

Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang berkebalikan dengan kalimat langsung. Kalimat tersebut memiliki sifat melaporkan kembali, perkatan atau ucapan seseorang dengan menggunakan bahasanya sendiri.

Oleh karena itu kalimat tidak langsung bisa juga disebut dengan kalimat berita. Karena kalimat tersebut tidak menyampaikan secara langsung apa yang diinformasikan.

Ciri Ciri Kalimat Tidak Langsung

Ciri Ciri Kalimat Tidak Langsung

Ciri-ciri kalimat tidak langsung digunakan untuk mengetahui apakah kalimat yang disampaikan termasuk ke dalam kalimat langsung atau tidak langsung. Oleh karena itu kamu harus memahami ciri-ciri kalimat tersebut dengan baik dan benar.
Berikut ciri-ciri kalimat tidak langsung.

  • Kalimat tidak langsung penulisanya tidak menggunakan tanda petik.
  • Intonasi yang digunakan kalimat tidak langsung yaitu datar dan terkesan menurun pada bagian akhir kalimat.
  • Tokoh yang digunakan dalam kalimat langsung mengalami perubahan, yaitu sebagai berikut:
    1. Kata ganti pada orang pertama berubah menjadi kata ganti orang ke tiga.
    2. Kata ganti pada orang kedua menjadi orang pertama
    3. Kata ganti orang secara jamak atau kita berubah menjadi kami dan mereka. Tergantung pada konteks kalimat yang dibuat.
  • Kalimat tidak langsung memakai kata penghubung yang disebut dengan konjugasi. Contoh kata penghubungnya yaitu : supaya, agar, untuk, tentang dan kata hubung yang lainya.

Pada bagian kutipan jika diubah menjadi kalimat tidak langsung menjadi sebuah kalimat berita.

Cara Penulisan Kalimat Tidak Langsung

Cara Penulisan

Cara penulisan kalimat tidak langsung yang benar merupakan sesuai dengan aturan penulisan EYD, Terutama yaitu hal penggunaan tanda bacanya.

Memperhatikan tanda baca sangatlah penting penggunaan tanda baca yang benar dalam memperoleh penulisan klaimat yang benar.

Salah satu contohnya yaitu penggunaan tanda koma untuk memisahkan anak kalimat dengan kalimat inti. Seringnya penulis mendahulukan induk kalimat.

Cara penulisan kalimat dan semua penggunaan tanda baca adalah sesuai dengan penulisan kalimat yang benar sesuai dengan aturan didalam bahasa Indonesia. Karena penulisan kalimat tidak langsung juga sudah memilik aturan yang sudah jelas.

Contoh Kalimat Tidak Langsung

Contoh

  1. Laras mengatakan bahwa dia akan main kerumahku nanti sore.
  2. Bapak menyuruhku untuk membelikan rokok diwarung.
  3. Bapak mengatakan padaku bahwa aku harus rajin belajar.
  4. Wartawan bertanya kepada pak hakim siapa yang menjadi tersangka.
  5. Lisa berkata kepada pamanya bahwa dia dipanggil oleh kakek untuk makan siang.
  6. Polisi berhasil menangkap basah ke lima perampok dan membawanya ke kantor polisi menggunakan mobil polisi.
  7. Ibu berkata kepadaku bahwa aku jangn main handphone saja, tetapi juga harus belajar karena hampir ujian.
  8. Adik pamit kepada ayah, bahwa dia akan pergi mengaji bersama teman-teman.
  9. Paman berkata kepadaku bahwa aku harus rajin belajar.
  10. Nenek mengatakan bahwa aku harus pulang lebih cepat karena hujan akan turun nanti sore.
  11. Ketua kelompok mengucapkan terima kasih karena kalian sudah datang pada acara kunjungan.
  12. Dani mengatakan kepadaku bahwa nanti malam akan belajar bersama.
  13. Rana menanyakan kapan uangnya saya kembalikan.
  14. Sari minta dibelikan handphone baru.
  15. Ibu berkata kepadaku, bahwakontak batin orang tua dengan anak merupakan anugerah Tuhan yang tidak ternilai harganya.
  16. Pak guru mengatakan bahwa yang penting itu dalam hifdup itu bukan hasilnya, melainkan proses yang dilalui untuk mendapatkan hasilnya.
  17. Andi mengatakan kepada Alfi bahwa nanti sore akan pulang bersama.
  18. Ayah mengatakan bahwa dia akan pergi kerumah kakek untuk beberapa saat.
  19. Pak Dibyo menanyakan apakah aku mengerti tentang rumus matematika yang tadi dijelaskan atau tidak.
  20. Tika mengatakan bahwa adiknya juara satu badminton didesanya.
  21. danang menanyakan dimana sekarang aku sekolah.
  22. Paman bertanya kapan aku berkunjung ke Malang.
  23. lida mengatakan bahwa dia belum siap dan meminta untuk ditunggu lima menit lagi.
  24. Ayahku berkata bahwa ingin mempunyai motor sendiri.
  25. Ibu menanyakan kepadaku apakah badanku masih sakit semua.
  26. Lisa meminta ku untuk datang kerumahnya di Bandung.
  27. Galan mengatakan kepadaku bahwa aku harus segera pulang karena aku dipanggil ayahku.
  28. Ayah mengatakan kepadaku bahwa aku harus rajin belajar.
  29. Randi berkata bahwa dia akan pergi ke Bandung besok pagi.
  30. Rima mengatakan bahwa aku dipanggil ayah untuk ikut pergi ke rumah nenek.
  31. Rani mengatakan kepadaku bahwa adiknya menang juara badminton dikampungnya.
  32. dinar mengatakan kepadaku bahwa dia lagi sakit.

Fungsi Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

Fungsi

Contoh dari kalimat langsung dan kalimat tidak langsung sangatlah banyak dan sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk kalimat langsung seringnya digunakan untuk menegaskan suatu kalimat.

Kalimat langsung bisa digunakan untuk memberikan perintah atau untuk mengajukan permintaan kepada seseorang. Dan kebanyakan juga digunakan untuk memberikan informasi dkepada orang lain.

Berbagi informasi dengan orang lain menggunakan kalimat langsung atau bahasa langsung, yang sama persis dengan apa yang didapatkan dari sumber utamanya.

Sementara kalimat tidak langsung digunakan sebagai bahasa untuk menyampaikan berita dan berbeda dengan kalimat langsung. Dalam hal tersebut bahasa yang digunakan untuk menyampaikan berita. Bahasa yang digunakan adalah bahasa penyampaian berita, Dan bukan lagi bahasa asli dari sumbernya.

Sekian dari kami tentang contoh kalimat langsung dan tidak langsung yang sudah dibahas secara lengkap semoga bermanfaat untk kita semua. 

Jumat, 29 November 2019

Registrasi Kartu

Cara Registrasi Kartu Prabayar Melalui Online & SMS ke 4444

Kategori Sorotan Media | Steffani Dina

Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mewajibkan pengguna untuk melakukan registrasi kartu SIM prabayar baik lama maupun baru untuk semua operator; Telkomsel, XL, Indosat, dan Tri mulai dari 31 Oktober 2017 sampai dengan 8 Februari 2018. Registrasi kartu prabayar dapat dilakukan dengan cara online melalui situs resmi maupun SMS ke 4444.

Menurut Kemenkoinfo, jika sampai tanggal ketentuan tersebut pengguna belum melakukan registrasi maka diberi waktu 15 hari perpanjangan. Bila pengguna masih belum juga registrasi ulang, maka kartu pra bayar akan diblokir untuk melakukan panggilan dan pengiriman SMS keluar.

Bila sampai 15 hari berikutnya kartu prabayar belum mendaftar kartu prabayar diblokir dan pengguna tidak bisa melakukan panggilan keluar maupun mengirim pesan singkat keluar. Dan terakhir, akan diblokir seluruh layanan, termasuk data internet. 

Sebelum hal itu terjadi, pengguna dapat melakukan registrasi dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) yang sah. 

Registrasi Kartu Prabayar Melalui Situs Web Resmi Operator

Registrasi Kartu Prabayar dapat dilakukan secara online melalui situs resmi operator dengan mengklik tautan berikut

Telkomsel 

Untuk kartu SIM prabayar Telkomsel (Telkomsel dan AS) dapat mengunjungi situs berikut: https://mobi.telkomsel.com/ulang?ch=WEB

Caranya: isikan No handphone, NIK KTP, No Kartu Keluarga dan Password yang akan dikirimkan oleh operator melalui SMS. Lalu klik "kirim"

 

XL

Pelanggan Xl (Xl atau Axis) dapat melakukan registrasi melalui website resmi di https://registrasi.xl.co.id/ulang

Caranya:

1. Memasukkan nomor HP

2. Pelanggan akan menerima kode verifikasi yang dikirim operator XL melalui SMS

3. Memasukkan kode verifikasi

4. Mengisi data Nomor KTP dan Nomor Kartu Keluarga

 

Indosat Ooredoo 

Pengguna kartu pra bayar Indosat Ooredoo (Indosat dan IM3) dapat melakukan registrasi melalui: https://mycare.indosatooredoo.com/registration

Caranya:

1. Masukkan NIK atau Nomor e-KTP

2. Masukkan nomor Kartu Keluarga

3. Klik tanda kotak "I'am not a robot"

4. Klik "periksa" jika data yang dimasukkan sudah benar.

 

Tri

Pelanggan Tri dapat melakukan registrasi kartu baru atau lama dengan mengunjungi situs https://registrasi.tri.co.id/

Caranya:

Pilih opsi sesuai kartu yang dimiliki pengguna. "Registrasi Calon Pelanggan" untuk kartu baru dan "Registrasi Ulang" untuk kartu lama.

Registrasi untuk kartu Tri baru 

1. Masukan nomor Tri yang akan diregristrasikan

2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan sesuai e-KTP

3. Masukan Nomor Kartu Keluarga

4. Masukkan angka terakhir nomor seri (ICCID) yang tertera di belakang kartu SIM/USIM yang akan diregistrasikan

4. Klik kotak "Iam not a robot"

5. Klik "kirim" jika data yang dimasukkan sudah benar.

 

Regsistrasi Ulang Kartu Tri Lama

1. Masukan nomor Tri yang akan diregristrasikan

2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan sesuai e-KTP

3. Masukan Nomor Kartu Keluarga

4. Masukkan kode rahasia yang dikirimkan operator XL ke Handphone pengguna

5. Masukkan 4 angka terakhir nomor seri seri (ICCID) yang tertera di belakang kartu SIM/USIM yang akan diregistrasikan

6. Klik "kirim" jika data yang dimasukkan sudah benar.

 

Registrasi Kartu Prabayar Melalui SMS ke 4444

Bagi pengguna kartu lama, format sms untuk semua operator ketik: ULANG#NIK#Nomor KK# kirim ke 4444.

Sementara untuk pengguna kartu baru:

-Indosat, Smartfren, dan Tri ketik NIK#Nomor KK kirim ke 4444.

-XL Axiata (XL dan Axis) ketik DAFTAR#NIK#Nomor KK dan kirim ke 4444.

-Telkomsel dengan mengetik REG#NIK#Nomor KK lalu kirim ke 4444. 

Contoh: 

REG

REG 1234567890123456#320106041130027# lalu kirim ke 4444


Semoga bermanfaat

UNREG

Cara Unreg Telkomsel, Indosat, Tri, XL, Axis, Smartfren, yang Gampang

Tepat setahun yang lalu, kemenkominfo resmi merilis peraturan baru yang mewajibkan setiap pengguna kartu SIM untuk melakukan registrasi kartunya. Registrasi ini juga wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) dari masing-masing pengguna. Nggak cuma untuk pengguna baru kartu SIM, peraturan ini juga berlaku bagi pengguna lama. Coba ingat-ingat, dulu saat pakai kartu SIM-mu pertama kali di hp, registrasinya sudah sesuai atau asal-asalan nih? Nah, makanya, Anda perlu registrasi ulang supaya kartu yang sudah lama Anda pakai nggak keblokir.

Buat Anda yang sering pakai banyak kartu SIM sekaligus, Anda juga wajib meregistrasi semua kartu tersebut. Sebelumnya, kemenkominfo menerapkan bahwa satu pengguna maksimal bisa dafar untuk tiga kartu SIM berbeda. Tapi, belakangan peraturan tersebut direvisi sehingga sekarang Anda bisa registrasi kartu SIM sebanyak-banyaknya sesuai kebutuhan.

Sebenarnya, apa tujuan pemerintah mewajibkan registrasi ulang kartu SIM sesuai NIK dan nomor KK?

Selain untuk validasi data pengguna dengan data yang ada di Ditjen Dukcapil, tujuannya juga untuk menghindari penyalahgunaan kartu SIM seperti untuk penyebaran hoaks, penipuan, dan kejahatan terorisme. Yang terpenting, menjaga keamanan identitas pengguna serta mengamankan transaksi nontunai seperti sms/internet banking.

Untuk itulah, semua operator seluler memiliki fitur unreg atau pembatalan pendaftaran bagi NIK dan nomor KK yang sudah telanjur didaftarkan oleh pengguna. Meski sekarang sudah bisa daftar kartu SIM tanpa batas, demi keamanan data Anda, sebaiknya segera unreg kartu SIM yang sudah nggak dipakai sebelum registrasi yang baru. Bagaimana caranya?

Begini cara unreg Telkomsel, Indosat, XL, Axis, dan Smartfren prabayar yang mudah dan cepat.

Cara Unreg Telkomsel

1. Melalui SMS

  • Pada menu SMS, ketik UNREG#NomorNIK.
  • Contoh: UNREG#1231231231231233.
  • Kirim SMS tersebut ke nomor 444.
  • Tunggu balasan otomatis dari operator.

2. Melalui Kode Dial/USSD

  • Pada menu panggilan, ketik *444#, lalu tekan OK/YES/CALL.
  • Pilih opsi nomor 3 untuk “UNREG”.
  • Kemudian, masukkan 16 digit nomor NIK yang kamu gunakan saat pendaftaran dan kirim.

Baca Juga: Lupa Nomor Sendiri? Begini Cara Cek Nomor Telkomsel yang Mudah

Cara Unreg Indosat

1. Melalui SMS

  • Pada menu SMS, ketik UNREG#NomorNIK.
  • ketik UNPAIR#NomorHP#.
  • Contoh UNPAIR#081289101112#.
  • Kirim SMS ke nomor 4444 dan tunggu balasan dari operator.

Baca Juga: Cara Cek Nomor Indosat IM3, Mentari, dan Matrix

Cara Unreg Tri

1. Melalui Situs Resmi Tri

  • Silakan akses situs resmi tri melalui PC atau smartphone dengan url: registrasi.tri.co.id
  • Ada dua menu yang tersedia pada laman tersebut yaitu “Registrasi Kartu Prabayar” dan “Unreg“.
  • Klik menu “Unreg“.
  • Masukkan data-data yang Anda gunakan ketika meregistrasi nomor tri yang akan di-unreg. Mulai dari nomor ponsel hingga NIK.
  • Kemudian, klik “Minta Kode Rahasia”. Kode ini akan otomatis dikirim melalui SMS ke nomor Tri yang Anda daftarkan.
  • Masukkan kode rahasia tersebut pada kotak yang tersedia secepatnya karena kode ini hanya valid untuk waktu lima menit.
  • Klik kolom “I’m not a robot” untuk validasi.
  • Klik kirim.

Baca Juga: Cara Cek Nomor Tri yang Kamu Gunakan Sendiri

Cara Unreg XL dan Axis

1. Melalui SMS

  • Pada menu SMS, ketik UNREG#NomorNIK.
  • ketik UNREG#NomorHP#.
  • Contoh UNREG#081222222222#.
  • Kirim SMS ke nomor 4444 dan tunggu balasan dari operator XL/Axis.

Baca Juga: Mau Unreg XL atau Axis tapi Lupa Nomornya? Begini Cara Ceknya

Cara Unreg Smartfren

1. Melalui SMS

  • Pada menu SMS, ketik UNREG#NomorNIK.
  • ketik UNREG#NomorHP#.
  • Contoh UNREG#081289101112#.
  • Kirim SMS ke nomor 4444 dan tunggu balasan dari operator.

2. Melalui Situs Resmi Smartfren

  • Silakan akses situs resmi Smartfren melalui ponsel kami dengan url: mysf.id/unreg
  • Situs hanya bisa diakses melalui ponsel dan dengan menggunakan data internet/jaringan Smartfren.
  • Pastikan juga opsi “Data Saver” di aplikasi browser yang Anda gunakan berada dalam kondisi “Off”.
  • Caranya adalah dengan mengeklik ikon titik tiga di sebelah kanan kolom URL, pilih Settings atau Pengaturan, lalu pilih Data Saver.
  • Selanjutnya, pada laman tersebut Anda tinggal memasukkan data-data kartu SIM yang akan di-unreg.
  • Tunggu informasi penonaktifan dari operator.

Baca Juga: Kalau Lupa Nomor Smartfren-mu Sendiri, Coba Cek Di Sini

Nggak perlu susah-susah beli kartu SIM baru cuma untuk paket internet. Sebab, di Sepulsa.com, Anda bisa beli atau isi ulang paket data internet semua operator. Harganya murah, banyak pilihan kuota, dan ada promo yang bisa Anda pakai juga. Yuk, cek Sepulsa sekarang!

Selasa, 26 November 2019

CARI TAU PENYAKIT ANDA DAN OBATI DENGAN CARA INI OLEH DIRI ANDA SENDIRI

1. #Maag
Bukan hanya diakibatkan karena kesalahan pola makan yg tidak teratur, Akan tetapi justru lebih didominasi karena "stress" coba untuk lebih Fress dan memerdekakan  Diri.

2. #Hypertensi
Bukan hanya diakibatkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang asin, Daging tapi lebih dominan karena kesalahan dalam memanage "emosi" Jadi Coba dengan cara mengatur Emosi Dan Rasa.

3. #Kolesterol
Bukan hanya diakibatkan oleh makanan berlemak, tapi rasa "malas berlebih" yang lebih dominan menimbulkan lemak, Jadi coba perbanyak Gerak Dan Tingkatkan semangat hingga Seluruh organ dapat bergerak.

4. #Asthma
Bukan hanya karena terganggunya suplai oksigen ke paru-paru, akan tetapi  Dikarenakan sering merasa "sedih" yang membuat kerja paru-paru tidak stabil, Jadi Coba Terus Membuat suasana Hati riang dan Refresing

5. #Diabetes 
Bukan hanya karena terlalu banyak konsumsi glucousa, yang manis manis,  tapi Bisa saja sikap "egois dan keras kepala" yang mengganggu fungsi pankreas, Coba Ikhlas Dan Rela Dalam segala Hal.

6. Penyakit #liver
Bukan hanya karena kesalahan pola tidur, tapi sifat "ngrasani" orang lain yang justru merusak hati kita, Coba Untuk Membuat hati kita tenang Dan Damai.

7. #Jantung koroner
Bukan hanya diakibatkan oleh sumbatan pada aliran darah ke jantung, tapi kita jarang sedekah atau memberi yg membuat jantung kita kurang merasakan ketenangan, sehingga detaknya tidak stabil

Presentase Indikator penyebab munculnya penyakit adalah karena masalah :
#Spiritual 50%
#Psikis.    25%
#Sosial.   15%
#Fisik.     10%

Jadi kalau kita ingin selalu sehat, perbaiki :
#Diri kita
#Pikiran kita
terutama hati kita dari segala jenis penyakit.

Hati-hati 
#Hindari :
Dari Rasa iri, dengki, pendendam, fitnah, benci, amarah terpendam, sombong, pelit, egois, keras kepala, sedih, malas, dan lainnya, karena itu sumber penyakit.

#SARAN Perbanyaklah Do'a dan jadilah orang yang mudah memaafkan, Lembutkan hati dan ikhlaskan yang sudah terjadi, Banyak Banyak bersyukur dan nikmati kebahagiaan sekecil apapun Jalin persaudaraan yang mengajak dan selalu mengingatkan dalam kebaikan Serap ilmu dari arah mana saja Dari kawan maupun lawan.

SILAKAN DICOBA DAN RASAKAN PERUBAHANNYA, BELAJAR MENGOBATI DIRI SENDIRI

-----SEMOGA BERMANFAAT-----

Sabtu, 23 November 2019

Shalat Jumat Madzhab Syafi'i

Shalat Jumat Madzhab Syafi'i

Panduan Shalat Jumat
BIMBINGAN SHALAT JUM'AT MADZHAB SYAFI'I

Shalat Jum'at adalah salat fardhu yang diwajibkan bagi seluruh muslim laki-laki sebagai ganti dari shalat Zhuhur (Dzuhur, Dhuhur). Disebut shalat Jumat karena dilakukan setiap hari Jum'at dan waktu pelaksanaannya pada waktu dhuhur tiba. Karenanya, shalat Jum'at sekaligus menjadi pengganti salat Dzuhur. Dalam arti, orang yang sudah melakukan solat Jum'at bukan hanya tidak perlu lagi melakukan sholat dhuhur, tapi tidak boleh menambah dengan shalat dhuhur..

Walaupun sebagai pengganti salat dzuhur, salat Jum'at memiliki tata cara yang khas. Diawali dengan khutbah dan diakhiri dengan salat dua rakaat yang dilakukan secara berjamaah.

Ada empat unsur penting dalam ritual salat Jumat yaitu (a) jamaah tidak boleh kurang dari 40 orang; (b) khatib dan imam; (c) bilal; (d) masjid.

DAFTAR ISI
  1. Tata Cara Shalat Jum'at
    1. Rukun Khutbah Jum'at
    2. Bacaan Bilal Shalat Jum'at
    3. Niat Shalat Jumat
    4. Bacaan Dzikir Wirid Setelah Salat Jum'at
    5. Bacaan Do'a Setelah Salat Jum'at
  2. Contoh Khutbah Jum'at Bahasa Arab
  3. Hukum Shalat Jum'at
    1. Bagi Siapa Shalat Jum'at itu Wajib?
    2. Hukum Shalat Jum'at Bagi Wanita
    3. Hukum Makmum yang Ketinggalan Rakaat Shalat Jum'at
  4. Hukum Shalat Jum'at dengan Hari Raya Idul Fitri Adha
  5. Dalil Bacaan Wirid dan Dzikir Setelah Shalat Jum'at
  6. CARA KONSULTASI AGAMA


TATA CARA SHALAT JUM'AT

Berikut panduan tata cara ritual shalat Jum'at dan bacaan khutbah dan dzikir/wirid-nya.


RUKUN KHUTBAH JUM'AT
Salat Jum'at diawali dengan khutbah Jum'at yang dapat dilakukan oleh imam salat atau oleh orang lain. Khutbah terbagi dua, khutbah pertama dan khutbah kedua yang biasanya dipisah dengan duduk sebentar. Yang prinsip, isi khutbah harus mengandung lima unsur berikut:

1. Membaca hamdalah (yaitu, alhamdulillah) disertai lafadz jalalah (lafadz Allah). Contoh:

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
Tulisan latin:

Innal hamda lillah nahmaduhu wanasta'inuhu wanastaghfiruh. Wana'udzubillahi min syururi anfusina wamin sayyi'ati a'malina. Man yahdihillahu fala mudilla lah waman yudlil fala hadiya lah.

2. Membaca shalawat. Contoh:

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

Tulisan (teks) latin: Allahumma shalli ala Muhammadad wa ala alihi wa ashabihi waman tabi'ahum bi ihsanin ila yaumiddin.

3. Berwasiat atau berpesan pada jamaah agar bertakwa. Contoh:

يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Tulisan (teks) latin: Ya ayyuhalladzina amanuttaqullaha hatta taqatihi wala tamutunna wa antum muslimun.

4. Membaca ayat Al Quran pada salah satu dari dua khutbah. Contoh,

فَاسْتبَقُِوا اْلخَيْرَاتِ أَيْنَ مَا تَكُونوُا يَأْتِ بِكُمُ اللهُ جَمِيعًا إِنَّ اللهَ عَلىَ كُلِّ شَئٍ قَدِيرٌ

Tulisan (teks) latin: Fastabigulkhoirot ainama takunu ya'ti bikumullahu jami'an innallaha ala kulli syai'in qodir.

5. Berdo'a dengan segala hal yang bersifat ukhrowi (keakhiratan) pada waktu khutbah kedua.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبّنَا لاَتُؤَاخِذْ نَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلََى اّلذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبّنَا وَلاَ تًحَمّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. والحمد لله رب العالمين


BACAAN BILAL JUM'AT
Sebelum khatib menaiki mimbar untuk khutbah, acara dimulai dengan majunya bilal dengan membaca bacaan berikut:



مَعَاشِرَ الُمسْلِمِين وَزُمْرَةَ المُؤْمِنِينَ رَحِمكُمُ اللَه رُوِيَ عَنُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ الله ُعَنْه أَنَّهُ قَال قَالَ رَسُولُ اللِه صَلّيَ اللهَ عَلَيهِ وَسَلَم إذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الُجمعَةِ أَنْصِتْ وَالإمَامُ يَخطُبُ فَقَدْ لَغَوت (أَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا رَحِمَكُمُ الله
(2x
أَنْصِتُوا وَاسْمعُوا وَأطِيْعُوْا لَعَلَكُمْ تُرْحمَون

Setelah bilal selesai membaca kalimat di atas, khotib berjalan menuju mimbar. Setelah khatib sampai di mimbar, bilal kemudian menghadap qiblat dan melanjutkan dengan bacaan doa seperti di bawah ini (posisi khotib tetap berdiri menghadap jamaah):



اَللَهُمّ صَلِّ عَلَي سَيّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحمّدٍ وَعَلَي أَلِ سَيّدِنَا مُحمَدٍ. اللَهُمَّ قَوِّ اِلاسلامَ وَالِايمَان, مِنَ المُسْلِمِينَ وَالُمسْلِمَات , والمُؤْمِنِين وَالُمؤْمِنَات , وَانْصُرْهُمْ عَلَى مُعَانِدِالِدين , وَاخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالخَيْر , ويَا خَيْر النَاصِرينِ برَحْمَتِكَ يااَرْحَمَ الرَاِحِمين

Setelah bilal selesai membaca doa di at`s, khotib mengucapkan salam dan kemudian duduk di mimbar. Bilal kemudian mengumandangkan adzan.

Selesai adzannya bilal, kemudian khatib berdiri dan memulai khutbahnya.


NIAT SHALAT JUM'AT
Selesai khutbah, tiba waktunya salat Jum'at. Niatnya sebagai berikut:

a. Niat shalat Jum'at bagi makmum:

أُصَلِّي فَرْضَ الُجْمَعةِ رَكْعَتَيْن مُسْتَقْبِلَ الِقبْلَةِ أَدَاءً مَأمُومًا ِللهِ تَعاليَ

Tulisan (teks) latin: 
Ushalli fardlal jum'ati rak'ataini mustaqbilal qiblati ada'an makmuman lillahi ta'ala.

b. Niat sholat Jum'at bagi Imam:


أُصَلِّي فَرْضَ الُجْمَعةِ رَكْعَتَيْن مُسْتَقْبِلَ الِقبْلَةِ أَدَاءً إمَامًا ِللهِ تَعاليَ

Tulisan (teks) latin: 
Ushalli fardal jum'ati rak'ataini mustaqbilal qiblati ada'an imaman lillahi ta'ala.


BACAAN WIRID DZIKIR SETELAH SHALAT JUM'AT
Setelah melaksanakan salat Jum'at, disunnahkan untuk membaca bacaan wirid sebagai berikut:

1. Membaca surat Al-Fatihah 7x
2. Membaca surat Al-Ikhlas 7x
3. Membaca surat Al-Falaq 7x
4. Membaca surat An-Nas 7x


BACAAN DAN DO'A SETELAH SHALAT JUM'AT

Bacaan doa setelah Jum'at terserah imam salat. Namun, dianjurkan menambah dengan bacaan doa berikut sebanyak 3x:

اَللَهُمَّ يَا غَنِيُ يَا حَمِيدُ يَا مُبْدِئُ يَا مُعِيدُ يَا رَحِيْمُ يَاوَدُوْدُ أَغْنِنِي ِبحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Setelah membaca do'a, akhiri ritual shalat Jum'at dengan dua bait di bawah ini:

إلَهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أهْلًا وَلَا أَقْوَي عَلَي النَارِ الجَحِيْمِ
فَهَبْ ِلي تَوْبَةًوَاغْفِرْ ذُنُوْبِي فَإنَكَ غَافِرُ الذَنْبِ العَظِيمِ

Artinya: Ya Tuhanku, aku bukanlah ahli surga, tapi aku juga tidak kuat berada di neraka
Karena itu, ampuni dosa-dosaku sesungguhnya Engkau maha memaafkan dosa-dosa besar.


CONTOH KHUTBAH JUM'AT BAHASA ARAB

Berikut contoh khutbah Jum'at pendek dalam Bahasa Arab yang sudah memenuhi 5 unsur rukun khutbah. Anda dapat menambahnya dengan bahasa Indonesia pada khutbah pertama setelah bacaan shalawat pada Nabi dan sebelum kata [بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ] dst.

KHUTBAH PERTAMA


نَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا
أَمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

KHUTBAH KEDUA



إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أَمَّا بَعْدُ؛

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ. اَللَّهُمَّ أَعْتِقْ رِقَابَنَا مِنَ النَّارِ وَأَوْسِعْ لَنَا مِنَ الرِّزْقِ فِي الْحَلاَلِ، وَاصْرِفْ عَنَّا فَسَقَةَ الْجِنِّ وَاْلإِنْسِ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ. اَللَّهُمَ أَصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِيْنَ وَأَرْخِصْ أَسْعَارَهُمْ وَآمِنْهُمْ فِيْ أَوْطَانِهِمْ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ


HUKUM SHALAT JUM'AT

Melaksanakan ibadah Shalat Jum'at hukumnya fardhu 'ain (wajib bagi setiap individu) bagi laki-laki yang tidak ada udzur syar'i, karena ia sebagai ganti dari shalat dhuhur. Dan bagi yang sudah shalat Jum'at, tidak perlu melakukan shalat dhuhur.


SIAPA YANG WAJIB SHALAT JUM'AT

Yang wajib melaksanakan shalat Jum'at harus memenuhi kriteria berikut:

1. Laki-laki. Perempuan tidak wajib.
2. Normal. Orang gila tidak wajib.
3. Akil baligh. Anak kecil tidak wajib.
4. Mukim. Orang musafir (sedang dalam perjalanan) tidak wajib Jumat.
5. Sehat. Orang sakit tidak wajib shalat Jumat.

Orang yang tidak wajib melaksanakan shalat Jumat, harus melaksanakan shalat dhuhur sebagai gantinya, kecuali orang gila.
Namun, apabila mereka ikut shalat Jum'at, shalatnya sah sebagai ganti dhuhur. Dan tidak perlu shalat dhuhur lagi.


HUKUM SHALAT JUM'AT BAGI WANITA

Seperti disinggung di atas, wanita tidak wajib shalat Jum'at tapi boleh mengikuti shalat Jum'at tanpa perlu mengulangi shalat dhuhur. Bahkan, sebaiknya ikut menghadiri shalat Jum'at (Lihat kitab Bughiyatul Mustarsyidin bab Shalat Jum'at, dan kitab al-Majmuk Syarhul Muhadzdzab). Teks aslinya demikian:

مسألة يجوز لمن لا تلزمه الجمعة كعبد ومسافر وامرأة أن يصلي الجمعة بدلا عن الظهر وتجزئه بل هي أفضل لأنها فضل أهل الكمال ولا تجوز إعادتها ظهرا بعد حيث كملت ضروطها
Artinya: Bagi yang tidak wajib shalat Jum'at seperti musafir dan wanita boleh melaksanakan shalat Jum'at sebagai ganti dari shalat dzuhur. Itu sah bahkan lebih utama. Karena hal itu keutamaan bagi yang memenuhi syarat. Dan tidak boleh mengulangi shalat zhuhur.


HUKUM MAKMUM YANG KETINGGALAN RAKAAT SHALAT JUM'AT

(a) Bagi makmum yang ketinggalan satu rakaat shalat Jum'at (makmum masbuq), maka dia cukup menambah satu rak'at yang ketinggalan setelah imam mengucapkan salam.
(b) Bagi yang ketinggalan dua raka'at dan cuma kebagian sujud atau duduk tahiyat bersama imam, maka harus menyempurnakan empat raka'at seperti layaknya shalat dhuhur.
(c) Bagi yang ketinggalan shalat Jum'at sama sekali, maka harus mengganti dengan shalat dhuhur (Al Mughni wasy Syarhul Kabir 2/158).

Dasar hukum, hadits riwayat Imam Zuhri dari Abu Hurairah:

من أدرك ركعة من الجمعة فقد أدركها وليضف إليها أخرى وإن أدركهم جلوسا صلى أربعا وفى بعض الروايات صلى الظهر أربعا


HUKUM SHALAT JUM'AT BERTEPATAN DENGAN HARI RAYA IDUL FITRI ADHA

Apabila shalat Jum'at bertepatan dengan hari raya lebaran Idul Fitri atau Idul Adha apakah shalat Jum'at tetap wajib dilaksanakan? Jawabnya: Shalat Jum'at tidak wajib dilaksanakan tapi boleh dilakukan. Namun, sunnah bagi imam untuk tetap melaksanakan shalat Jum'at apabila cukup jamaah untuk melaksanakan shalat Jum'at. Bagi yang sudah melaksanakan shalat idul fitri/adha dan tidak melaksanakan shalat Jum'at, maka wajib baginya melaksanakan shalat Dzuhur. Detailnya sebagai berikut:

DASAR HUKUM DALIL HADITS

- Hadits sahih riwayat imam lima

فعن زيد بن أرقم قال: صلى النبي صلاة العيد ثم رخص في الجمعة فقال: من شاء أن يصلي فليصل"
Artinya: Dari Zaid bin Arqam ia berkata: Nabi shalat Hari Raya kemudian memberi keringanan (rukhsoh) dalam shalat Jum'at dan bersabda: Barangsiapa yang ingin shalat Jum'at, maka shalatlah.

- Hadits riwayat Abu Dawud
"قد اجتمع في يومكم هذا عيدان؛ فمن شاء أجزأه من الجمعة وإنا مُجَمّعُون

Artinya: Telah berkumpul pada hari ini 2 (dua) shalat ied (maksudnya Hari Raya dan Jum'at). Siapa yang suka, muka cukuplah dari shalat Jum'at karena kita sudah dikumpulkan.

- Hadits riwayat Abu Dawud

عيدان اجتمعا في يوم واحد؛ فجمعهما فصلاهما ركعتين بكرة، ولم يزد عليهما حتى صلى العصر

Artinya: Dua hari raya berkumpul dalam satu hari; Nabi mengumpulkannya dan shalat dalam 2 (dua) rakaat di pagi hari dan tidak menambahnya sampai tiba shalat Ashar.

PENDAPAT ULAMA FIQIH

- Ulama madzhab Syafi'i berkata
إن صلاة العيد تغني عن صلاة الجمعة لأهل القرى التي لا يوجد فيها عدد تنعقد بهم الجمعة ويسمعون الأذان من البلد الذي تقام فيه الجمعة، فيذهبون لصلاتها، ودليلهم قول عثمان في خطبته: أيها الناس إنه قد اجتمع عيدان في يومكم، فمن أراد من أهل العالية ـ قال النووي: وهي قريبة من المدينة من جهة الشرق ـ أن يصلي معنا الجمعة فليصل، ومن أراد أن ينصرف فليفعل

Artinya: (bagi yang melaksanakan) Shalat hari raya (tidak perlu melakukan) shalat Jum'at bagi ahli desa yang jamaahnya tidak cukup untuk melakukan shalat Jum'at dan mendengar suara adzan dari kota/daerah yang mendirikan shalat Jum'at. Dalilnya adalah pertakaan Utsman bin Affan: Wahai manusia dua hari raya telah berkumpul pada hari ini. Barangsiapa dari penduduk Alia --daerah sebelah timur Madinah-- yang hendak shalat Jum'at shalatlah. Barangsiapa yang tidak ingin shalat Jum'at, tidak apa-apa.

- Ulama madzhab Hanbali mengatakan:

من صلى العيد سقطت عنه الجمعة، إلا الإمام فلا تسقط عنه إذا وجد العدد الكافي لانعقاد الجمعة، أما إذا لم يوجد فلا تجب صلاة الجمعة،

Artinya: Barangsiapa yang shalat hari raya maka gugurlah shalat Jum'at kecuali imam maka tidak gugur baginya kewajiban Jum'at apabila menemukan jumlah jamaah yang cukup untuk sahnya Jum'at. Apabila tidak mencukupi, maka tidak wajib.

Imam Ahmad bin Hanbal (pendiri madzhab Hanbali) berkata:

أن الجمعة لو صليت أول النهار قبل الزوال أغنت عن العيد، بناء على أن وقتها يدخل بدخول وقت صلاة العيد

Artinya: Bahwa shalat Jumat apabila dilakukan pada awal siang sebelum tergelincir matahari maka tidak perlu melakukan shalat id (lebaran) berdasarkan pada dalil bahwa waktunya masuk dengan masuknya waktu shalat id.


DALIL BACAAN DZIKIR, WIRID DAN DOA SETELAH SHALAT JUM'AT

Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Alaq dan An-Nas masing-masih 7x (tujuh kali) setelah salam shalat Jum'at sebagaimana biasa dilakukan di masjid-masjid NU di Indonesia hukumnya sunnah. Berikut beberapa dalilnya:

- Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan al-Hafizh al-Mundziri dari Anas bin Malik RA. Hal ini sebagaimana keterangan Sulaiman al-Bujairimi dalam Tuhfatul Habib ‘ala Syarhil Khathib, hlm. 2/422

وَرَوَى الحَافِظُ اَلْمُنْذِرِيُّ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ قَالَ :مَنْ قَرَأَ إذا سَلَّمَ الإمامُ يَوْمَ الجُمُعَةِ قَبْلَ أنّ يُثْنِيَ رِجْلَهُ فَاتِحَةَ الكِتَابِ وقُلْ هُوَ الله أحَدٌ وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ سَبْعاً سبعاً غَفَرَ الله له ما تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وما تَأخَّرَ وأُعْطِيَ مِنَ الأجْرِ بِعَدَدِ كُلّ منْ آمَنَ بالله ورَسُولِه

Artinya: Al-Hafizh al-Mundziri meriwayatkan dari Anas RA bahwa Nabi SAW bersabda, ‘Barang siapa yang membaca surat Al-Fatihah, Al-Ikhlash, Al-Falaq dan surat An-Nas (al-mu`awwidzatain) masing-masing sebanyak tujuh kali ketika imam selesai membaca salam shalat Jumat, sebelum melipat kakinya, Allah akan mengampuni dosanya yang lalu dan sekarang, dan diberi pahala sebanyak orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya

- Hadits lain yang diriwayatkan Ibnus Sunni dari hadits riwayat Aisyah RA ((Lihat Sulaiman al-Bujairimi, Tuhfah al-Habib ‘ala Syarh al-Khathib, hlm. 2/422) ).

وَرَوَى ابْنُ السُّنِّيِّ مِنْ حَدِيثِ عاَئِشَةَ أَنَّ النَّبِيِّ قَالَ : ( مَنْ قَرَأ بَعْدَ صَلاةِ الجمعة ) قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ (الاخلاص) وقُلْ أَعُوذُ بربَّ الفَلَقِ (الفلق) وقَلْ أَعُوذُ بَربَّ النَّاسِ (الناس) سَبْعَ مَرَّاتٍ أعَاذِهُ اللهُ بِهَا مِنَ السّوُّءِ إِلَى الْجُمُعَةِ الأُخْرَى

Artinya: Ibnus Sunni meriwayatkan dari hadits riwayat Aisyah ra bahwa Nabi saw bersabda: ‘Barang siapa yang membaca surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tujuh kali, maka Allah akan melindunginya dari kejelekan sampai hari Jumat yang lain

- Syekh Ba Alwi Al-Hadrami dalam kitab Bughiyatul Mustarsyidin, hlm. 106 menyatakan bahwa disunnahkan bagi yang shalat Jumat untuk: (a) tidak merubah posisi duduk tawarruk setelah salam sampai selesai membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas masing-masing 7 kali; (b) membaca bacaan-bacaan wirid dan dzikir seperti keterangan di atas. Berikut keterangan lengkapnya dari Ba-Alwi:

[فائدة]: ورد أن من قرأ الفاتحة والإخلاص والمعوذتين سبعاً سبعاً عقب سلامه من الجمعة قبل أن يثني رجليه غفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر، وأعطي من الأجر بعدد من آمن بالله ورسوله، وبوعد من السوء إلى الجمعة الأخرى، وفي رواية زيادة وقبل أن يتكلم حفظ له دينه ودنياه وأهله وولده ويقول بعدها أربع مرات: اللهم يا غني يا حميد، يا مبدىء يا معيد، يا رحيم يا ودود، أغنني بحلالك عن حرامك، وبطاعتك عن معصيتك، وبفضلك عمن سواك، اهـ باعشن. ونقل عن أبي الصيف أن من قال هذا الدعاء يوم الجمعة سبعين مرة لم تمض عليه جمعتان حتى يستغني. ونقل عن أبي طالب المكي أن من واظب على هذا الدعاء من غير عدد أغناه الله تعالى عن خلقه ورزقه من حيث لا يحتسب، اهـ كردي. ولا تفوت سنة المسبعات والأذكار المأثورة عقب صلاة الجمعة بكلام أو انتقال، نعم يفوت ثوابها المخصوص ولو بجعل يمينه للقوم، كما نقله الكردي عن ابن حجر و ق ل. وقال بعضهم: لا يفوت الثواب بل كماله، اهـ فتاوى باسودان.

[فائدة]: نقل عن الإمام الشعراني أن من واظب على هذين البيتين في كل يوم جمعة توفاه الله على الإسلام من غير شك وهما:
إلهي لست للفردوس أهلاً >< ولا أقوى على نار الجحيم فهب لي زلتي واغفر ذنوبي >< فإنك غافر الذنب العظيم ونقل عن بعضهم أنهما يقرآن خمس مرات بعد الجمعة اهـ باجوري. [فائدة]: يسن الإكثار من قراءة الكهف والصلاة على النبي يوم الجمعة وليلتها، وأقل الإكثار من الأول ثلاث ومن الثاني ثلاثمائة، اهـ مغني وكردي وباعشن.

Artinya: Ada hadits yang menyatakan bahwa siapa yang membaca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas masing-masing tujuh kali setelah salam shalat Jum'at sebelum melipat kedua kakinya, maka diampuni dosanya di masa lalu dan yang terakhir dan diberi pahala dengan jumlah orang yang beriman pada Allah dan RasulNya...

Abdullah bin Hijazi As-Syarqawi dalam kitab Hasyiyatus Syarqawi ala Tanqihil Lubab menyatakan adanya amalan khusus dari Rasulullah setelah shalat Jumat sbb:


يسن عقب السلام من الجمعة قبل أن يثني رجله ويتكلم قراءة الفاتحة والإخلاص والمعوذتين سبعا سبعا ثم يقول: يا غني يا حميد يا مبدئ يا معيد يا رحيم يا ودود أغنني بحلالك عن حرامك وبفضلك عمن سواك أربع مرات. من واظب عليه أغناه الله تعالى ورزقه من حيث لا يحتسب، وغفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر، وحفظ له دينه ودنياه وأهله وولده. ذكر ذلك ابن حجر والخطيب، قال شيخنا الحفني: والدعاء المذكور وارد في حديث صحيح عن النبي صلى الله عليه وسلم

Artinya: Usai salam sembahyang Jum‘at tetapi sebelum mengubah posisi kaki dan sebelum bicara, kita disunahkan membaca surat Al-Fatihah, Qul Hu, Falaq, dan Nas masing-masing 7 kali. Lalu ia mengucap, “Allahumma ya Ghaniyyu ya Hamid, ya Mubdi’u ya Mu‘id, ya Rahimu ya Wadud. Aghnini bi halalika ‘an haromik, wa bifadhlika ‘amman siwak,” sebanyak 4 kali (Hai Tuhanku Yang Maha Kaya Lagi Maha Terpuji, Yang Maha Memulai Lagi Kuasa Mengembalikan, Yang Maha Penyayang Lagi Maha Kasih, Cukupkan aku oleh pemberian-Mu yang halal, bukan yang haram. Dan puaskan aku oleh kemurahan-Mu, bukan selain-Mu).